Alasan Grafik Harga Emas Antam Naik Turun yang Perlu Diketahui

Alasan Grafik Harga Emas Antam Naik Turun yang Perlu Diketahui
Alasan Grafik Harga Emas Antam Naik Turun yang Perlu Diketahui

Dalam memilih jenis investasi, emas bisa dikatakan menjadi salah satu investasi yang banyak digandrungi oleh banyak orang. Hal itu dikarenakan harga emas yang relatif stabil sehingga banyak yang mengalokasikan dananya untuk investasi emas. Salah satu produk emas yang diperjualbelikan di Indonesia ialah emas dari PT Aneka Tambang TBK (Antam). Walaupun dikatakan relatif stabil, grafik harga emas Antam bisa dikatakan mengalami kenaikan. Terbukti pada Kamis (17/10/2019) harga emas Antam naik Rp6.000 dari Rabu (16/10/2019) yang berada di Rp758.000/gram.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi naik-turunnya harga emas. Berikut penjelasan terkait faktor pemicu naik turunnya harga emas dilansir dari The Motley Fool.

Kebijakan moneter The Fed

Kebijakan moneter unutuk menaikan atau menurunkan suku bunga yang diambil bank sentral Amerika Serikat, yaitu The Fed, sangat bergantung dengan harga emas saat itu. Jika The Fed menurunkan suku bunga, maka harga emas memiliki potensi untuk naik. Alasannya, banyak orang yang cenderung menginvestasikan uangnya ke dalam bentuk emas.

Kondisi ekonomi Amerika Serikat

Selanjutnya, hal yang memengaruhi naik turunnya nilai emas ialah kondisi ekonomi Amerika Serikat. Untuk mengetahui kondisi ekonomi sedang buruk atau tidak, bisa dilihat dari beberapa faktor yaitu pertumbuhan PDB, angka pengangguran, hingga perkembangan bisnis yang terjadi. Jika faktor-faktor tadi menunjukkan angka yang bagus, maka The Fed akan menaikan suku bunga untuk mengamankan inflasi yang akan terjadi.

Nilai tukar dolar 

Yang bisa memengaruhi, menguat atau melemahnya nilai tukar dolar ialah kebijakan moneter yang dilakukan oleh The Fed. Sebagai contoh, jika The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga di mana nilai tukar dolar menjadi melemah, maka harga emas menjadi naik. Jadi, faktor ketiga ini berkaitan dengan dua faktor sebelumnya. 

Penawaran dan permintaan emas

Penawaran dan permintaan emas termasuk salah satu pemicu naik turunnya harga emas. Jika penawaran lebih besar dari permintaan, maka harga emas akan turun. Begitu juga sebaliknya, saat permintaan lebih tinggi dari penawaran maka harga emas akan naik.

Memang ketersediaan emas di dunia ini cukup terbatas. Sampai saat ini, ada dua versi hasil hitung total emas yang ada di dunia. Versi pertama dari James Turk, pendiri Gold Money, yang memperkirakan jumlah emas mencapai 155.244 ton. Sementara, menurut Thomson Reuters GFMS menyebutkan bahwa emas di dunia mencapai 171.300 ton.

Inflasi

Saat inflasi tinggi, maka akan mendorong pergerakan nilai emas atau dengan kata lain saat inflasi tinggi maka harga emas juga meningkat. Saat ini boleh dikatakan emas menjadi semakin dihargai seiring dengan laju inflasi yang cenderung selalu naik. Namun, situasi dapat berubah jika bank sentral menaikan suku bunga untuk menahan inflasi. Jika terjadi seperti itu, maka harga emas juga akan turun.

Itulah beberapa faktor yang memengaruhi grafik harga emas Antam yang naik turun. Dengan informasi ini, setidaknya kamu bisa mengetahui bagaimana harga emas saat itu dan bisa memanfaatkannya dengan baik.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait