Bisnis & Kerja Sampingan

Apa Itu Dropship dan Seluk Beluk Cara Kerjanya

apa itu dropship

Ajaib.co.id – Memulai bisnis dropship adalah saran yang kerap diberikan bagi yang ingin berjualan online tapi minim modal. Namun pemahaman soal apa itu dropship memang masih minim sehingga kerap banyak pertanyaan. Sebagian besar tidak paham keunggulan maupun keuntungan yang bisa didapat dari sistem dropship ini.

Sejakinternet merajalela, dunia bisnis online berubah menjadi ladang uang yang mudah dimasuki bagi siapa saja. Persaingan memang sangat ketat namun trennya terbukti tidak pernah turun. Jumlah transaksi online setiap tahun selalu mencapai angka fantastis sehingga membuktikan berbelanja online memang merupakan candu tersendiri.

Bank Indonesia (BI) mengestimasi jumlah nilai transaksi di 14 e-commerce terbesar Indonesia mencapai Rp 265,07 triliun di sepanjang tahun 2019. Jumlah nilai transaksi ini meningkat pesat dari nilai transaksi di keseluruhan tahun 2017 yang sebesar Rp 80,82 triliun dan keseluruhan nilai transaksi di sepanjang tahun 2018 yang mencapai Rp 145,95 triliun.

Kamu bisa ikut merasakan manfaatnya dengan menjadi dropshipper. Kelebihannya, untuk memulai bisnis ini kau tak perlu modal besar. Artinya, kamu bisa sesegera mungkin untuk menjadi seorang dropshipper. Namun agar lebih jelas soal cara memulainya, ada baiknya kamu memahami lebih jauh apa itu dropship dalam rantai bisnis online.

Apa Itu Dropship dan Perbedaanya Dengan Menjadi Reseller Dalam Bisnis Online

Istilah dropship dan reseller adalah kata yang lazim kita dengar jika dikaitkan dengan jual beli online. Biasanya sejumlah brand ternama, umumnya via media sosial, kerap membuka kesempatan untuk ikut menjual barangnya dengan menjadi reseller maupun dropshipper. Sayangnya, belum banyak yang memilih pemahaman untuk membedakan dua posisi ini.

Bahkan banyak yang salah kaprah dan kemudian menyamakan keduanya. Padahal konsep keduanya amat sangat berbeda. Karena perbedannya yang cukup besar ini maka peluang keuntungan dan risikonya juga berbeda-beda.

Masih bingung apa itu dropship dan reseller? Serta perbedaan yang membedakan kedua bisnis tersebut, baca yuk artikel Ajaib berikut ini

Menjamurnya platform e-commerce di Indonesia saat ini menjadi berkah tersendiri tentunya untuk para generasi milenial, yang ingin mulai belajar berjualan suatu produk secara online. Selain tidak membutuhkan toko fisik, gudang barang dll, layanan platform e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dll juga memberikan kemudahan bagi para pembeli.

Mereka tak perlu lagi repot-repot untuk mencari barang idaman ke toko ritel karena semuanya bisa ditemukan di platform e-commerce yang tersedia saat ini. Bukan hanya memudahkan kamu ketika berbelanja atau menjual suatu produk saja melainkan hadirnya toko online saat ini juga bisa dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai bisnis online rumahan terbaik yang menjanjikan tentunya.

Bisnis online rumahan terbaik yang berkembang berkat adanya toko online, yaitu bisnis dropship. Nah bagi kamu yang masih bingung, apa itu dropship? Serta kelebihan, kekurangan, dan contohnya. Berikut ini Ajaib sudah menyiapkan informasi menariknya yang sayang banget jika kamu lewatkan. Check this out!

Apa Itu Dropship?

Bisnis dropship mulai dikenal oleh publik luas di Indonesia sejak semakin berkembangnya pemanfaatan internet. Terlebih lagi manfaatnya untuk memudahkan transaksi yang dulunya konvensional kini menjadi serba digital. Ini pula yang juga mengubah gaya hidup zaman sekarang dimana semuanya ingin serba instan untuk mendapatkan suatu produk yang ingin dibeli.

Dalam bisnis online, pengertian dropship adalah kamu bertugas sebagai penjual atau perantara yang meminta kepada pihak penyedia produk untuk mengirimkan barang atau produk yang sudah pelanggan pesan melalui kamu. Istilah ini biasanya disebut “dropshipper”, kamu sebagai penjual atau perantara.

Dropshiper bertugas memasarkan barang yang tersedia dari supplier, kemudian apabila ada yang memesan ia harus menginformasikan barang yang dipesan tersebut kepada supplier atau pemasok agar segera dipersiapkan dan dikirim langsung kepada alamat si pembeli.

Artinya kamu tidak butuh modal sama sekali untuk membeli barang guna menyetok barang jualanmu. Kamu hanya perlu rajin-rajin melakukan komunikasi dengan supplier untuk melakukan pengecekan barang. Kamu juga tidak perlu gudang atau ruangan untuk menyimpan stok barang karena pengiriman akan dilakukan langsung dari gudang supplier.

Kamu juga tidak perlu bingung soal kualitas barang karena umumnya pembeli sudah yakin akan produk tersebut. Menjadi seoranf dropshipper memang tergolong mudah dilakukan khususnya jika kamu masih pemula dalam dunai bisnis online. Cukup gesit berbalas pesan dengan konsumen dan getol melakukan promosi maka kamu sudah bisa mendapatkan keuntungan dengan risiko yang minim.

Apakah Dropshipper Itu Sama dengan Reseller?

Perbedaan dropshipper dan reseller dapat dilihat dari cara kerjanya, dropshipper dapat diartikan kamu sama sekali tidak memiliki stok produk. Kamu hanya meneruskan pesanan dari pelanggan ke pihak penyedia produk untuk dikirim ke alamat pelanggan tersebut.

Permasalahan yang sering dihadapi oleh dropshiper adalah ketidaktahuan dropshiper terhadap stok barang yang ada di supplier. Jika barangnya ada, kamu sebagai dropshiper juga tidak mengetahui berapa waktu yang dibutuhkan untuk barang tersebut sampai di tangan pelanggan.

Dari segi keuntungan, kamu tentu bersaing tentang kuantitas barang dengan dropshiper yang lain. Sebab, enggak mungkin supplier hanya memiliki satu orang dropshiper. Selain itu, karena saat penjualan kamu tidak menggunakan modal sama sekali, tentu kamu diberikan keuntungan yang lebih sedikit dibandingkan reseller.

Sedangkan reseller, kamu biasanya memiliki stok produk yang kamu beli terlebih dahulu dari pihak penyedia produk. Dengan demikian, mengetahui berapa jumlah stok yang tersedia, dan kapan waktu yang dapat kamu tentukan untuk mengirimkan barang tersebut.

Namun kamu memiliki risiko kehilangan modal jika barang tersebut tidak laku dijual. Pasalnya, kamy harus mengeluarkan modal untuk menyediakan stok barang yang ingin dijual. Bahkan, terkadang pihak supplier menentukan kuantitas minimal barang yang harus dibeli oleh reseller. Tapi, jangan khawatir, biasanya supplier sering memberikan potongan harga.

Kelebihan lainnya, kamu tak perlu khawatir kehabisan stok barang ketika jualanmu laris manis. Namun kamu juga harus giat melakukan promosi untuk menjaring konsumen sebanyak-banyaknya.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship

Sekilas, menjadi dropshipper memang memiliki banyak kelebihan bagi pemula. Namun sebelum membulatkan tekad menjadi dropshipper, kamu harus memahami dua aspeknya sekaligus. Kelebihan jika kamu menjalankan bisnis dropship diantaranya:

  • Tidak perlu mengeluarkan modal besar.
  • Tidak direpotkan dengan harus mengurus stok barang.
  • Tingkat risiko bisnis dropship kecil, karena kamu tidak perlu harus membeli barang terlebih dahulu, dan memiliki tempat untuk menyimpan barang.
  • Bisnis dropship dapat kamu jalankan dari mana dan kapan saja. Cocok sekali bagi kamu generasi milenial yang baru ingin belajar memulai suatu bisnis.

Kekurangan bisnis dropship yang perlu kamu ketahui diantaranya:

  • Tak bisa melihat ketersedian stok secara real time, hal ini bisa sangat merugikan bagi kamu dengan banyaknya komplain dari pelanggan. Jika kamu menerima pesanan dari mereka tetapi kamu tidak bisa memenuhi permintaan dari pelangganmu tersebut.
  • Kualitas produk sulit dijaga, karena kamu tidak memiliki stok tersebut serta bukan yang mengurusi masalah pengiriman, kemasan pengiriman dll. Kamu tentu saja sulit menjaga kualitas produk yang kamu jual melalui bisnis dropship agar tetap baik hingga ke tangan konsumen.
  • Keuntungan relatif kecil, hal ini dirasa wajar karena kamu tidak perlu mengeluarkan biaya awal yang besar.

Itulah pengertian dari apa itu dropship, serta kelebihan dan kekurangannya ketika kamu menjalankan bisnis. Dropship sangat cocok bagi kamu sebagai generasi milenial yang ingin mulai belajar bisnis dari sekarang dengan tingkat risiko yang kecil tentunya.

Artikel Terkait