Pahami Peraturan Pajak Terbaru Supaya Taat Pajak!

aturan pajak terbaru
aturan pajak terbaru

Peraturan pajak terbaru selalu muncul setiap tahunnya guna membantu mempermudah masyarakat Indonesia untuk membayar SPT atau pajak lainnya. Tata cara aturan pajak tentunya diatur dan dijalankan oleh pihak-pihak terkait, contohnya direktorat jenderal pajak.

Salah satu kendala yang sering terjadi dalam memahami peraturan pajak terbaru adalah komunikasi. Bahasa yang disuguhkan dalam pajak haruslah mudah dimengerti oleh orang banyak, apalagi masyarakat Indonesia yang baru pertama kali mengurus SPT tahunan.

Nah, jika kamu merupakan salah satu yang masih belum memahami peraturan pajak terbaru, berikut beberapa di antaranya.

Keberadaan e-billing dan Bebas PPh Final

Peraturan pajak terbaru nomor satu adalah dirilisnya e-billing versi 2.0. Bagi yang belum tahu, e-billing adalah aplikasi yang dibuat oleh Dirjen Pajak, yang akan mempermudah wajib pajak membuat kode billing karena data pembayaran massal dapat diunggah langsung sekaligus ke aplikasi.

Selain itu, peraturan pajak terbaru juga berpengaruh kepada PPh, salah satu yang digarisbawahi adalah penurunan persen PPh dari 5% ke 2.5%.

Satu hal yang mesti dicatat adalah penuruna persen ini dikecualikan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang penghasilannya di bawah PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak. Sementara untuk properti, di angka kurang dari Rp 60 juta.

Tak Perlu Surat Setoran Pajak atau SSP

Nomor dua adalah ditiadakannya Surat Setoran Pajak. Aturan ini memudahkan beban administarsi pajak mengenai SPT dengan e-filling sehingga memudahkan akses memenuhi SPT tahunan.

Selama NTPN kamu dicantumkan, kamu bisa mendapatkan keuntungan ini.

Bukti Pemotongan Elektronik

Peraturan terbaru yang ketiga adalah Bukti Pemotongan Elektronik atau aplikasi e-Bupot. Keberadaan aplikasi ini berguna untuk mempermudah kepada para Wajib Pajak agar dapat membuat bukti pemotongan kapanpun dan dimanapun. Selain itu, kemudahan Bukti Pemotongan Elektronik juga bisa mempermudah penyampain SPT secara e-filling.

Aplikasi e-Bupot yang canggih dapat langsung membuat bukti pemotongan. Sehingga Wajib Pajak tidak perlu melampirkan dokumen SPT, melainkan tinggal memasukan nomor dokumen yang telah divalidasi oleh sistem.

Tiga peraturan pajak terbaru ini seharusnya mudah dipahami bagi kamu para Wajib Pajak Baru ketika nanti melakukan SPT baik pribadi maupun perusahaan. Dengan memahami peraturan pajak terbaru, kamu bukan hanya mempermudah pekerjaan karyawan pajak, namun juga mempermudah kamu sendiri, karena proses pembayaran pajak akan lebih mudah, yang bisa berpengaruh tingkat melek pajak yang signifikan.

Peraturan pajak terbaru juga menjadi bukti bahwa Dirjen Pajak berupaya sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan maksimal kepada Wajib Pajak. Sehingga, seperti yang telah disinggung, bisa memberikan edukasi bahwa pajak akan sangat berpengaruh kepada kehidupan sehari-hari seluruh warga negara Indonesia.

Nah, kalau kamu sendiri sudah membayar pajak belum, nih? Jangan sampai kamu tidak membayar pajak ya karena bisa sangat merugikan negara loh!

Bacaan menarik lainnya:

Nasucha, Chaizi. 2004, Reformasi Administrasi Publik. PT Grasindo: Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait