Apa Itu Reseller? Ini Penjelasan dan Perbedaannya!

apa-itu-reseller
apa itu reseller

Dalam dunia bisnis dan usaha, kamu pastilah sering mendengar istilah reseller. Lalu, apa itu reseller? Jika ditelaah, ungkapan ini berawal dari dua kata bahasa Inggris yang kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia. ‘Re’ dapat diartikan kembali, sedangan ‘seller’ dapat diartikan sebagai penjual. Reseller pada dasarnya adalah seorang penjual yang membeli sejumlah barang dari distributor untuk kembali dijual dan diperdagangkan kepada costumer (konsumen).

Mata Rantai Sebuah Bisnis

Dalam sebuah bisnis, ada empat cakupan penting dalam ruang lingkupnya yang juga bisa disebut dengan mata rantai. Untuk lebih mengetahui dan memahami Apa itu reseller? Dan bagaimana cara kerjanya? Simak beberapa pejelasan terkait empat cakupan mata rantai dibawah ini :

#1 Distributor atau supplier

Distributor atau supplier ini merupakan pihak pertama yang memiliki suatu barang atau jasa dengan harga yang relatif murah. Distributor atau supplier umumnya dalam pengadaan barang bekerjasama dengan pabrik (pembuat), dimana mereka mampu menekan harga dengan jumlah pembelian partai besar. 

#2 Reseller

Pengertian reseller secara sederhananya adalah orang yang membeli sejumlah produk dari distributor atau supplier dengan harga yang lebih murah dari pasaran. Selanjutnya mereka akan menjual barang dengan harga yang berlaku di pasaran. Dari selisih pembelian ke distributor, penjual kembali ini memperoleh sejumlah keuntungan jika berhasil menjual produk kepada konsumen. 

#3 Dropshipper 

Dropshipper merupakan turunan dari reseller, di mana dropshipper akan bertugas untuk mempromosikan barang. Berbagai cara dilakukan dropshipper untuk mencari pasarnya dalam mempromosikan barang, baik melalui marketplace atau melalui media sosial. Selain itu, dropshipper hanya membutuhkan foto dan katalog harga untuk kemudian di perdagangkan.

#4 Customer (konsumen)

Customer adalah seorang pembeli sebuah barang secara langsung kepada reseller ataupun kepada supplier. Saat ini merupakan zaman di mana pembeli tidak perlu bertatapan langsung dengan penjual atau secara online dalam membeli barang. Cukup melakukan pembelian dengan cara online konsumen tidak perlu lelah berpanas-panasan.

Reseller Vs Dropshipper

Reseller sebelumnya merupakan pekerjaan sampingan saja di waktu senggang. Namun saat ini reseller menjanjikan keuntungan yang lumayan, sehingga setiap orang berlomba-lomba dalam menjadi reseller. 

Namun terkadang orang cukup sulit membedakan antara reseller dan dropshipper dengan model kerja yang tidak berbeda jauh. Dropshipper memiliki kerja yang lebih mudah dengan hanya bermodalkan internet, foto dan katalog harga, lalu mempromosikannya ke media sosial.

Sedangkan, dropshipper tidak perlu untuk membeli produk untuk stok penjualan layaknya reseller. Sehingga dengan cara ini, akan lebih mudah dan minim risiko.

Perbedaan Dropship dan Reseller?

Untuk mempermudah kamu dalam mengetahui cara kerja reseller dan dropshipper. Di bawah ini, Ajaib akan memberikan beberapa perbedaan kedua bisnis ini dengan baik

#1 Cara Kerja

Ketika kamu memilih bisnis dengan sistem kerja drpshipper,kamu hanya perlu mempromosikan bisnsi tersebut melalui website atau media sosial kamu. Bisnis ini bisa kamu jalankan tanpa membutuhkan modal, Kenapa? Karena, ketika ada pelanggan yang tertarik, kamu hanya perlu menginformasikan pemesanan tersebut kepada supplier, kemudian mereka lah yang akan melakukan packing hingga pengiriman barang dengan mengatasnamakan bisnis online kamu.

Sedangkan, ketika kamu memuruskan untuk memulai menjadi reseller, kamu harus memiliki modal yang cukup banyak sesuai dengan bisnis yang kamu pilih. Selain itu, kamu juga perlu memiliki stok barang yang cukup banyak untuk dijual kembali. Selain itu, bisnis ini juga membutuhkan kamu untuk melakukan packing dan pengiriman sendiri. Sehingga, kamu harus cerdas dalam menghabiskan stok tanpa harus mengalami dead stock.

#2 Timing

Saat memulai bisnis dropshipper, kamu tidak butuh mengetahui kapan tuming yang jelas. Karena, ketika pembeli memesan barang, kamu harus memesan kepada supplier, dan mencari supplier yang tepercaya. Sedangkan, reseller berarti kamu telah melakukan pembelian pesanan, dan kamaua harus langsung mencatat dan menghitung pesanan tersebut, kemudian melakukan packing dan pengiriman tanpa menunggu adanya stok barang.

#3 Modal

Setiap bisnis pasti membutuhkan modal, namun tidak berlaku pada bisnis dropshipper. Hanya bermodalkan kuota internet dan handphone, kamu bisa melakukan penjualan produk secara lebih udah, cepar, dan aman. Sedangkan, ini tidak berlaku untuk bisnis Reseller. Di mana, kamu harus mengeluarkan modal untuk membeli stock barang bahkan kadang pihak supplier menentukan jumlah minimal barang yang harus dibeli.

#4 Profit

Karena kamu tidak membutuhkana modal untuk menjadi dropshipper, kamu tetap bisa mendapatkan keuntungan yang cukup banyak, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Nah, apalagi ketika kamu memilih untuk menjadi reseller. Namun, keuntungan menjadi reseller harus benar-benar kamu jaga dengan menghindari produk yang kurang banyak peminatnya, karena ini akan menimbulkan “dead stock”.

Nah, dari penjelasan di atas tentunya kamu sudah paham dengan mata rantai dalam sebuah bisnis jual beli dan apa saja perbedaan arti reseller dan dropshipper bukan? Semua pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Namun, kamu bisa mengurangi kekurangannya dengan strategi yang tepat. Lalu, apakah kamu sudah memutuskan akan menjalani model bisnis yang mana ? Sekedar informasi saat ini beberapa marketplace sudah menyediakan sarana dropshipper yang lebih aman seperti Tokopedia, Blibli, Shopee dan lainnya. Yuk mulai berbisnis online dan raih keuntungannya sekarang juga!

Bacaan menarik lainnya:

Lupiyodadi, Rambat. (2013). Manajemen Pemasaran Jasa. Edisi Ketiga. Salemba Empat. Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait