Panduan Cara Menghitung Investasi Reksa Dana Secara Manual

Panduan Cara Menghitung Investasi Reksa Dana Secara Manual
Panduan Cara Menghitung Investasi Reksa Dana Secara Manual

Investor reksa dana sangat dimudahkan dengan adanya manajer investasi yang mengurus semua halnya. Mulai dari pengelolaan dana investasi sampai perhitungan keuntungan dilakukan oleh manajer investasi. Ibaratnya, investor cukup terima hasilnya berupa transferan ke rekening atas reksa dana yang sudah dibeli. 

Perhitungan keuntungan investasi reksa dana kini juga bisa dilakukan dengan bantuan berbagai aplikasi dan situs yang beredar di internet. Namun sebaiknya kamu juga harus menguasai cara menghitung keuntungan investasi secara manual. Memahami sistem perhitungan manual membantumu merencanakan investasimu secara pribadi. Hasil perhitungan sendiri, jika dilakukan dengan benar, tentunya lebih bisa dipercaya daripada perhitungan orang lain. 

3 Macam Investasi Reksa Dana

Ketika kamu ingin memulai investasi reksadana, setidaknya ada 3 macam transaksi yang bisa kamu lakukan, transaksi membeli reksadana (subscription), transaksi penjualan (redemption), dan transaksi pengalihan (switching).

Meski begitu, untuk menghitung transaksi reksa dana seperti unit yang diperoleh dan besarnya keuntungan atau kerugian, masih banyak investor yang belum memahaminya. Di bawah ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai rumus perhitungan nilai investasi dan imbal hasil reksa dana dengan mudah.

Rumus Menghitung Keuntungan Investasi Reksa Dana

Berikut adalah rumus yang bisa dipakai untuk menghitung untung investasi reksa dana.

(jumlah unit x harga terkini reksa dana) – modal investasi

Apabila hasil perhitungan ini minus berarti rugi, jika sebaliknya berarti untung.

Dengan studi kasus di atas maka perhitungannya sebagai berikut:

= (1.600 x Rp645,7 ) – Rp1.000.000

= Rp 1.033.120 – Rp 1.000.000

= Rp 33.120

Dari perhitungan ini maka diketahui jika Tara mendapatkan hasil investasi sebesar Rp 33.120 dalam satu bulan. 

Keuntungannya bisa bertambah apabila investasi dilakukan secara berkala dalam kurun waktu yang panjang. Misalnya ingin menjual kembali reksa dana tersebut 2 tahun setelahnya maka nilai NAB dihitung rata-rata untuk memperkirakan keuntungannya.

Cara Menghitung Keuntungan Investasi Reksa Dana

Kalau kamu tertarik belajar cara menghitung keuntunganmu secara manual maka bisa melihat contoh kasus berikut ini. 

Tara berinvetasi sebesar Rp1 juta pada tanggal 10 Oktober kepada reksa dana dari PT Usaha Persada. Saat pembelian tersebut, harga Unit Penyertaan (UP) reksa dana perusahaan tersebut sebesar Rp625. Dengan demikian, saat berinvestasi Tara mendapatkan UP sebanyak 1.600 dari jumlah dana dibagi harga UP. Sementara itu, harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit pada tanggal tersebut adalah Rp645,7.

Jenis Investasi Reksa Dana

#1 Reksadana Saham

Ini adalah jenis reksadana yang bisa memberikan return atau keuntungan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis investasi reksa dana lainnya. Namun, perlu diperhatikan, invesatasi dengan return tinggi, biasanya juga memiliki risiko paling besar. Di mana, dalam reksa dana jenis ini, ‘agen penjual’ atau manajer investasi akan menempatkan dana kamu ke instrument saham dengan tujuan memberikan tingkat keuntungan yang menarik dalam jangka waktu panjang dengan cara mengkapitalisasi pasar modal Indonesia.

Lalu kenapa jenis ini memiliki risiko tinggi? Halini karena jenis ini memiliki fluktuasi harga saham yang tajam. Jadi, jika kamu tertarik untuk memulainya, pastikan kamu melakukan investasi ini dengan jangka wakru di atas 5 tahun.

#2 Reksadana Campuran

Jenis reksa dana ini menawarkan kombinasi investasi dalam beberapa instrumen dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dalam jangka panjang melalui investasi saham, obligasi, dan pasar uang. Namun, keuntungan investasi ini tidak setinggi Reksadana Saham. Di mana, jenis investasi ini memiliki risiko lebih rendah dibandingkan Reksadana Saham. Jika kamu tertarik melakukan investasi jenis ini, kamu bisa melakukan komposisi portfolio secara lebih fleksibel. Biasanya, Manajer Investasi akan mengatur instrumennya dengan berbagai instrumen.

#3 Reksadana Pendapatan Tetap

Berbeda dengan jenis investasi reksa dana lainnya, jenis investasi ini merupakan jenis investasi yang memberikan suatu tingkat pengembalian yang menarik dengan penekanan pada stabilitas modal. Kinerja investasi ini biasanya didorong oleh perubahan suku bunga acuan dari Bank Indonesia. Di mana, penurunan suku bunga BI akan mendorong kenaikkan harga obligasi, yang merupakan instrumen penempatan dana Reksadana. Seperti yang kamu ketahui, naiknya harga obligasi meningkatkan nilai Reksadana Pendapatan Tetap. Nah, jenis ini memiliki risiko di bawah Reksadana Campuran. Jadi, buat kamu yang baru belajar investasi, jenis reksa dana ini menjadi salah satu investasi pilihan buat kamu.

#4 Reksadana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang merupakan instrumen investasi paling aman, karena memiliki risiko paling kecil. Di mana, reksa dana ini memiliki tujuan untuk memberikan keuntungan yang menarik melalui investasi pada instrument pasar uang serta menurunkan tingkat risiko melalui diversifikasi penempatan instrumen yang dipilih secara selektif. Bukan hanya itu, investasi ini juga memiliki tujuan untuk meningkatkan likuiditas demi memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang singkat.

Jadi, buat kamu para investor pemula, sebelum kamu memulai investasi, perhatikan terlebih dulu jenis investasi reksa danamu dengan baik, dan mulailah menghitung keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan memulai investasi ini.

Kelebihan Investasi Bersama Ajaib

Kamu bisa mulai berinvestasi reksa dana saham maupun pasar uang lewat Ajaib yang menyediakan berbagai fitur unggulan. Pilihan investasimu juga bisa disesuaikan dengan selera dan modal yang kamu miliki. Untuk setiap menu investasi disediakan data lengkap mengenai nilai atau harga NAB dan detail investasi lainnya. Misalnya kamu memilih reksa dana perusahaan BUMN terbaik maka akan diberikan data perkiraan keuntungan dari aspek ekuitas, fixed income, dan cash and money market. 

Nah, bagi kamu yang masih bingung, kamu bisa dapat dengan mudah menemukan informasi berupa jumlah dana kelolaan perusahaan tersebut, tipe reksa dana yang ditawarkan, serta level risiko. Ajaib sebagai platform reksadana online juga memberikan data mengenai manajer investasi dan bank kustodia yang terlibat dalam pilihan investasimu.

Dengan demikian, investasi dijalankan secara transparan sehingga keuntungannya juga bisa diperhitungan secara jelas. Kelebihan lain dari investasi di Ajaib adalah tidak ada biaya setor maupun tarik sehingga dana yang kamu terima utuh. Jadi, sudah siap untuk membeli reksa dana saham secara online melalui Ajaib untuk mendapat return sesuai keinginan?

Bacaan menarik lainnya:

Darmaji, Tjiptono dan Hendy M. Fakhruddin. (2011). Pasar Modal Di Indonesia. Jakarta : Salemba Empat.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait