Ekonomi

Peran Pelaku Ekonomi Rumah Tangga Konsumen

Ajaib.co.id – Apa yang terlintas di benak kamu bila mendengar kata ‘rumah tangga konsumen’ dari sisi ekonomi? Pihak yang membelanjakan pendapatan? Pihak yang hanya berperan mengonsumsi sesuatu atau bahkan berperilaku konsumtif? Well, ada benarnya bila kamu beranggapan seperti demikian. Namun, sebagai salah satu pelaku ekonomi, peran rumah tangga konsumen tak melulu terkait konsumsi, lho!

Pelaku ekonomi merupakan individu, kelompok, institusi, atau lembaga yang terlibat dalam kegiatan ekonomi. Kegiatan tersebut mencakup produksi, distribusi, dan konsumsi. Ada beberapa pelaku ekonomi, misalnya rumah tangga konsumen. 

Rumah tangga konsumen sering disebut juga rumah tangga keluarga atau cukup disingkat RTK. Secara sederhana, rumah tangga konsumen dapat didefinisikan sebagai kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kelompok masyarakat ini memanfaatkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jadi, dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga konsumen memang berperan sebagai konsumen pada barang atau produk maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pada praktiknya, peran pelaku ekonomi rumah tangga konsumen sebagai konsumen dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro dan mikro. Saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, misalnya, memaksa banyak orang untuk tetap tinggal di rumah. Makin banyaknya orang yang tetap tinggal di rumah berdampak pada perubahan perilaku konsumen. Dalam konteks ini adalah pola belanja rumah tangga. 

iPrice merangkum habit belanja online orang Indonesia memanfaatkan data impression dari Google Analytics selama periode 1-29 Februari dan 1-29 Maret 2020. Riset ini dilakukan dengan melacak minat belanja online orang Indonesia terhadap sejumlah produk selama masa pandemi COVID-19.

Ada sejumlah data menarik dari riset tersebut, misalnya hand sanitizer atau pembersih tangan menjadi produk dengan daya minat belanja tertinggi, yaitu 5.585% diikuti vitamin C dengan peningkatan minat belanja hingga 1.986%. Produk-produk makanan, minuman, dan untuk keperluan hobi outdoor serta indoor, seperti sepeda dan video game juga menunjukkan peningkatan yang relatif tinggi.

Tren bekerja dari rumah (work from home/WFH) juga ikut mempengaruhi tren minat belanja online orang Indonesia. Tingginya intensitas meeting online dan video conference tercermin dari meningkatnya minat belanja webcam hingga 1.572%.

Selain berperan sebagai konsumen, rumah tangga konsumen juga berperan sebagai penyedia faktor produksi. Faktor produksi merupakan sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang dan jasa. Peran rumah tangga konsumen sebagai penyedia faktor produksi berupa tenaga kerja, tanah atau lahan, modal serta pengusaha (wirausaha). 

Satu lagi wujud peran rumah tangga konsumen sebagai penyedia faktor produksi adalah bahan baku. Peran sebagai penyedia bahan baku, contohnya adalah rumah tangga yang memiliki lahan pohon mahoni atau jati.

Kemudian, kayu tersebut dijual pada perusahaan mebel agar diolah menjadi perabotan rumah tangga. Singkatnya, rumah tangga konsumen juga dapat berperan sebagai pemasok faktor produksi kepada rumah tangga perusahaan untuk melakukan proses produksi.

Guna memanfaatkan faktor-faktor produksi, perusahaan memberikan balas jasa kepada penyedianya, yakni rumah tangga. Tenaga kerja, contohnya, menerima upah atau gaji, pemilik modal mendapatkan bunga, pemilik tanah memperoleh sewa, sedangkan pemilik keahlian memperoleh laba atau keuntungan.

Dengan kata lain, pendapatan rumah tangga konsumen bisa berupa sewa (rent), upah (wage), bunga (interest), dan laba atau keuntungan (profit). Kemudian, pendapatan yang diperoleh rumah tangga konsumen digunakan untuk mengonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan.

Balas jasa perusahaan kepada penyedia faktor produksi pun tak terlepas dari kondisi ekonomi makro dan mikro. Tidak sedikit perusahaan, misalnya, yang melakukan penyesuaian terhadap struktur gaji tenaga kerjanya di masa pandemi COVID-19. 

Tekanan di industri penerbangan, contoh lebih spesifiknya, memaksa tiga maskapai penerbangan sudah mengambil langkah berani dengan memangkas gaji eksekutif dan staf guna bertahan dari dampak pandemi COVID-19 yang menghantam semua sendi-sendi perekonomian global.

Ketiga maskapai yang dimaksud adalah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), AirAsia Group, dan Malindo (perusahaan patungan Lion Air Group dan Malaysia National Aerospace and Defence Industries). Pemotongan gaji ini dilakukan mulai dari level direksi dan komisaris hingga ke staf perusahaan dengan besar pemotongan 10%-50%.

Beberapa perusahaan juga menyesuaikan gaji pekerjanya dalam bentuk lain, seperti menunda pencairan gaji, penghapusan berbagai tunjangan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).

Berdasarkan gambaran di atas, maka terjadi interaksi antara rumah tangga keluarga dan rumah tangga perusahaan. Interaksi ini menyebabkan terjadinya aliran arus uang dan barang atau jasa. 

Tapi, hasil produksi dan jasa tersebut tidak selalu bisa langsung sampai ke tangan konsumen tanpa perpanjangan tangan pihak lain, seperti pemerintah. Pemerintah di sini mencakup semua lembaga, institusi, atau badan pemerintahan yang memiliki wewenang dan tugas mengatur kegiatan ekonomi. 

Jadi, selain berinteraksi dengan produsen, rumah tangga konsumen juga memiliki interaksi dengan pemerintah. Bentuk interaksi itu, misalnya, saat membeli barang maupun jasa, maka rumah tangga konsumen harus membayar pajak. Pajak yang ditetapkan oleh pemerintah bersifat wajib dan harus dibayarkan oleh setiap rumah tangga keluarga. Fungsi dari pembayaran pajak ini untuk membiayai berbagai kepentingan publik.

Sebenarnya, masih terdapat satu pelaku ekonomi lainnya, yakni masyarakat luar negeri. Suatu negara belum tentu dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Sebagian kebutuhan suatu negara dapat terpenuhi dengan melibatkan bantuan dari negara lain. Negara lain bisa bertindak sebagai produsen, konsumen, ahli, investor dan lain-lain.

Rumah tangga konsumen pun memiliki interaksi dengan masyarakat luar negeri, baik sebagai konsumen maupun penyedia faktor produksi.

Sumber: Belanja Rumah Tangga Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Pelaku Ekonomi, Siapa Saja Pelaku Ekonomi? Dan Apa Peran Penting Mereka?, dan Siapa Saja Pelaku Kegiatan Ekonomi?, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait