Analisa Saham

Bedah Saham IPO BIKE, Jaringan Dealer Sepeda Terluas

Ajaib.co.id – Bersepeda menjadi hobi yang sangat diminati selama masa Pandemi ini, dengan faktor menjadi olahraga yang sangat mudah dan murah. Emiten BIKE, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk akan segera melantai di BEI ini bergerak di bidang Perdagangan Besar Sepeda loh.

Profil Singkat Emiten

PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) merupakan sebuah perusahaan yang bergerak bergerak dalam bidang perdagangan besar sepeda dengan merk “Genio”, “United Bike” dan “Avand”, serta bekerjasama dalam bentuk penjualan putus dengan 319 dealer yang berlokasi di Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. 

Saat sebelum melaksanakan proses Penawaran Umum Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO), komposisi kepemilikan saham Perseroan terdiri atas Andrew Mulyadi (50,00%), dan Henry Mulyadi (50,00%).

Detail Rencana IPO Saham BIKE

Saham BIKE melakukan penawaran saham perdana melalui mekanisme e-IPO. Perseroan menawarkan 323.334.000 saham atas nama dengan nominal Rp25 setiap lembar saham, atau sama dengan 25% dari total modal yang ditempatkan setelah proses penawaran umum perdana saham kepada masyarakat dengan harga penawarannya sebesar Rp160 – Rp170.

Selain itu, Perseroan juga berencana menerbitkan Waran Seri I sebanyak 161.667.000 lembar, atau sebanyak-banyaknya 16,67% dari modal ditempatkan.

Rasio Saham dengan Waran Seri I adalah 2 : 1, Artinya setiap pemegang 2 (Dua) saham baru ketika penjatahan IPO akan memperoleh 1 (Satu) waran Seri I.

Perkiraan struktur pemegang saham setelah aksi IPO Andrew Mulyadi (50,00%), Henry Mulyadi (50,00%), Masyarakat (25,00%)

Penjamin pelaksana emisi efek BIKE adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Penjamin Pelaksana Emisi Efek menjamin dengan kesanggupan penuh (Full Commitment) terhadap Penawaran Umum Perdana Saham BIKE.

Jadwal Penawaran Saham IPO BIKE

Jadwal penawaran saham berdasarkan prospektus adalah sebagai berikut:

  • Masa Penawaran Awal : 12 – 24 Februari 2022
  • Tanggal Efektif : 10 Maret 2022
  • Masa Penawaran Umum : 14 – 17 Maret 2022
  • Tanggal Penjatahan : 17 Maret 2022
  • Tanggal Distribusi Saham dan Waran : 18 Maret 2022
  • Tanggal Pencatatan di BEI : 21 Maret 2022
  • Awal Perdagangan Waran Seri I : 21 Maret 2022
  • Akhir Perdagangan Waran Seri I pada Pasar Reguler dan Negosiasi : 18 Maret 2024
  • Akhir Perdagangan Waran Seri I pada Pasar Tunai : 19 Maret 2024

Rencana Penggunaan Dana IPO

Berdasarkan prospektus saham IPO BIKE, dana yang dihimpun dari kegiatan IPO, setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja, dengan fokus pada pembelian persediaan barang. Sama halnya dengan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan.

Kinerja Laporan Keuangan BIKE

Prospektus saham BIKE menunjukkan kinerja yang sangat baik, tercermin pada laporan laba rugi dan penghasilan, pada periode September 2021 secara YoY berhasil mengalami kenaikan sebesar 26,2%.

Rasio Keuangan BIKE

Berikut merupakan rangkuman rasio keuangan saham IPO BIKE selama bulan Desember 2018 hingga kinerja September 2021:

Data di atas menunjukkan BIKE secara fundamental cukup baik, walaupun terdapat penurunan rasio pertumbuhan pada bulan September 2021 secara YoY, namun rasio usaha mengalami peningkatan yang sangat positif, bersamaan dengan naiknya total aset dan rasio total ekuitas.

Pada kinerja full year dari tahun 2019 sampai dengan 2020 BIKE secara konsisten mencatatkan pertumbuhan dan peningkatan kinerja.

Kebijakan Dividen Saham BIKE

Prospektus saham IPO BIKE menuturkan bahwa pemegang saham yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembagian dividen saham BIKE, untuk setiap tahunnya berencana membayarkan dividen tunai kepada pemegang saham dengan rasio sebanyak-banyaknya 30% dari saldo laba positif dimulai dari tahun buku 2022.

Prospek Bisnis BIKE

Pada tahun 2020, industri sepeda mengalami peningkatan pesat dari tingkat permintaan masyarakat sampai dengan sisi produsen sepeda, sebagaimana kita alami sekarang adalah Pandemi COVID-19 yang berimplikasi pada perubahan pola kebiasaan dan perilaku masyarakat salah satunya adalah olahraga.

Keterbatasan akses pada ruang tertutup seperti fitness centre dan alokasi waktu yang menyebabkan maraknya kegiatan berolahraga di dalam ruang tertutup. Masyarakat semakin kesini semakin menyadari pentingnya melakukan olahraga untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas di masa Pandemi COVID-19.

Salah satu olahraga favorit sebagian besar masyarakat saat ini adalah dengan bersepeda dan terjadinya peningkatan tren bersepeda secara signifikan.

Dari sisi perdagangan, data Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat bahwa jumlah ekspor sepeda Indonesia pada Januari sampai November 2020 mencapai US$103,37 juta, atau setara Rp1,4 triliun. Jumlah ini meningkat sekitar 27,52% secara YoY.

Tren sepeda mendapatkan dukungan positif dari pihak regulator, dan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) hal ini mengindikasikan industri sepeda di Indonesia masih sangat cerah dan luas kedepannya. 

Beberapa catatan positif terkait pemberlakuan regulasi ini adalah;

  1.  Adanya pemenuhan hak bagi pesepeda baik di jalan, simpul transportasi, maupun tempat-tempat fasilitas umum;
  2. Terdapat kewajiban pemerintah untuk menyediakan fasilitas pendukung bagi pesepeda yang beroperasi di jalan hingga tingkatan kelas jalan yang paling rendah sesuai dengan tingkat kewenangannya; dan
  3. Terdapat penegasan adanya kewajiban bagi penyelenggara fasilitas umum untuk menyediakan parkir khusus untuk sepeda.

Berdasarkan analisis Perseroan, peluang dan potensi yang dapat dikembangkan pada tahun 2022 dapat memberikan dampak positif terhadap prospek usaha Perseroan, yang meliputi;

  1. Pengembangan Area Distribusi
  2. Pengembangan Variasi Produk-Produk yang dijual oleh Perseroan, salah satunya adalah pengembangan produk e-Bike (Sepeda yang menggunakan Motor Listrik dan Battery). Kendaraan listrik menjadi tren yang marak digemari masyarakat. Penggunaannya semakin meningkat karena kendaraan listrik lebih ramah lingkungan.
  3. Pengembangan Penjualan dengan Skema Creative Marketing Strategi dari Perseroan, dengan strategi penempatan team-team Marketing – SPB (Sales Promotion Boy) di dealer untuk memberikan bantuan serta penjelasan lebih baik untuk End User, dan juga pemberian Support Signage Toko (Dealer) dengan merk sepeda yang dimiliki oleh Perseroan;

Kesimpulan

Berdasarkan laporan prospektus saham IPO BIKE, dalam kinerja 2 tahun terakhir memiliki kinerja yang bagus, beserta prospek usaha BIKE yang sangat menarik dan cerah secara jangka panjang. 

Dengan prospek kinerja bisnis, tingkat tren bersepeda semakin bertumbuh pesat, mengindikasikan saham IPO BIKE ini menarik untuk dimasukan kedalam watchlist teman-teman.

DisclaimerInvestasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait