Analisa Saham

Bedah Saham IPO DRMA, Prospek Cerah Electric Vehicle

Sumber: Dharma Plometal

Ajaib.co.id – Kali ini Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan emiten dari sektor manufaktur. Emiten yang satu ini memiliki usaha perakitan komponen otomotif, baik motor maupun mobil. Per saat ini perseroan juga mulai memproduksi komponen yang dibutuhkan untuk kendaraan listrik (EV/Electric Vehicle).

Profil Singkat Emiten

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) merupakan induk usaha dari Dharma Group, yang sudah sukses berdiri sejak tahun 1989. Perseroan ini memiliki fokus usaha pada komponen otomotif untuk sepeda motor dan mobil.

Dharma Group telah menjadi bagian dari mata rantai pasokan otomotif terintegrasi dengan produk-produk suku cadang dan komponen yang inovatif dan berkualitas sesuai dengan standar pabrikan kelas dunia.

Sebagai salah satu anak perusahaan dari Triputra Group, perusahaan mempunyai latar belakang manajemen yang sangat berpengalaman di industri otomotif nasional.

Saat sebelum melaksanakan proses Penawaran Umum Saham Perdana, komposisi kepemilikan saham IPO DRMA terdiri atas PT Dharma Inti Anugerah (56,00%), PT Triputra Investindo Arya (15,91%), Joppy Kurniadi Negara (7,34%), Iwan Dewon Budiyuwono (6,00%), Irianto Santoso (6,00%), Hadi Kasim (5,00%), Yosaphat P. Simanjuntak (1,50%), Philipus Naftali (1,50%), dan Endang Ahmad Zakaria (0,75%)

Detail Rencana Saham IPO DRMA

Perseroan melakukan penawaran saham perdana melalui mekanisme e-IPO. Perseroan menawarkan 705.882.300 saham atas nama dengan nominal Rp100 setiap lembar saham, atau sama dengan 15,00% dari total modal yang ditempatkan setelah proses penawaran umum perdana saham kepada masyarakat dengan harga penawaran awal sebesar Rp 500 per saham hingga Rp620 per saham. 

Prakiraan struktur pemegang saham PT Dharma Inti Anugerah (47,60%), PT Triputra Investindo Arya (13,53%), Joppy Kurniadi Negara (6,24%), Iwan Dewon Budiyuwono (5,10%), Irianto Santoso (5,10%), Hadi Kasim (4,25%), Yosaphat P. Simanjuntak (1,27%), Philipus Naftali (1,27%), Endang Ahmad Zakaria (0,64%) dan Masyarakat (15,00%).

Penjamin pelaksana emisi efek saham IPO DRMA adalah PT CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas.

Jadwal Penawaran Saham IPO DRMA

Jadwal penawaran saham berdasarkan prospektus adalah sebagai berikut:

  • Masa Penawaran Awal : 19 November – 30 November 2021
  • Perkiraan Tanggal Efektif : 8 Desember 2021
  • Perkiraan Masa Penawaran Umum : 13 – 16  Desember 2021 
  • Perkiraan Tanggal Penjatahan : 16  Desember 2021
  • Perkiraan Tanggal Distribusi Saham : 17  Desember 2021
  • Perkiraan Tanggal Pencatatan di BEI : 20  Desember 2021

Rencana Penggunaan Dana IPO

Berdasarkan prospektus saham IPO DRMA, dana yang dihimpun dari kegiatan IPO, setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan berbagai hal, yaitu: Sekitar 70% (Tepatnya pada 17,14% untuk investasi pembangunan pabrik dan 82,26% untuk investasi pembelian mesin), selanjutnya 16% untuk setoran modal ke anak usaha, kemudian 9% untuk penambahan kepemilikan perseroan pada PT Dharma Poliplast, dan sisa 5% untuk modal kerja.

Kinerja Laporan Keuangan Saham DRMA

Prospektus saham DRMA menunjukkan kinerja yang cukup positif. Tercermin pada kenaikan laba bersih pada periode 30 Juni 2021 dimana dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terdapat kenaikan sebesar 1.004.15% dikarenakan turunnya beban umum, beban operasi, karena efisiensi dan juga dikontribusi oleh meningkatnya pendapatan operasional.

Rasio Keuangan Saham DRMA 

Berikut merupakan ringkasan rasio keuangan saham DRMA selama bulan Desember 2018 hingga per Juni 2021:

Data di atas menunjukkan bahwa DRMA secara fundamental menunjukan pertumbuhan yang sangat positif, dimana pada periode sebelumnya negatif menjadi tumbuh positif, alhasil mencatatkan laba yang sangat menarik.

Kebijakan Dividen DRMA

Prospektus saham IPO DRMA menuturkan bahwa pemegang saham yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembagian dividen, dengan skema yang belum ditentukan secara spesifik saat ini.

Prospek Bisnis DRMA

Pemerintah memiliki visi untuk menurunkan emisi karbon hingga nol persen (0%). Salah satu cara mewujudkan visi itu adalah mulai mempromosikan penggunaan kendaraan listrik (EV). dikarenakan market kendaraan listrik terbilang baru di Indonesia, perseroan langsung bergerak cepat untuk meningkatkan riset dan investasi terhadap kendaraan listrik agar mampu meningkatkan atau menguasai pangsa pasar kendaraan listrik.

DRMA akan terus memperkuat kemampuan Research and Development dan Engineering agar dapat terus berada di posisi terdepan di dalam persaingan di industri ini. Dalam memperkuat kemampuan internal DRMA akan hal tersebut, serta meningkatkan pangsa pasar dengan menambah varian produknya, Perseroan saat ini telah menjalin kerja-sama dengan perusahaan global dari Jepang dan Korea.

Perseroan juga akan berfokus pada peningkatan kapasitas produksi produk komponen otomotif roda empat seiring dengan prospek rata-rata pertumbuhan produk yang terus meningkat dengan bertumbuhnya PDB di masa yang akan datang.

Selain itu, Perseroan juga telah merambah pada produk-produk yang dijual langsung ke masyarakat seperti kendaraan roda tiga dan sepeda. Di masa yang akan datang, Perseroan juga akan mencoba melakukan penetrasi pada pasar-pasar baru yang prospektif seperti pengembangan produk komponen otomotif berbasis Electric Vehicle (EV). Hal ini merupakan bukti kinerja positif DRMA dalam memperluas lini bisnisnya di masa depan.

Kesimpulan

Berdasarkan laporan prospektus, saham DRMA memiliki fundamental yang sangat bagus, didukung juga dengan trend kendaraan listrik, jika DRMA berhasil memaksimalkan risetnya dan siap untuk menerima orderan terhadap suku cadang kendaraan listrik, maka bukan tidak mungkin DRMA dapat menjadi pemimpin (Market Leader) penyalur suku cadang kendaraan listrik.

Dengan prospek yang sangat bagus, maka perusahaan ini sangat menarik untuk dimasukan kedalam watchlist teman-teman.

DisclaimerInvestasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait