Bisnis & Kerja Sampingan

Tips Menyusun Program Kerja untuk Pebisnis Agar Sukses

Tips Menyusun Program Kerja untuk Pebisnis Agar Sukses

Ajaib.co.id – Program kerja merupakan hal yang penting bagi para pebisnis dan berpengaruh terhadap kesuksesan pebisnis. Sebagian pebisnis ada yang sukses dan sebagian tidak, namun mereka memiliki tujuan yang sama. Sebagian pebisnis yang sukses, biasanya mengaplikasikan program kerjanya dengan baik dan terstruktur.

Program ini juga disebut sebagai agenda atau rencana yang disusun dalam jangka waktu tertentu. Program ini pun sudah disetujui oleh seluruh karyawan perusahaan. Buat kamu yang sedang merintis bisnis, berikut ini adalah tips menyusunnya.

Pengertian Program Kerja

Program kerja biasanya dikenal dengan sebuah rencana kegiatan organisasi yang disusun untuk jangka waktu tertentu. Kemudian, program ini juga sudah disetujui oleh seluruh pengurus organisasi. Biasanya, program ini dibuat untuk memberikan pedoman dalam mencapai tujuan dari sebuah organisasi. Program ini pun disusun secara profesional agar menguntungkan bagi organisasi, seperti:

a. Menentukan kepanitiaan dan bidang-bidang yang dibutuhkan.

b. Menentukan garis besar dan tata cara pelaksanaan program dari masing-masing bidang.

c. Mengalokasikan sumber daya.

d. Mengontrol atau mengawasi jalannya pelaksanaan program tersebut.

e. membuat job description yang jelas dan sesuai dengan jabatan masing-masing karyawan.

Sebagai pebisnis, kamu membutuhkan metode yang terukur untuk mencapai sebuah tujuan. Berikut ini adalah tips menyusun program kerja yang benar dan profesional.

Cara Menyusun Program Kerja yang Baik

Dalam YouTube channel yang berjudul “How to Create an Effective Action Plan”, Brian Tracy menjelaskan, bahwa langkah dalam menyusun program kerja yang efektif harus memenuhi prosedur berikut ini:

a. Menentukan Tujuan dengan Jelas

Kejelasan adalah hal utama ketika membuat program kerja. Pertama, kamu harus membuat sebuah tujuan yang terukur. Jika tujuannya tidak jelas dan tidak layak, maka hal tersebut akan menjadi penghambat dalam kesuksesan pebisnis. Kebanyakan pebisnis tidak mengetahui yang mereka inginkan. Sehingga, tujuannya menjadi tidak jelas. Mereka malah sibuk memikirkan sebuah kegagalan dalam bisnisnya.

b. Menuliskan Tujuan

Setelah memiliki sebuah tujuan, tuliskan juga tujuanmu secara jelas untuk mengukur kelayakannya. Meskipun terlihat sederhana, menuliskan tujuan akan lebih efektif karena secara tidak sadar kamu akan mengingatnya. Hal tersebut dapat meningkatkan probabilitas kamu untuk mencapai tujuan yang lebih banyak.

c. Menentukan Batas Waktu

Membuat batas atau tenggat waktu akan membantu kamu dalam mengambil tindakan. Jika melewati batas waktu, kamu tidak perlu khawatir. Kamu bisa membuat tenggat waktu yang baru secepatnya. Batas atau tenggat waktu hanyalah perkiraan waktu dari pencapaian tujuanmu, kamu bisa meraih tujuan tersebut lebih cepat atau lambat.

d. Membuat Daftar Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Setelah kamu memiliki tujuan yang jelas, bisa membuat daftar mengenai tindakan atau aktivitas yang akan dilakukan. Jangan lupa untuk mengidentifikasi tantangan atau rintangan yang akan dihadapi. Kemudian, buatlah rencana alternatif untuk mengatasinya.

e. Menyusun Seluruh Langkah

Kamu bisa membuat prioritas dari tujuan dan tindakan dalam sebuah program. Kegagalan merupakan hal yang biasa terjadi di dalam bisnis. Jangan sampai kegagalan bisa menghambat kamu dalam meraih tujuan. Kalau kamu mengalami kegagalan, cari tahu dulu solusinya dan membuat program baru.

Cara Membuat Program Kerja Secara Umum

a. Research and Listening

b. Planning and Decision Making

c. Communication and Action

d. Evaluation

Poin Penting Penyusunan Program Kerja

Poin penting yang diperlukan dalam menyusun program kerja adalah planning (perencanaan), organizing and staffing (pengorganisasian), dan evaluate (evaluasi).

a. Planning (Perencanaan)

Langkah paling penting dalam menyusunnya adalah perencanaan. Sebab, rencana kerja merupakan awal dari sebuah tindakan. Susunlah rencana dengan menggunakan data dan fakta untuk memperkirakan kondisi ke depannya.

Selain perencanaan, hal-hal lain yang harus kamu perhatikan dalam menyusun program kerja adalah:

  • Membuat analisis SWOT untuk mengetahui keadaan organisasi dengan jelas.
  • Menentukan waktu, seperti kapan kegiatan dilaksanakan dan siapa yang bertanggung jawab untuk melaksanakan setiap tugas.
  • Membuat program dari hasil evaluasi sebelumnya agar hasilnya lebih baik.

b. Organizing and Staffing

Langkah selanjutnya adalah mengorganisasikan dan melakukan pembagian kerja. Hal itu bisa dilakukan dengan rapat kerja, di mana seluruh pembagian tugas yang ingin dicapai akan dibahas. Namun, perhatikan juga prioritas yang menjadi kebutuhan organisasi, sehingga tujuan yang lebih penting dapat dikerjakan lebih dahulu.

c. Evaluate (Evaluasi)

Setelah merealisasikan tujuannya, kini waktunya menilai apakah program yang direncanakan sudah sesuai dengan yang dilaksanakan. Evaluasi juga dilakukan melalui tiga tahapan, yakni evaluasi pada tahap perencanaan, evaluasi pada tahap pelaksanaan, dan evaluasi pada tahap pasca pelaksanaan.

Cara Mengukur & Mengevaluasi Program Kerja

Setiap program memiliki tolok ukur untuk mengetahui hasil dari program tersebut. Ada beberapa alat ukur program kerja yang harus kamu ketahui seperti:

#1 Sesuai atau Tidaknya dengan Perencanaan

Kamu bisa mengecek seberapa sesuaikan program yang telah kamu buat, apakah sudah sesuai dalam program kerja yang dibuat? Cek kembali apakah waktu, dana serta tahapan-tahapan dari kegiatan sudah sesuai? 

#2 Partisipasi dari Sasaran Kegiatan

Pastikan peserta atau target sasaran dari program kerja telah sesuai dengan apa yang direncanakan di awal, baik secara kuantitas melalui kehadiran jumlah peserta sesuai target maupun secara kualitas melalui partisipasi aktif dari peserta selama kegiatan berlangsung.

#3 Efektivitas Pelaksana Kegiatan

Cobalah menilai apakah pelaksanaan program tersebut bisa menciptakan manajemen yang positif? Karena hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan dalam mengevaluasi pelaksanaan suatu program kerja. 

#4 Hasil atau Manfaat dari Kegiatan

Menilai dampak yang dihasilkan saat pasca kegiatan, apakah sudah mampu menghasilkan suatu hal yang positif sesuai apa yang diharapkan? Atau justru tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat? 

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika ingin menyusun progran kerja dengan baik. Hal ini penting untuk pelaksanaan program kerja sesuai dengan fungsi manajemen dan juga demi pencapaian target yang telah ditentukan. Jadi, pastikan kamu membuat program ini sejak awal dimulainya bisnis.

Selain itu, yang terpenting dalam penyusunan program kerja adalah komunikasi dan evaluasi. Di mana, kamu harus melakukan komunikasi kepada seluruh pihak terkait, termasuk karyawan dan juga evaluasi program kerja yang kamu buat setidaknya 3 bulan sekali.

Artikel Terkait