Bisnis & Kerja Sampingan

Alasan Perusahaan Harus Menghitung Rasio Keuangan

Menghitung Rasio Keuangan

Ajaib.co.id – Mungkin beberapa di antara kamu masih belum begitu familiar dengan istilah rasio keuangan. Penting untuk kamu ketahui, menghitung rasio keuangan adalah hal yang harus dilakukan oleh pemilik suatu usaha.

Jadi, jika kamu ingin berbisnis atau baru memulainya, sebaiknya kamu memahami berbagai macam rasio keuangan yang ada. Walaupun nanti kamu menyewa orang yang lebih profesional untuk mengerjakannya, alangkah baiknya kamu juga mengetahuinya. Karena rasio keuangan bisa mengukur seberapa meningkatnya kinerja usahamu atau perusahaanmu.

Untuk kamu yang berbinis mulai dari nol, tidak ada salahnya mempelajari semuanya perlahan, termasuk tentang rasio keuangan. Mempelajarinya akan memudahkanmu dalam menjalankan bisnis. Sebagai seorang pemilik usaha sudah seharusnya kamu mengetahui hal ini.

Rasio Keuangan Sebagai Bentuk Penilaian Bisnismu

Jika bisnismu mengalami peningkatan, kamu tentu akan senang, dan akan mencari ide baru untuk melakukan terobosan dan inovasi teranyar. Namun jika bisnismu mengalami penurunan, kamu harus mencari ide untuk memperbaiki kinerja usahamu. Jadi, rasio keuangan ini bermanfaat untuk kondisi apa pun.

Rasio keuangan biasanya disajikan dalam bentuk laporan tersendiri karena komponennya pun cukup banyak. Ini akan memudahkan kamu sebagai pemilik bisnis melakukan penilaian secara terperinci.

Untuk menghitung rasio keuangan pun perlu dilakukan persiapan yang matang, terutama pada data-data pendukung. Rasio keuangan akan bisa dihitung dengan melihat laporan keuangan yang sudah disusun sebelumnya.

Jenis Rasio Keuangan

Rasio keuangan memiliki berbagai macam jenis yang biasanya diperhitungkan dan dinilai. Seperti rasio-rasio di bawah ini:

  1. Rasio likuiditas: merupakan perhitungan untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan mampu membayar kewajiban jangka pendeknya atau tidak. Biasanya berkaitan dengan pajak, dan perhitungan lainnya.
  2. Rasio profitabilitas: merupakan perhitungan rasio untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam meraih laba.
  3. Rasio solvabilitas: kebalikan dari rasio likuiditas, rasio ini merupakan perhitungan untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan mampu membayar kewajiban jangka panjangnya.
  4. Rasio aktivitas: merupakan perhitungan rasio untuk mengetahui efektivitas sebuah perusahaan dalam menggunakan aset-asetnya.

Semua perhitungan di atas, dapat dilakukan setelah data-data yang dibutuhkan sudah lengkap.

Manfaat Menghitung Rasio Keuangan

Selain untuk menilai sebuah usaha bisnis, ada manfaat lain yang bisa dirasakan oleh pemilik usaha ketika menghitung rasio keuangan.

1. Rasio keuangan untuk efisiensi kinerja

Dengan melakukan analisis rasio keuangan, pemilik usaha bisa melihat kinerja seluruh lini usahanya. Apabila ditemukan, kamu bisa melihat bagian lini usaha yang kinerjanya terlalu lama atau terlalu menghabiskan budget.

Dari sana pemilik usaha bisa memutuskan kebijakan terbaru. Misalnya di bagian lini yang kinerjanya terlalu lama, dilakukan penambahan sumber daya manusia atau pegawai. Untuk divisi yang terlalu menghabiskan budget, dilakukan pemangkasan sampai dirasa sesuai dengan pendapatan yang dihasilkan.

2. Rasio keuangan lebih dipahami

Jujur saja laporan keuangan perusahaan sangatlah rumit. Jika kamu tidak terbiasa melihat angka banyak yang berjejer dari kanan ke kiri, lalu ke atas dan ke bawah, kamu pasti akan pusing sendiri membacanya. Dan akhirnya kamu malah kesulitan menarik kesimpulan.

Menghitung rasio keuangan hadir untuk mengatasi kesulitanmu itu. Bagian penilaian kinerja perusahaan jadi terlihat lebih sederhana, dan pasti mudah dipahami. Kamu pasti akan lebih mudah menarik kesimpulan.

Memang untuk menghitung rasio keuangan dibutuhkan penambahan waktu lebih, tapi kemudahan yang ditawarkannya memang akan membantu segala urusanmu.

3. Berguna untuk pengambilan keputusan

Pengambilan keputusan sangat sering dilakukan oleh seorang pebisnis. Pengambilan keputusan tidak boleh dilakukan sembarangan. Keputusan diambil dari berbagai macam hal yang mengenai perusahaan yang sudah dipelajari dengan baik. Salah satunya adalah dengan melihat rasio keuangan yang sudah dihitung.

Keputusan ini akan bergantung pada prospek perusahaan di masa depan. Misalnya setelah mendapatkan keuntungan, apakah keuntungan tersebut akan digunakan untuk ekspansi ke hal lain atau dibagikan kepada pemegang saham.

Pemegang saham mungkin punya andil juga dalam hal ini, tapi keputusan bulat tetap ada pada pemilik perusahaan dan semua direksinya.

4. Mengetahui posisi perusahaan di sektor industrinya

Sudah seharusnya perusahaan bisa menilai dirinya sendiri, dan hal itu pun bisa dijadikan introspeksi dan motivasi. Jika penilaiannya dianggap sebagai kinerja yang baik, perusahaan pasti akan lebih semangat mengejar target-targetnya, dan itu akan menjadi promosi yang baik untuk perusahaan di mata publik.

Mencari pelanggan tidak hanya dengan menjual produk-produk terbaik, tapi juga dengan menjadi perusahaan yang terpercaya dan berprestasi. Perusahaan pastinya akan memiliki kompetitor. Tentu perusahaan ingin berada di atas kompetitornya karena itu berarti para pelanggan lebih memberikan kepercayaan pada pihak perusahaan.

5. Penilaian untuk investor

Menyusun rasio keuangan juga bisa menjadi penilaian untuk investor. Adalah hal yang wajar jika selain laporan keuangan, investor juga akan meminta padamu untuk menunjukkan laporan rasio keuangan. Investor biasanya akan menilai secara detail laporan rasio keuangan ini karena dari sana mereka akan lebih cepat mendapatkan informasi manajemen keuangan perusahaanmu.

Jika para investor cukup puas dengan manajemen keuanganmu, tentunya mereka tidak akan ragu memberikan dana investasi untuk perusahaanmu. Mendapatkan dana dari investor itu termasuk cepat, asalkan kamu bisa membangun kepercayaan pada mereka.

6. Penilaian untuk lembaga keuangan

Penilaian juga bisa dilakukan oleh lembaga keuangan di mana kamu ingin meminjam uang. Ada kalanya perusahaan meminjam uang di bank untuk keperluan tertentu. Hal ini tentu diperbolehkan asalkan kamu mengikuti aturan-aturan yang berlaku dari pihak perbankan. Mereka biasanya akan mempelajari laporan keuangan dan laporan rasio keuanganmu.

Jika manajemen keuanganmu dianggap tidak bermasalah, dan penilaian tentang perusahaanmu itu baik, mereka tidak akan ragu mengabulkan permintaan peminjaman uangmu. Jadi, sudah seharusnya laporan rasio keuangan itu ada.

Analisis rasio keuangan ini sangat berguna bukan? Apalagi jika kamu sedang mencari investor baru untuk mengembangkan bisnismu lebih besar lagi. Jika perusahaanmu telah jauh lebih maju saat ini, dan berniat berinvestasi di suatu perusahaan lain, kamu bisa meminta rasio keuangan sebelum memutuskan memberi investasi.

Jangan lupa, perusahaanmu juga bisa berinvestasi dengan cara membeli saham di pasar modal. Gunakan aplikasi Ajaib untuk mencari tahu perusahaan-perusahaan potensial yang dapat kamu beli sahamnya.

Ajaib juga menyediakan investasi reksa dana bagi investor pemula yang berhasrat berinvestasi. Baca terus blog Ajaib untuk menambah pengetahuanmu soal investasi.

Artikel Terkait