Bagaimana Peluang Investasi di Saham TCPI?

saham tcpi
saham tcpi

Sebagai pendatang baru, saham TCPI menunjukkan pergerakan positif. Bagaimana peluang investasi di saham pelayaran tersebut? Simak ulasan berikut ini.

PT Transcoal Pacific Tbk adalah perusahaan jasa transportasi (pelayaran) dan logistik batu bara yang berdiri sejak 2007. Pada 6 Juli tahun lalu, perusahaan resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nama emiten TCPI.

Awal melantai di BEI, harga saham TCPI sebesar Rp138 per lembar. Kini lebih dari satu tahun berlalu. Pada Rabu (11/09/2019), saham TCPI berada pada nilai Rp8.050 per lembar. Meski demikian saham pernah terkena suspensi pada 7 Agustus 2018 atau sebulan setelah berada di lantai bursa.

Suspensi terakhir terjadi pada 14 November dengan harga terakhir Rp8,925. Hal itu karena kenaikan harga kumulatif yang dianggap tidak wajar oleh BEI. Saham TCPI kembali diperdagangkan pada 8 Maret lalu. Sayangnya, harganya turun sekitar 20 persen.

Bagaimana peluang investasi di saham TCPI?

Jika dilihat pergerakan sejak Maret hingga September, saham TCPI mengalami kinerja cukup menggembirakan. Saham cenderung menunjukkan pergerakan positifnya. Begitu pula dengan kinerja perusahaan.

Dikutip dari CNBC (08/03/2019), tahun ini perusahaan menggelontorkan modal sebesar Rp700 miliar untuk membeli dua kapal induk (mother vessel) dan satu unit alat pengangkut muatan (floating crane) untuk menambah beban angkut barang. Ditambah lagi kontrak pengangkutan batu bara senilai Rp3 triliun sampai 2021, pengangkutan bijih nikel seharga Rp570 miliar hingga 2023, dan long hauling batu bara sampai 2027 sebesar Rp13,3 triliun.

Di samping saham TCPI, saham sektor transportasi dan logistik lain juga mengalami kenaikkan. Seperti saham PT Adi Sarana Armada (ASSA) dan PT Satria Antaran Prima (SAPX). Kenaikan saham kedua emiten karena permintaan sewa armada (perkantoran dan pribadi) dan jasa pengiriman antar barang dari bisnis online yang semakin meningkat. Sehingga peluang investasi di sektor ini layak diperhitungkan.

Sebelum berinvestasi saham, ada hal-hal yang harus kamu pertimbangkan, yakni:

Keuntungan dan Risiko

Keuntungan berbanding lurus dengan risiko. Kalau kamu ingin keuntungan tinggi, risikonya pun tinggi. Jangan pula berharap keuntungan datang secepat kilat, kalau tidak ingin terjebak saham “gorengan”.

Mengikuti Dunia Pasar Modal

Sebelum kamu menginvestasikan modal di tempat yang tepat, ikuti perkembangan dunia pasar modal. Kamu bisa mengikuti dari berita online, cetak, maupun elektronik mengenai kondisi ekonomi dan politik, serta belajar mengenai analisis fundamental dan teknikal.

Jangan Gegabah

Ketika punya saham, jangan gegabah untuk menjualnya. Apalagi kalau melihat harga saham sedang naik. Kecuali kamu sudah melihat kondisi pasar, pergerakan emiten, atau ingin beralih membeli saham lain.

Kalau kamu punya tabungan, sebaiknya buat investasi. Karena investasi saham, termasuk saham TCPI, menunjukkan pergerakan yang menguntungkan.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait