Analisis Saham, Saham

Meneguk Kesegaran Cuan Dibalik Saham CLEO di 2023

Ajaib.co.id – PT Sariguna Primatirta Tbk (Saham CLEO) merupakan produsen penjualan air minum dalam kemasan (AMDK) yang telah berdiri sejak 2003 dengan merek Anda. Perusahaan ini memiliki identitas Tanobel yang berasal dari Tan dan Nobel yaki keluarga pendiri perusahaan.

Pada 7 Maret 2004, perusahaan meluncurkan Air Murni Cleo dalam kemasan cup 150 mL, botol 330 mL, 550 mL, 1.200 mL, 6 L, dan galon 19 L. Seiring waktu, produk ini menjadi andalan perusahaan dan hingga sekarang, Tanobel memiliki enam merek AMDK yang diproduksi dan dijual.

Kini, Tanobel memiliki pabrik yang dilengkapi dengan proses terintegrasi dari penyediaan bahan baku, pengemasan cup, botol dan galon, hingga produk jadi. Pada Oktober 2008, Tanobel berhasil menjadi produser AMDK pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat Food Safety Management ISO 22000:2005.

Tanobel pertama kali mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada 5 Mei 2017. Perusahaan mendapatkan kode saham CLEO dengan harga penawaran sebesar Rp115 per lembar saham. Nilai itu naik 526,09% menjadi Rp605 per pada penutupan perdagangan 27 Juni 2023.

Merujuk data Investing.id per 30 Juni 2023, CLEO memiliki market cap sebesar Rp7,24 triliun dengan pembagian saham per Maret 2023 adalah sebagai berikut:

Nama Pemegang SahamJumlah SahamModal DisetorPersentase
PT. Tancorp Global Abadi6.694.900.000 (Saham)133.898.000.000 (IDR)55,79%
Public (each below 5%)2.734.387.600 (Saham)54.687.752.000 (IDR)22,78%
PT. Tancorp Global Sentosa2.530.700.000 (Saham)50.614.000.000 (IDR)21,09%
Treasury Stock40.012.400 (Saham)800.248.000 (IDR)0,34%

Mari kita analisis lebih dalam isi CLEO untuk dapat menilai seberapa menarik saham perusahaan ini.

Kinerja Keuangan CLEO dari Laporan Keuangan Terakhir

Pada 2022, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp195,6 miliar atau tumbuh 8,24% dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp180,71 miliar. Pertumbuhan laba bersih tersebut didorong oleh kenaikan nilai penjualan sepanjang tahun 2022 yang mencapai 23,64% menjadi Rp1,36 triliun.

Meskipun mencatatkan pertumbuhan laba bersih, total liabilitas CLEO pada akhir Desember 2022 juga mengalami peningkatan hingga 46,67% menjadi Rp508,37 miliar. Hal ini disebabkan oleh lonjakan utang bank sebesar 99 persen menjadi Rp306 miliar yang diperoleh oleh CLEO sebagai modal kerja dan investasi pada 2022.

Selain itu, kenaikan utang usaha dan utang lain-lain juga turut berkontribusi pada kenaikan total liabilitas CLEO di akhir 2022 yang mencapai Rp1,18 triliun atau naik 18% dibanding posisi akhir Desember 2021 yang senilai Rp1 triliun.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi, CLEO memperoleh pinjaman baru di tahun 2022 dan berdampak pada peningkatan total liabilitas. Meski begitu, perusahaan diharapkan dapat mengelola utang dengan baik agar tetap dapat mempertahankan kinerja keuangan yang positif di masa yang akan datang dan investor bisa meninjau kembali terkait analisis saham CLEO ini.

Komponen Laba Q1 20232022202120202019
Penjualan bersih 350,54 miliar1,35 triliun1,10 triliun972,63 miliar1,08 triliun
Beban pokok penjualan 209,30 miliar843,49 miliar647,89 miliar562,23 miliar692,21 miliar
Laba kotor 141,24 miliar515,21 miliar455,62 miliar410,39 miliar396,46 miliar
Laba Bersih 60,58 miliar195,59 miliar180,71 miliar132,77 miliar130,75 miliar
Aset 1,78 triliun1,69 triliun1,34 triliun1,31 triliun1,24 triliun
Liabilitas542,12 miliar508,37 miliar346,60 miliar416,19 miliar478,84 miliar
Ekuitas1,24 triliun1,18 triliun1,00 triliun894,74 miliar766,29 miliar

Riwayat Kinerja

Kinerja unggul CLEO sudah relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir. Berikut ini rata-rata pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/ CAGR) sejumlah komponen kinerja CLEO periode 2020 hingga 2022:

Komponen CAGR 2020-2022
Penjualan bersih 7.67%
Laba Kotor14.4%
Laba Bersih 8.24%

Track Record Pembagian Dividen

Semenjak menjadi perusahaan publik pada 2017, CLEO baru membagikan dividen bagi para pemegang saham pada 2021. Berikut riwayat pembagian dividen saham CLEO.

Tanggal Ex-DividenDividenJenisImbal Hasil
12/06/20231,65Tahunan0,29%
10/06/20221Final0,74%
03/12/20212,5Interim1,11%
31/05/20212,5Tahunan0,56%

Dilansir dari Kontan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) setuju membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2022 sebesar Rp19,73 miliar atau setara Rp1,65 per saham. Hal ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Mei 2023.

Sebagai informasi, CLEO mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,35 triliun sepanjang 2022, atau naik 23,12% dibandingkan tahun sebelumnya di 2021 sebesar Rp1,10 triliun.

Sejalan kenaikan pendapatan, laba tahun berjalan CLEO naik 8,24% dari Rp 180,71 miliar pada 2021 menjadi Rp 195,59 miliar pada 2022.

Adapun, dari total laba bersih, manajemen CLEO sepakat membagikan dividen sebesar Rp 1,65 per saham atau total Rp19,73 miliar kepada 11,95 miliar pemegang saham CLEO.  Jumlah tersebut telah dikurangi dengan jumlah saham treasury CLEO sebesar 40,01 juta saham.

Prospek Bisnis CLEO

Tanobel atau Sariguna Primatirta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor air minuman dalam kemasan. Perusahaan cukup optimis bisnis di 2023 bakal lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dilansir dari CNBC Indonesia, kompetisi di industri AMDK yang masih terfragmentasi dan kompetitif tentu menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi CLEO. Apalagi, industri juga sedang dalam proses pemulihan pasca-pandemi.

Di hadapan Cleo, ada sejumlah pemain-pemain dengan pangsa pasar yang lebih besar. Sebut saja, mengutip data dalam publikasi CLSA, Aqua milik Danone memimpin pasar dengan pangsa pasar hingga 27 persen.

Belum lagi, melihat Le Mineral milik emiten consumer PT Mayora Indah Tbk (MYOR) yang kian meningkatkan pangsa pasar menjadi 11% atau naik hampir 10 persen dari posisi 7 tahun lalu.

CLEO sendiri dalam posisi yang baik, 5 besar, dengan pangsa pasar saat ini 5%.

Di tengah kompetisi itu, faktor musiman macam bulan puasa dan lebaran 2023 sebentar lagi dan tahun politik 2024 yang diproyeksi mengerek konsumsi masyarakat bisa menjadi peluang pertumbuhan yang besar untuk CLEO ke depan.

Optimisme perusahaan yang ditegaskan dengan terus melakukan ekspansi memperlihatkan manajemen serius mengembangkan bisnis meski di tengah pandemi. Belum lagi, air minum merupakan kebutuhan dasar manusia pada saat apapun. Hal ini akan mendorong pertumbuhan kinerja CLEO di masa depan.

Saat ini manajemen memiliki target yang optimistis dan juga ekspansi distribusi keluar Jawa dan inovasi produk yang terus dilakukan. Namun, merekap sedikit, kinerja dan prospek yang cerah tentu perlu diimbangi dengan menilik valuasi harga saham saat ini yang sudah mahal. Karenanya, investor sebaiknya menunggu valuasi CLEO ketika sudah berada di bawah harga wajarnya.

Harga Saham

PER dan PBV CLEO saat ini masih tergolong mahal. Berdasarkan data RTI, PER dan PBV CLEO per Jumat (12 Maret 2020) ada di level 23,37 kali dan 4,55 kali. Saham ini terbilang cukup mahal untuk emiten minuman yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Sebagai pembanding, PER dan PBV saham ADES ada di level 12,13 kali dan 3,05 kali. Meskipun demikian, jika menilik kinerja keuangannya secara umum serta prospek bisnisnya yang masih terbuka, saham CLEO layak dipertimbangkan untuk dibeli.

Nah, kamu bisa membelinya dengan mudah, kapan dan di mana saja lewat aplikasi Ajaib! Dengan Ajaib, kamu bisa bertransaksi saham dengan modal mulai dari Rp10 ribu. Jadi, gak ada alasan lagi malas berinvestasi karena modal tinggi ya!

Ajaib Hadirkan Berbagai Fitur Baru dan Menarik untuk Jadi Investor Handal

Ajaib akan membantu kamu jadi investor handal dengan menghadirkan berbagai fitur menarik yang cocok digunakan untuk investor pemula maupun profesional. Semua fitur ini akan memberikan pengalaman investasi yang lebih baik, cepat, dan handal.

Semua fitur ini dapat kamu simak di website Ajaib dan semua akun media sosial Ajaib Sekuritas. Yuk, langsung coba fitur menarik dari Ajaib sekarang juga! Jangan lupa untuk membagikan pengalaman investasi kamu bersama Ajaib di Social media dan tag @ajaib_investasi untuk mendapatkan hadiah.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait