Investasi

Perusahaan Manufaktur Terbesar di Indonesia, Ini Daftarnya

perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia

Ajaib.co.id – Mengingat perusahaan manufaktur di Indonesia sedang banyak diperhatikan oleh pasar, sebagai investor kamu perlu tahu perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia agar kamu bisa menanamkan modal di dalamnya. Apa saja daftarnya? Simak ulasan beirkut ini.

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang memiliki proses produksi berupa pengolahan bahan baku atau bahan mentah menjadi produk jadi. Di Indonesia, perusahaan manufaktur dapat menyerap banyak tenaga kerja karena memang perusahaan manufaktur membutuhkan tenaga operasional yang banyak.

Saat ini,  industri manufaktur di Indonesia juga mulai menggeser peran commodity based menjadi manufacture based, sehingga industri non migas juga bisa berkembang optimal. Bukan hanya skala nasional, sektor manufaktur di Indonesia sekarang ini berada di posisi teratas di ASEAN jika melihat dari Manufacturing Value Added (MVA) yang saat ini sebesar 4,5%.

Bahkan, sekarang ini manufaktur di Indonesia juga menempatkan diri di peringkat ke-9 di seluruh dunia. Tentu ini kabar baik untuk perekonomian Indonesia. Pasalnya, menurut Kementerian Perindustrian, beberapa sektor manufaktur bahkan mencatatkan kerja yang lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Kini Indonesia menjadi salah satu negara terkuat di dalam industri ini. Bagi kamu yang ingin menanam saham di perusahaan manufaktur di Indonesia, kamu harus tahu daftar perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia, ini tiga teratasnya jika dilihat berdasarkan asetnya.

3 Perusahaan Manufaktur Terbesar di Indonesia Berdasarkan Asetnya

PT Astra International Tbk (ASII)

Perusahaan Manufaktur terbesar di Indonesia dipegang oleh PT Astra International Tbk (ASII) jika dilihat dari nilai asetnya yang mencapai Rp366,74 triliun. Astra International sendiri berada di sektor aneka industri dan sub sektor otomotif dan komponen

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Indofood Sukses Makmur adalah perusahaan manufaktur yang berada di sektor consumer good industry (industri barang konsumsi) dan berada di sub sektor food and beverages (makanan dan minuman).

Tercatat, nilai aset Indofood Sukses Makmur (INDF) jadi perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia ke-2 dengan nilai aset Rp102,66 triliun. Sedangkan, perusahaan saudaranya, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) memiliki nilai aset Rp42,1 triliun.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

perusahaan manufaktur di sektor industri dasar dan kimia juga tidak kalah baiknya dengan sektor manufaktur lainnya. Hal ini dibuktikan dengan PT Semen Indonesia yang memiliki aset tertinggi ke-3 dengan nilai mencapai Rp79,28 triliun. Sesuai namanya, PT Semen Indonesia berada di sub sektor semen.

Itulah tiga perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia jika dilihat berdasarkan asetnya. Namun, jika kamu ingin berinvestasi, kamu juga tidak boleh meremehkan perusahaan-perusahaan manufaktur lainnya yang terdaftar di BEI. Untuk kamu yang ingin tahu daftarnya, ini beberapa diantaranya:

Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Sektor Industri Dasar dan Kimia

Sub Sektor Semen

  • PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
  • PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR)
  • PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
  • PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
  • PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
  • PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)

Sub Sektor Keramik Porselin dan Kaca

  • PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG)
  • PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA)
  • PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK)
  • PT Inti Keramik Alam Industri Tbk (KIAS)
  • PT Surya Toto Indoensia (TOTO)

Sub Sektor Logam dan Sejenisnya

  • PT Alaskan Industrindo Tbk (ALKA)
  • PT Alumindo Light Metal Industry Tb (ALMI)
  • PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
  • PT Beton Jaya Manunggal Tbk (BTON)
  • PT Citra Turbindo Tbk (CTBN)

Sub Sektor Kimia

  • PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII)
  • PT Barito Pasific Tbk (BRPT)
  • PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI)
  • PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS)
  • PT Ekadharma International Tb (EKAD)
  • PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)

Sub Sektor Plastik dan Kemasan

  • PT Alam Karya Unggul Tbk (AKKU)
  • PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)
  • PT Asiaplast Industries Tbk (APLI)
  • PT Berlina Tbk (BRNA)
  • PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP)
  • PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI)
  • PT Champion Pasific Indonesia Tbk (IGAR)
  • PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)

Sub Sektor Pakan Ternak

  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
  • PT Siearad Produce Tbk (SIPD)

Sub Sektor Kayu dan Pengolahannya

  • PT Indonesia Fireboard Industry Tbk (IFII)
  • PT Singaraja Putra Tbk (SINI)
  • PT SLJ Global Tbk (SULI)
  • PT Trita Mahakam Resources Tbk (TIRT)

Sub Sektor Pulp dan Kertas

  • PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
  • PT Fajar Surya Wisesa Tb (FASW)
  • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
  • PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU)
  • PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
  • PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI)
  • PT Suparma Tbk (SPMA)
  • PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT)
  • PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Sektor Aneka Industri

Sub Sektor Mesin dan Alat Berat

  • PT Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk (AMIN)
  • PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)
  • PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI)
  • PT Steadfast Marine Tbk (KPAL)
  • PT Grand Kartech Tbk (KRAH)

Sub Sektor Otomotif dan Komponen

  • PT Astra International Tbk (ASII)
  • PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)
  • PT Garuda Metallindo Tbk ( BOLT)
  • PT Indo Kordsa Tbk (BRAM)
  • PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR)

Sub Sektor Tekstil dan Garment

  • PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG)
  • PT Argo Pantes Tbk (ARGO)
  • PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL)
  • PT Century Textile Industry Tbk (CNTB)
  • PT Eratex Djaya Tbk (ERTX)
  • PT Ever Shine Tbk (ESTI)
  • PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX)
  • PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)
  • PT Pan Brothers Tbk (PBRX)
  • PT Golden Flower Tbk (POLU)
  • PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY)
  • PT Sri Rejeki Isman Tb (SRIL)
  • PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM)

Sub Sektor Alas Kaki

  • PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
  • PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA)

Sub Sektor Elektronika

  • PT Sky Energi Indoensia Tbk (JSKY)
  • PT Sat Nusa Persada Tbk (PTSN)
  • PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS)

Sub Sektor Kabel

  • PT Communication Cable System Indonesia Tbk (CCSI)
  • PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI)
  • PT Jembo Cable Company Tbk (JECC)
  • PT KMI Wire And Cable Tbk (KBLI)
  • PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM)
  • PT Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO)
  • PT Voksel Electric Tbk (VOKS)

Sektor Industri Barang Konsumsi

Sub Sektor Industri Makanan dan Minuman

  • PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, PT (AISA)
  • PT Tri Banyan Tirta Tbk, PT (ALTO)
  • PT Campina Ice Ccream Industry Tbk, PT (CAMP)
  • PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk, PT (CEKA)
  • PT Sariguna Primatirta Tbk, PT (CLEO)
  • PT Wahana Interfood Nusantara Tbk, PT (COCO)
  • PT Delta Djakarta Tbk (DLTA)
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT(ICBP)
  • PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN)
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT (INDF)
  • PT Mulia Boga Raya Tbk, PT ( KEJU)
  • PT Multi Bintang Indonesia Tbk, PT (MLI)
  • PT Mayora Indah TBK, PT (MYOR)
  • PT Nippon Indosari Corporindo Tbk, PT (ROTI)

Sub Sektor Rokok

  • PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
  • PT Handjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)
  • PT Indonesia Tobacco Tbk (ITIC)
  • PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA)
  • PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)

Sub Sektor Farmasi

  • PT Darya Variao Laboratoria Tbk (DVLA)
  • PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF)
  • PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF)
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
  • PT Merck Indonesia Tbk (MERK)

Sub Sektor Kosmetik dan Barang Keperluan Rumah Tangga

  • PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
  • PT Kino Indonesia Tbk (KINO)
  • PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS)
  • PT Martina Berto Tbk (MBTO)
  • PT Mustika Ratu Tbk (MRAT)
  • PT Mandom Indonesia Tbk (TCID)
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Sub Sektor Peralatan Rumah Tangga

  • PT Chitose International Tbk(CNIT)
  • PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI)
  • PT Langgeng Makmur Industry Tbk (LMPI)
  • PT Integra Indocabinet Tbk(WOOD)

Itulah daftar perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia berdasarkan asetnya. Jika melihat kinerja perusahaan manufaktur, sepertinya industri ini memang cukup potensial untuk menghasilkan keuntungan dalam investasi saham. Apakah kamu tertarik mencobanya?

Artikel Terkait