Milenial, Rumah Tangga Masa Kini

Tiru Cara Orang Jepang Menjalankan Hidup dengan Konsep Ikigai

Sumber: Pexels

Ajaib.co.id – Orang Jepang dikenal sebagai sosok yang rajin bekerja keras. Terbukti dengan negaranya yang menjadi salah satu negara maju di dunia. Orang Jepang juga taat peraturan sehingga kehidupan di sana cenderung aman dan tenteram. Selain itu, ada lagi yang perlu kamu pelajari dari orang Jepang, yaitu penerapan hidup dengan konsep Ikigai.

Konsep Ikigai ini sekarang tidak hanya diterapkan di Jepang, tapi dilakukan juga oleh banyak orang di dunia karena cukup relevan di keseharian. Jika kamu belum pernah mengenal konsep Ikigai, di sini kamu akan mengetahuinya.

Apa Itu Ikigai?

Secara harfiah, Ikigai dapat diartikan dengan ‘alasan untuk bangun pagi’. Namun, dalam perkembangannya, istilahnya menjadi lebih luas lagi, yaitu memiliki tujuan hidup.

Pernahkah kamu bertanya-tanya untuk apa kehadiranmu di dunia ini? Apa yang kamu cari di dunia ini? Adakah tujuan besar yang ingin kamu capai di masa depan?

Konsep Ikigai membantumu menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas. Konsep tujuan hidup ini mengarahkanmu untuk terus menjalani hidup, walaupun hidup itu sebenarnya tidak mudah dan banyak perjuangan. 

Atau bisa juga dipraktikkan oleh kamu yang belum menemukan tujuanmu sendiri. Pasti di antara kalian ada yang tidak bisa menjawab ketika ditanya ingin mencapai apa di masa depan nanti. Bukan berarti kalian tidak bekerja, yang sudah bekerja pun bisa jadi tidak tahu apakah karir yang dipilihnya itu benar-benar bisa menjadi bagian penting dari hidupnya.

Tidak mengherankan jika konsep ini tidak hanya dipraktikkan oleh orang Jepang karena siapa saja bisa mempraktikannya.

Hidup yang Memiliki Tujuan Itu Menyenangkan

Konsen tujuan hidup ini dapat menjadikan hidup seseorang jadi lebih seimbang, dan meningkatkan semangatnya dalam menjalani hari. Walaupun sebenarnya hidup itu sering berdampingan dengan kesedihan, tapi dengan tujuan hidup yang jelas kamu akan mampu menemukan cahayamu lagi.

Tujuan hidup seseorang bisa berbeda-beda. Semuanya tergantung dari hal yang disukai olehmu. Yang membuatmu tidak pernah bosan dalam mengerjakan sesuatu dan kamu ingin selalu mengembangkan diri untuk menjadi versi terbaik dari dirimu yang sebelumnya.

Rasa bosan pasti bisa saja menyerang keseharianmu, tapi dengan mengikut konsep ini rasa bosan itu biasanya hanya datang dalam waktu singkat, nanti bisa jadi semangat kembali. 

Konsep ini juga bisa membuatmu merasa lebih berharga. Ketika semua orang meragukan dirimu, kamu jadi bisa percaya pada dirimu sendiri. Dengan memiliki tujuan ini, kamu tidak akan sempat ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain. Kamu akan lebih fokus pada dirimu sendiri.

Penerapan Konsep Ikigai Dalam Kehidupan Sehari-hari

Ikigai memiliki komponen turunan yang bisa lebih dirinci lagi untuk menjadi tahapan yang saling melengkapi sehingga terbentuklah tujuan hidup itu. Komponen-komponen itu terdiri dari beberapa pertanyaan yang bisa kamu jawab sendiri. Jawaban tidak harus selalu sama dengan orang lain karena semuanya tergantung dari pandanganmu.

Seperti ini komponen-komponen di dalamnya. Kita akan membahasnya bersama dengan ilustrasi kasus agar kamu memahaminya dengan baik.

1. Apa yang kamu sukai?

Ikigai dimulai dari sesuatu yang kamu sukai. Jika kamu bingung apa yang kamu sukai, kamu bisa melihatnya dari hobi yang biasa kamu lakukan ketika waktu luang. Atau dari bakat yang ditemukan dari kecil. Dari hal yang kamu sukai ini, kamu bisa memulai menggapai tujuan hidupmu di masa depan.

Misalnya, kamu senang mendirikan bisnis karena kamu ingin menjadi yang mengatur, bukan jadi yang diatur. Bisnis yang kamu lakukan mungkin tidak begitu besar, tapi kamu tidak masalah memulai dari bawah karena pada dasarnya semua pebisnis di dunia ini pasti seperti itu.

Kamu sudah tahu produk apa yang ingin ditawarkan kepada masyarakat. Kamu pun merencanakan bisnis itu dengan sebaik-baiknya.

2. Apa yang dapat saya lakukan dengan baik?

Setelah itu kamu bisa mencari tahu apakah kamu cukup ahli melakukannya. Bukan berarti kamu langsung menjadi ahli dalam sehari, tapi kamu mau mengembangkan bakat dan kemampuanmu itu secara terus-menerus.

Jika kamu melakukannya dengan konsisten, lama-kelamaan kamu akan menjadi yang ahli juga. Untuk menjadi yang ahli ini memang tidak bisa dihasilkan dalam sehari. Ada perjuangan yang perlu kamu lalui untuk melakukan hal yang sama dalam waktu yang lama.

Contohnya, dalam berbisnis pun tidak mungkin langsung bisa balik modal dalam sehari. Kebanyakan bisnis di dunia ini harus merasakan dulu berada di tempat yang gelap, tidak ada yang mengenalinya. Namun, pebisnis yang terus belajar, lama-kelamaan akan mampu membuat bisnisnya lambat laun dikenal oleh masyarakat luas. Ini diperlukan waktu bertahun-tahun.

3. Kemampuan saya bisakah mendapatkan bayaran yang layak?

Kamu pasti pernah mendengar bahwa pekerjaan yang asyik adalah hobi yang dibayar. Ketika di awal karir, mungkin bayaranmu tidak seberapa karena kamu baru memulai. Namun, selama kamu tidak menyerah dan terus mengembangkan kemampuan, kamu pasti akan mendapatkan yang diinginkan.

Dari pengembangan bakat dan kemampuan yang sudah kamu lakukan terus-menerus itu, pasti kamu juga nantinya akan mendapatkan bayaran yang layak. Intinya di sini kamu perlu sabar menunggu sampai hari itu tiba. Usahamu yang kamu lakukan akan menghasilkan juga.

4. Apa yang dibutuhkan dunia dari sosok saya?

Menghubungkan tujuan hidupmu dengan hal yang dibutuhkan dunia dilakukan agar kamu bisa terus melakukannya tanpa batas waktu.

Misalnya, ketika kamu membuka bisnis kuliner. Makanan adalah salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari manusia. Jadi, kamu akan tetap bertahan menjalani bisnis itu karena dibutuhkan. Selain itu untuk bisa bersaing dengan pebisnis lain, kamu perlu melakukan inovasi.  

Coba kamu praktikkan konsep ini untuk keseharianmu. Semoga kamu bisa mencapai tujuan hidup yang bisa mendatangkan kebahagiaan untukmu di waktu nanti.

Artikel Terkait