Rumah Tangga Masa Kini

Serba-serbi Mediasi Sebagai Cara Selesaikan Sengketa Perdata

mediasi

Sengketa merupakan sebuah istilah yang cukup sering terdengar. Salah satu jalan terbaik mengatasi sebuah sengketa melalui proses perundingan biasa dikenal dengan mediasi.

Pada dasarnya sengketa adalah sebuah situsasi dimana ada salah satu pihak atau keduanya yang merasa dirugikan oleh masing-masing pihak. Pihak pertama yang merasa dirugikan kemudian menyampaikan keberatannya kepada pihak kedua yang dirasa merugikan. Jika terjadi ketidaksepahaman dan perbedaan pendapat, maka hal tersebut dinamakan sengketa.

Mediasi Sebagai Salah Satu Solusi Sengketa

Seperti telah disebutkan di atas, sengketa bisa terjadi dalam banyak kasus. Mulai dari kepemilikan barang, tempat usaha, warisan, hak cipta sebuah produk kreatif dan lain sebagainya. Persengketaan bisa saja berlanjut hingga ke ranah hukum dan melibatkan pengadilan. Salah satu jalan terbaik mengatasi sebuah persengketaan adalah dengan mengadakan mediasi di antara kedua belah pihak.

Pengertian

Mediasi bisa diartikan sebagai cara penyelesaian masalah melalui proses perundingan di antara Para Pihak yang bersengketa, untuk mencapai hasil yang disetujui bersama.

Tujuan

Tujuan diadakannya mediasi adalah untuk mencapai Kesepakatan Perdamaian di antara kedua pihak yang bersengketa tanpa melibatkan peradilan. Diharapkan dengan demikian, akan ditemukan win-win solution, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Penyelesaian sengketa melalui proses media juga untuk mendorong para pihak untuk dapat berpikir lebih terbuka dan dingin dalam menyikap perkara perdata yang sedang dialami.

Peran Mediator

Untuk terlaksananya sebuah mediasi, maka diperlukan pihak mediator. Yakni pihak netral yang akan membantu Para Pihak menyelesaikan masalah dengan mencari berbagai solusi terbaik. Mediator haruslah seorang ahli di bidangnya serta memahami masalah yang menjadi persengkeataan.

Prosedur:

  • Untuk menyelesaikan persengketaan, maka terlebih dahulu harus ada surat yang ditandatangani Para Pihak. Surat tersebut menyatakan persetujuan Para Pihak untuk menyelesaikan masalah dengan cara mediasi. Apabila ada pihak yang menolak, maka cara berdamai ini tidak bisa dilakukan.
  • Selanjutnya, kedua pihak akan menunjuk mediator yang mereka percaya untuk menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa.
  • Para Pihak akan mengungkapkan apa-apa yang diinginkan untuk menyelesaikan kasus persengketaan tersebut. Adakalanya, untuk kelancaran, Para Pihak yang bersengketa tidak harus hadir dalam satu ruangan. Melainkan cukup dengan perwakilan saja. Selama maksud dan keinginan Para Pihak tetap tersampaikan.
  • Mediator akan memberikan masukan pada Para Pihak Mengenai alternatif-alternatif penyelesaian yang bisa dipilih. Setelah kedua belah pihak menemui kesepakatan pada solusi yang diusulkan masing-masing pihak, maka hasil diskusi tersebut bisa segera dilakukan.

Biaya Mediator

Ada kalanya dalam melakukan mediasi, diperlukan mediator yang handal. Salah satunya dengan mendatangkan mediator dari lembaga penyelesaian sengketa. Dengan demikian, mungkin saja akan diperlukan biaya jika menggunakan mediator profesional. Khususnya untuk kasus-kasus persengketaan dengan nilai besar.

Seperti misalnya sengketa properti, sengketa perbankan, sengketa warisan dan lain sebagainya.

Namun tidak semua mediator mengenakan biaya untuk setiap kasus sengketa. Semuanya kembali pada kebijakan masing-masing lembaga penyelesaian sengketa. Ada kalanya lembaga penyelesaian sengketa memberikan layanan pro bono atau cuma-cuma untuk menyelesaikan kasus sengketa.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait