Analisa Saham

Mengetahui Kinerja Saham KPAL Sebelum Bertransaksi

Mengetahui Kinerja Saham KPAL Sebelum Bertransaksi

Ajaib.co.id – PT Steadfast Marine, Tbk (berkode saham: KPAL) adalah perusahaan yang bergerak di industri pembuatan kapal. KPAL berdiri pada awal tahun 2005.

Layanan KPAL antara lain pengembangan teknologi tinggi dan kompetitif. KPAL telah merancang dan mengembangkan beberapa kapal dengan menggunakan teknologi terbaik dan berkualitas tinggi.

Berada di Kawasan Berikat, kegiatan operasional KPAL diutamakan untuk keperluan ekspor. Fasilitas galangan laut KPAL terletak di samping Sungai Kapuas, sekitar 15 mil dari muara dan 360 mil dari Singapura. Luasnya mencapai sekitar 56 ribu m².

KPAL memiliki total tiga Launching Skids dan satu Slipway untuk mendukung lini produksi. Selain itu, galangan kapal KPAL memiliki empat outdoor lifting, mobil transportasi serta peralatan dan mesin yang dilengkapi dengan teknologi CNC moderen.

Pada tanggal 7 Juni 2018, KPAL melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 350.003.000 saham dengan harga penawaran sebesar Rp115 per saham.

Kinerja Saham KPAL Dilihat dari Laporan Keuangan Terakhir

Laporan Keuangan KPAL terakhir yang bisa ditemukan dari berbagai sumber adalah triwulan ke-3 tahun 2020. Berdasarkan laporan keuangan tersebut, penjualan dan pendapatan usaha KPAL turun drastis pada sembilan bulan pertama tahun 2020 dibandingkan pada periode sama tahun sebelumnya.

Lebih parah, KPAL menanggung kerugian pada periode Januari–September 2020. Padahal, pada periode sama tahun 2019, KPAL masih meraup laba.

 Komponen Laba September 2019 September 2020
Penjualan dan pendapatan usaha Rp117,4 miliar Rp30,5 miliar
Jumlah laba bruto Rp47 miliar (Rp107 juta)
Beban pokok penjualan dan pendapatan (Rp70,4 miliar) (Rp30,6 miliar)
Beban keuangan (Rp24,5 miliar) (Rp4,6 miliar)
Jumlah laba (rugi) Rp4,1 miliar (Rp13,6 miliar)

Riwayat Kinerja Saham KPAL

Riwayat kinerja KPAL bisa ditelusuri dari Laporan Tahunan 2019. Pada periode tahun 2016–2018, kinerja KPAL bisa dibilang buruk. Pendapatan KPAL pada kurun waktu tersebut anjlok hingga 44,4%. Begitu pula dengan laba tahun berjalan yang menurun hingga 83,6%.

Berikut adalah CAGR KPAL tahun 2016–2018.

Komponen CAGR 2016-2018
Pendapatan -44,4%
Laba tahun berjalan -83,6%
Total Aset 21,4%
Total Liabilitas 4,1%

Hal yang positif dari catatan di atas adalah aset. Aset KPAL naik 21,4% dalam kurun waktu tahun 2016–2018.

Track Record Pembagian Dividen

KPAL terhitung belum lama melantai di bursa. Sebagai emiten yang terbilang baru, KPAL belum pernah membagikan dividen, setidaknya dari berbagai sumber tertulis yang bisa diketahui oleh khalayak luas.

Tahun Dividen per Saham Jumlah yang dibayarkan (miliar)
2018
2019

Hal ini tak terlepas dari pencapaian negatif KPAL dalam beberapa tahun terakhir.

Prospek Bisnis KPAL

KPAL mengaku, galangan kapal yang dimilikinya saat ini memiliki kemampuan untuk mengerjakan berbagai macam kapal sesuai dengan kebutuhan klien. Pada sektor transportasi, misalnya, KPAL telah membangun kapal yang mengedepankan kenyamanan, kecepatan, dan efisiensi bahan bakar.

Tak hanya nyaman, cepat, dan efisien bahan bakar, KPAL juga membangun kapal untuk sektor keamanan, seperti patroli laut. Untuk kapal jenis ini. KPAL menawarkan pertahanan, kecepatan, dan keandalan di laut.

Namun, bisnis KPAL juga terimbas cukup parah akibat pandemi Covid-19. Menghadapi tantangan ke depan, manajemen KPAL telah melakukan diversifikasi basis pelanggan. Maksudnya, KPAL senantiasa berupaya memperoleh beberapa pelanggan baru, baik untuk perbaikan maupun pembuatan kapal.

Di samping itu, KPAL senantiasa memenuhi kebutuhan dan jadwal waktu spesifik pelanggan dengan tingkat harga yang kompetitif. Tak hanya itu, KPAL juga menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan.

Sayangnya, hal ini belum menunjukkan hasil memuaskan. KPAL terlihat masih harus bersusah payah membangun citra dan kinerjanya. Maklum saja, KPAL beberapa kali digugat pailit. Salah satu gugatan kepada KPAL datang dari PT International Paint Indonesia dan Karyawaja Ekamulia. Pada 20 Oktober 2020, penggugat mendaftarkan gugatan pailit tersebut di Pengadilan Niaga, PN Jakarta Pusat.

Besaran gugatan yang diajukan PT International Paint Indonesia sebesar Rp1,74 miliar dan Karyawaja Ekamulia sebesar Rp1,11 miliar. PT International Paint Indonesia dan Karyawaja Ekamulia merupakan pemasok untuk beberapa proyek kapal yang dikerjakan KPAL.

Latar belakang kedua perusahaan itu menggugat KPAL karena KPAL dinilai terlambat membayar kewajiban kepada para penggugat. Bukan kali ini saja KPAL digugat pailit. Setahun sebelumnya, KPAL digugat pailit oleh Cable Source Pte Ltd.

Pandemi Covid-19 yang belum usai ditambah dengan permasalahan hukum yang dialami oleh KPAL, maka tantangan besar masih menghadang Perseroan untuk memperbaiki kinerjanya. Oleh sebab itu, diperlukan terobosan dari manajemen KPAL untuk menjawab tantangan-tantangan yang menghadang tersebut. Permasalahan hukum yang menjerat KPAL dipastikan akan mengurangi fokus Perseroan untuk memperbaiki kinerjanya.

Harga Saham KPAL

Merujuk data tanggal 3 Juni 2021, kondisi saham KPAL adalah sebagai berikut:

  1. Pembukaan: Rp50
  2. Penutupan Sebelumnya: Rp50
  3. Penawaran (Offer): Rp50
  4. Penawaran (Bid): Rp0
  5. Harga Terendah: Rp50
  6. Harga Tertinggi: Rp50
  7. Volume: 7.500 (Saham)
  8. Nilai Transaksi: Rp375.000
  9. Frekuensi: 7 (Kali)
  10. EPS: Rp-17
  11. PE Ratio: -3 (Kali)

Track record saham KPAL juga tak kinclong. Saham KPAL sempat disuspensi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Desember 2019 lalu. BEI menghentikan perdagangan sementara saham KPAL pada 27 Desember 2019 lalu karena mengalami penurunan harga dan berhenti di Rp138 per lembarnya. Meski begitu, BEI membuka kembali perdagangan saham KPAL beberapa hari kemudian. Suspensi BEI juga sempat diterima KPAL sebelumnya akibat gugatan pailit.

Berdasarkan track record dan data terkini, maka rekomendasi saham KPAL adalah jual. Nah, apakah kamu punya saham ini dalam portofoliomu?

Jika iya, keputusannya ada di kamu, apakah mau jual langsung atau wait and see. Nah, sambil wait and see, kamu bisa coba berinvestasi di emiten saham lainnya melalui aplikasi Ajaib.

Di Ajaib, kamu bisa memilih berbagai macam emiten saham di berbagai industri. Kamu juga bisa belajar investasi dan belajar menganalisa saham dengan mudah. Jadi tunggu apalagi? Coba investasi sekarang juga di Ajaib!

Artikel Terkait