Analisis Saham

Bedah Saham HILL, Pemilik Performa Eksekusi Proyek Unggul

Bedah Saham IPO HILL, Pemilik Performa Eksekusi Proyek Unggul

Ajaib.co.id – Emiten sektor jasa pertambangan dan jasa konstruksi semakin hari semakin diminati para investor, seiring dengan tahun ini merupakan tahun pemulihan ekonomi secara nasional dan global akan menghasilkan meningkatnya mobilitas masyarakat serta kegiatan ekspor pertambangan, adapun salah satu emiten yang ada di sektor ini adalah saham HILL dari PT Hillcon Tbk .

Profil Singkat Emiten

PT Hillcon Tbk (HILL) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Perusahaan Holding, Aktivitas Konsultasi Manajemen serta Jasa Pertambangan dan Jasa Konstruksi.

Perseroan telah berdiri sejak 15 Mei 2008, pada tahun 2016 Perseroan mulai masuk kedalam jasa service arsitektur dan engineering, kemudian di tahun 2018 Perseroan masuk di kegiatan jasa konstruksi umum keseluruhan khususnya untuk pembangunan gedung, jalan, jembatan, dan konstruksi rumah tempat tinggal dan gedung.

Saham HILL berhasil melakukan penawaran saham perdana melalui mekanisme e-IPO pada 1 Maret 2023. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya sebesar 2.211.500.000 saham atas nama dengan nominal Rp20 setiap lembar saham, atau sama dengan 15% dari total modal yang ditempatkan setelah proses penawaran umum perdana saham kepada masyarakat dengan harga penawarannya sebesar Rp1.250. 

Penjamin pelaksana emisi efek HILL adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Sucor Sekuritas. Sedangkan penjamin emisi efek akan segera ditentukan kemudian.

Perkiraan struktur pemegang saham setelah aksi IPO yaitu, PT Hillcon Equity Management (68,85%), PT Bukit Persada Indonesia (16,15%), dan Masyarakat (15,00%). Sedangkan per September 2023 setelah IPO, berikut komposisi pemegang saham HILL.

Nama Pemegang SahamJumlah SahamModal DisetorPersentase
PT Hillcon Equity Management2.029.860.000 (Saham)202.986.000.000 (IDR)68,85%
PT Bukit Persada Indonesia476.140.000 (Saham)47.614.000.000 (IDR)16,15%
Public (each below 5%)442.300.000 (Saham)44.230.000.000 (IDR)15,00%

Penggunaan Dana IPO Saham HILL

Berdasarkan prospektus saham IPO HILL, dana yang dihimpun dari kegiatan IPO, setelah dikurangi biaya emisi akan difokuskan untuk modal kerja, dengan rincian sebagai berikut:

  • Sekitar 55% untuk modal kerja PT Hillconjaya Sakti terkait dengan biaya produksi penambangan, termasuk diantaranya biaya terkait bahan bakar, gaji, biaya overhead, dan pemeliharaan alat-alat berat.
  • Sekitar 45% akan digunakan untuk belanja modal yang terdiri atas pembelian alat-alat untuk mendukung kegiatan operasional PT Hillconjaya Sakti. Jenis alat yang akan dibeli yaitu berupa alat berat (Main Fleet dan Supporting Fleet) beserta sarana penunjang lainnya.

Kinerja Laporan Keuangan HILL

KomponenQ2 202320222021
Total Penjualan819,77 miliar3,26 triliun1,98triliun
Laba Kotor158,00 miliar861,34 miliar814,12 miliar
Laba Bersih32,34 miliar301,03 miliar403,69 miliar
Total Aset4,17 triliun3,45 triliun2,40triliun
Total Liabilitas2,58 triliun2,47 triliun1,80 triliun
Total Ekuitas1,58 triliun979,91 miliar599,65 miliar

Prospektus saham HILL menunjukkan kinerja yang sangat baik dan terus bertumbuh positif, seperti misalnya pada pos pendapatan usaha, tercatat per 31 Maret 2022 naik sebesar 82% secara YoY, hal ini berkontribusi terhadap peningkatan laba bruto dan juga laba komprehensif tahun berjalan HILL di mana pada periode 31 Maret 2022 berhasil melesat naik sebesar 50% dan 41%.

Rasio Keuangan HILL

Berikut merupakan ringkasan rasio keuangan saham IPO HILL selama kuartal 3 2022 hingga 2023:

RasioQ3 2022Q3 2023
Return on Equity (RoE)30,49%6,85%
Return on Assets (RoA)6,63%2,23%
Gross Profit Margin (GPM)26,67%23,56%
Operating Profit Margin (OPM)20,44%18,61%
Net Profit Margin (NPM)9,45%9,05%
Current Ratio (CR)73,95%84,55%
Debt to Equity Ratio (DER)332%190%

Data di atas menunjukkan bahwa HILL secara fundamental mengalami penurunan. Terlihat bahwa Rasio Gross Profit Margin dan juga Net Profit Margin mengalami penurunan jika dibandingkan data pada Q3 tahun sebelumnya. Sama halnya dengan Total Aset yang mencatatkan pertumbuhan. HILL membukukan penurunan Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (RoE) tahun berjalan September 2023.

Kebijakan Dividen Saham HILL

Prospektus saham IPO HILL menuturkan bahwa pemegang saham yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembagian dividen saham HILL, dengan rasio pembagian dividen adalah 30% dari laba bersih tahun buku yang bersangkutan setelah melakukan pencadangan laba bersih sesuai ketentuan yang berlaku dan dengan memperhatikan keputusan para pemegang saham dalam RUPS.

Prospek Bisnis HILL

Asosiasi Pertambangan Batubara Batubara Indonesia (APBI) menuturkan bahwa sektor pertambangan batu bara bisa bertahan dan bertumbuh. Pemulihan ekonomi di beberapa negara termasuk China sebagai pasar utama batu bara serta dipengaruhi siklus musim yang akan berdampak pada permintaan batu bara yang meningkat seperti musim dingin di berbagai negara bagian utara dan barat serta cuaca buruk yang membuat negara produsen batubara seperti Australia menjadi menurun, serta hubungan China dan Australia yang sedang memanas membuat pasokan batubara China menjadi menurun.

Terkini, dengan adanya geopolitik Rusia dan Ukraina, menghasilkan lonjakkan harga gas alam khususnya di Eropa. Akibatnya, sejumlah negara Eropa mengembalikan pembangkitan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) mereka menggunakan batu bara. Italia, Jerman dan negara Eropa lain yang juga akan kembali menggunakan batu bara di PLTU. Hal ini mengindikasikan peningkatan permintaan batu bara untuk pembangkit listrik akan melesat dan semakin potensial pangsa pasar batu bara dalam beberapa waktu ke depan.

Selain itu, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) untuk periode 2021 – 2030, akan ada kenaikan kebutuhan bahan bakar pembangkit di Indonesia hingga 153 juta ton pada tahun 2030. Kebutuhan energi ini merupakan salah satu faktor penggerak untuk kebutuhan batu bara secara domestik. Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, ditargetkan sektor penyedia jasa pertambangan akan tumbuh pesat dalam 10 tahun kedepan.

Selain jasa pertambangan dan jasa konstruksi sipil, Grup Perseroan juga mendirikan Perusahaan Anak yang bergerak di bidang usaha properti yang dijalankan oleh HJL. Saat ini, HJL telah menguasai tanah produktif dan memiliki prospek yang sangat potensial. Kegiatan usaha terkait properti ini merupakan salah satu rencana jangka panjang Perseroan untuk mendiversifikasikan usaha yang ada di Grup Perseroan.

Untuk merealisasikan prospek tersebut, Perseroan memiliki strategi usaha, yaitu mengutamakan beberapa faktor guna meningkatkan performa Perseroan dalam melaksanakan kegiatan usaha antara lain, meningkatkan efisiensi produksi operasional, Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan dan menjaga hubungan dengan klien, meningkatkan sistem pengawasan pekerjaan, terus mengembangkan tenaga kerja, dan meningkatkan fokus pada penyediaan jasa kontraktor penambangan nikel.

Proyeksi Saham HILL

PT Hillcon Tbk (HILL) diperkirakan menjadi perusahaan kontraktor pertambangan nikel yang paling diuntungkan di tengah kenaikan bijih nikel, seiring massifnya pengembangan smelter di Indonesia. Hillcon satu dari beberapa kontraktor pertambangan terkemuka di Indonesia yang memfokuskan layanan jasa kontraktor pertambangan open pit, baik nikel maupaun batu bara.

Perseroan mencatatkan kontraktor segmen pertambangan nikel berkontribusi sebanyak 55% terhadap total pendapatan Perseroan hingga September 2023. Angka tersebut bertumbuh dibandingkan realisasi tahun 2021 sekitar 25%. 

Tahun lalu, Perseroan memproses sebanyak 14 juta bijih nikel dan diperkirakan kembali meningkat menjadi 18 juta bijih nikel tahun 2024-2025. Analis Sucor Sekuritas Yoga Ahmad Gifari memperkirakan pertumbuhan volume produksi bijih nikel perseroan secara konservatif dengan CAGR sekitar 12% dalam lima tahun mendatang. Peningkatan tersebut telah mempertimbangkan massifnya ekspansi smelter nikel yang tentu meningkatkan permintaan bijih nikel.

Terkait target produksi tahun ini, Sucor Sekuritas mengungkapkan, perseroan memperkirakan peningkatan volume produksi bijih nikel mencapai 12%, pertumbuhan volume overburden batu bara sekitar 3%, dan margin keuntungan bersih (NPM) stabil berkisar 12% dalam beberapa tahun mendatang. 

Dilansir dari Investortrust, Weda Bay Nickel (WBN) merupakan pelanggan terbesar perseroan dengan kontribusi 50% terhadap volume produksi bijih nikel berniat meningkatkan volume produksi hingga dua kali lipat pada 2026, seiring dengan tingginya permintaan pabrik HPAL di kawasan industry Weda Bay. 

Peningkatan produksi tersebut akan berdampak positif terhadap perseroan sebagai kontraktor utama penambangan nikel HILL. Kami memperkirakan WBN akan berkontribusi sekitar 17% terhadap total pendapatan perseroan tahun 2026, dibandingkan raihan tahun 2022 sekitar 15%.

Berbagai faktor tersebut akan menopang peningkatan rata-rata tahunan (CAGR) laba bersih mencapai 12% dalam lima tahun atau periode 2023-2028. Dengan demikian, Hillcon akan menjadi kontraktor pertambangan nikel dengan pertumbuhan kinerja keuangan paling pesat. HILL juga diperkirakan akan menorehkan ROE mencapai 19% dalam lima tahun ke depan.

Guna menopang pertumbuhan tersebut, perseroan diperkirakan menyiapkan belanja modal (capex) bernilai Rp 600 miliar tahun 2024 untuk meningkatkan kapasitas armada. Investasi tersebut diperkirakan dengan mudah diwujudkan didukung neraca keuangan yang masih sehat.

Hal ini mendorong Sucor Sekuritas untuk merekomendasikan beli saham HILL dengan target harga Rp 2.900. Target tersebut mengimplikasikan perkiraan PE tahun 2024 sekitar 22 kali, saat ini HILL masih ditransaksikan pada PE 15 kali.

Sucor Sekuritas memperkirakan kenaikan laba bersih Perseroan menjadi Rp 437 miliar tahun 2024, dibandingkan perkiraan tahun 2023 senilai Rp 375 miliar dan realisasi 2022 mencapai Rp 301 miliar.  Begitu juga dengan pendapatan Perseroan diharapkan melesat menjadi Rp 4.05 triliun pada 2024, dibandingkan target 2023 senilai Rp 3,70 triliun dan raihan tahun 2022 mencapai Rp 3,26 triliun. 

Mulai Investasi di Ajaib Sekuritas Sekarang!

Sebagai aplikasi Pilihan #1 Investor Indonesia, Ajaib hadir untuk memberikan pengalaman trading yang lebih cepat, aman, dan handal. Yuk mulai berinvestasi di saham, reksa dana, hingga Aset Kripto di platform Ajaib. Proses pendaftarannya mudah dan 100% online.

Ada berbagai fitur menarik yang tersedia untuk membantu Anda memaksimalkan potensi profit dari trading saham, salah satunya X-TRA Day Trading. Anda dapat menikmati X-TRA buying power hingga 7x lipat untuk maksimalkan potensi cuan.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi Ajaib sekarang! Untuk investor crypto, Anda juga dapat mendownload aplikasi trading Ajaib Kripto di Play Store dan App Store.


Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait