Wajib Tahu, Ini Syarat Pemungutan Pajak di Indonesia

syarat pemungutan pajak
syarat pemungutan pajak

Bagi kamu yang masih bingung mengenai syarat pemungutan pajak di Indonesia, berikut ini adalah syarat-syaratnya yang telah dihimpun oleh redaksi Ajaib.

Pajak merupakan pungutan biaya yang wajib dibayar oleh rakyat untuk negara. Pajak digunakan untuk kepentingan Pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Sebagai rakyat, kamu tidak merasakan manfaat dari pajak secara langsung. Sebab, pajak digunakan untuk kepentingan umum. Selain itu, pajak juga menjadi salah satu sumber dana Pemerintah untuk pembangunan.

Pembayaran pajak pun sudah diatur oleh Undang-undang dan bersifat wajib. Maka dari itu, ada syarat pemungutan pajak yang harus dipenuhi oleh rakyat. Dengan adanya syarat pemungutan pajak, seluruh lapisan masyarakat bisa membayar pajak secara merata dan tidak berlawanan.

Syarat Pemungutan Pajak di Indonesia

Syarat pemungutan pajak merupakan landasan yang wajib disertakan dalam setiap kegiatan pemungutan pajak.

Bagi kamu yang masih bingung mengenai syarat pemungutan pajak di Indonesia, berikut ini adalah syarat-syaratnya:

  • Syarat Keadilan
  • Syarat Yuridis
  • Syarat Ekonomis
  • Syarat Finansial
  • Syarat Sederhana

Dalam setiap kegiatan pemungutan pajak, penerapan dari syarat-syarat tersebut memiliki fungsi yang penting. Tanpa syarat-syarat tersebut, kegiatan pemungutan pajak akan mengalami kendala.

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing poin syarat yang telah disebutkan di atas:

Syarat Keadilan

Pemungutan pajak harus dilakukan berdasarkan keadilan, mulai dari peraturan Undang-undang hingga pelaksanaan kegiatan pemungutan pajak.

Keadilan yang dimaksud adalah pemungutan pajak secara merata. Namun, hal itu harus disesuaikan dengan kemampuan dari masing-masing wajib pajak.

Contohnya adalah:

  • Wajib pajak memilik hak dan kewajiban yang sudah diatur dalam Undang-undang.
  • Setiap warga yang memenuhi syarat wajib pajak harus menyetorkan atau membayar pajaknya.
  • Ada sanksi untuk pelanggaran pajak yang terjadi.

Syarat Yuridis

Proses pemungutan pajak selalu didasarkan oleh Undang-undang yang berlaku. Salah satu Undang-undang yang mengatur soal pemungutan pajak adalah Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum Perpajakan.

Dengan begitu, Pemerintah memberikan sebuah jaminan hukum dalam pelaksanaan kegiatan pemungutan pajak.

Syarat Ekonomis

Pemungutan pajak ini tidak boleh mengganggu proses kegiatan produksi dan perdagangan yang sedang berlangsung. Sehingga, tidak mempengaruhi perekonomian nasional.

Syarat Finansial

Syarat finansial atau keuangan ini harus dilakukan secara efisien. Maksudnya adalah pemungutan pajak harus dilakukan dengan tepat waktu, mudah, dan sesuai target.

Pajak juga harus sesuai dengan hasil perhitungan yang dilakukan. Dalam syarat finansial, biaya pemungutan pajak harus lebih rendah dibanding pemasukan pajak yang diterima oleh Negara.

Syarat Sederhana

Sistem pemungutan pajak ini wajib dimengerti oleh setiap wajib pajak. Syarat sederhana membantu wajib pajak untuk melaporkan pajaknya dan memenuhi kewajibannya.

Dengan begitu, pemasukan negara yang berasal dari pajak akan meningkat.

Siapa Saja yang Disebut Sebagai Pemungut Pajak?

Pemungut pajak merupakan pihak yang melakukan pemungutan pajak berdasarkan ketentuan Undang-undang yang berlaku.

Menurut Undang-undang No 36 Tahun 2018 Pasal 22, berikut ini adalah orang-orang yang ditunjuk sebagai pemungut pajak:

  • Bendahara Pemerintah, Pejabat Pemegang Kas, dan pejabat lain yang bekerja di Pemerintah Pusat/Daerah, instansi atau lembaga Pemerintah.
  • Badan atau lembaga tertentu, mulai dari badan Pemerintah atau swasta, berkaitan dengan kegiatan di bidang impor atau bidang lainnya, di antaranya kegiatan usaha produksi barang.
  • Wajib pajak dari badan tertentu memungut pajak dari pembeli atas penjualan barang mewah.

Berikut ini adalah ketentuan dari pemungut pajak:

  • Pemungut pajak harus ditunjuk secara selektif. Hal itu dilakukan agar pemungut pajak memiliki kompetensi yang cukup dalam proses pemungutan pajak.
  • Pemungut pajak tidak mengganggu perekonomian masyarakat.
  • Pemungut pajak melakukan pemungutan dengan cara yang mudah, sehingga masyarakat mengerti prosesnya.

Tujuan dari penerapan syarat pemungutan pajak ditujukan untuk berbagai hal. Pertama, pemungutan pajak bisa meningkatkan peran masyarakat dalam pembayaran pajak. Kedua, bertujuan untuk kesederhanaan, kemudahan, dan pemungutan pajak yang tepat waktu.

Bacaan menarik lainnya:

Nurmantu, Safri. 2003. Pengantar Perpajakan. Kelompok Yayasan Obor: Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait