Saham

Apa Itu Agio Saham? Ini Manfaat dan Ilustrasinya

agio saham adalah

Agio saham adalah istilah yang jarang digunakan. Nyatanya, ketika kamu ingin mempelajari dunia saham lebih dalam, keberadaan agio saham adalah penting untuk analisis keuangan sebuah perusahaan. Oleh karena itu, yuk cari tahu mengenai Agio saham ini.

Tidak bisa dipungkiri, di dalam dunia saham, memang banyak istilah-istilah yang sulit dimengerti. Bahkan, beberapa masih saja terasa asing walaupun kamu sudah pernah menjumpai istilah tersebut sebelumnya. Salah satu istilah yang jarang orang tahu itu adalah agio.

Asal Usul Agio Saham

Kata agio memang begitu jarang digunakan di dalam industri keuangan AS. Seringnya istilah agio ini digunakan di negara-negara Eropa. Jika dilihat dari utilitasnya, kata agio ini digunakan untuk menunjukkan adanya perbedaan antara harga nominal dua mata uang di dalam negara yang sama.

Misalnya saja, jika kamu sadari, mata uang tertentu mendapat nilai lebih tinggi di dalam kondisi tertentu, misalnya di bandara. Hal itu bukan tanpa sebab, karena memang bandara adalah tempat di mana lalu lintas mata uang terbilang tinggi.

Seiring perkembangannya, agio juga dirujuk dalam konteks investasi saham dan obligasi. Ketika dipakai di saham, agio saham adalah ketika modal disetor yang diterima bank dalam penerbitan saham memiliki selisih. Selisih ini biasanya terjadi karena harga pasar saham lebih tinggi bila dibandingkan harga nominal setoran modal.

Agio saham adalah penting untuk diketahui agar kamu bisa melakukan analisis saham. Nantinya, jika kamu melihat sebuah laporan keuangan dari perseroan terbatas ataupun perusahaan terbuka, kamu akan bisa memutuskan strategi investasi yang akan digunakan.

Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin menjadi investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), kamu harus memperdalaman wawasan kamu mengenai berbagai istilah saham atau dalam hal ini adalah agio saham.

Apa itu Agio Saham?

Agio saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham atau investor di atas nilai nominalnya. Sederhannya, agio saham adalah modal yang dikontribusikan melebihi nilai nominal seharusnya.

Biasanya, agio saham terjadi ketika investor membeli saham yang baru diterbitkan langsung dari perusahaan selama IPO (Initial Public Offering) atau tahap penawaran umum saham perdana.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2010, agio saham tidak termasuk dalam objek pajak, sehingga keuntungan yang didapat tidak akan dikenakan biaya pajak. Meskipun begitu, nilai agio tidak begitu populer di lantai bursa saham. Hal ini karena nilai agio masih berkaitan dengan kesepakatan antar pendiri perusahaan. Itulah alasan kenapa istilah ini hanya terdengar ketika terdapat emiten yang baru listing di lantai bursa.

Jenis-Jenis Agio Saham

Terdapat dua jenis agio saham, yaitu agio biasa dan treasury. Apa perbedaan antara kedua jenis tersebut? Simak penjelasannya di uraian berikut ini.

1. Agio Biasa

Jenis agio ini merupakan saham agio yang memiliki selisih dengan harga jual. Misalnya, harga nominal saham per lembar adalah Rp5.000 per lembar. Kemudian, ketika dijual harganya menjadi Rp8.000 per lembar. Dalam kasus ini, terdapat selisih atau nilai agio saham sebesar Rp3.000.

2. Agio Treasury

Jenis agio treasury atau buyback stock terjadi ketika perusahaan menarik kembali saham yang sudah terjual. Bila setelah dijual kembali saham tersebut memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan nominalnya, maka nilai tersebut disebut dengan agio treasury.

Manfaat Agio Saham

Bagi perusahaan, agio saham memberikan beberapa keuntungan tertentu seperti:

  • Membuat perusahaan tidak perlu menaikkan biaya tetap
  • Tidak perlu melakukan pembayaran dividen kepada investor
  • Kekayaan bersih dapat dijadikan pertahanan perusahaan terhadap potensi kerugian
  • Investor tidak memiliki klaim atas aset perusahaan
  • Dana agio saham bisa digunakan untuk berbagai keperluan perusahaan secara bebas. Misalnya membeli aset, melunasi utang, dan sebagainya.

Agio Saham dan Ilustrasinya

Dari yang telah dijabarkan sebelumnya, bisa ditarik kesimpulan agio saham adalah total laba kekayaan perusahaan berdasarkan penilaian atau penjualan saham di atas nilai nominal. Nilai agio sendiri bisa didapatkan dari selisih harga jual dan beli suatu saham. Sederhananya, agio saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham yang berada di atas nilai nominal itu sendiri.

Mungkin secara definisi, agio saham sulit untuk kamu mengerti. oleh karena itu, redaksi Ajaib mencoba memberikan ilustrasi agio saham agar kamu bisa lebih memahaminya. Ilustrasi agio saham adalah sebagai berikut.

Di satu situasi, ada lima orang yang berinvestasi agio saham, sebut nama mereka adalah Paul, Fika, Cipto, Marwan, dan Rosa. Kelimanya merencanakan untuk membentuk perusahaan bermodal dasar Rp100 miliar. Mereka juga menyetorkan modal masing-masing Rp5 miliar. Jika ditotalkan, modal yang sekarang terkumpul adalah Rp25 miliar.

Setelah diskusi, akhirnya kelima orang tersebut mencapai mufakat bahwa nilai saham dari perusahaan mereka itu memiliki nominal Rp1.000 per lembarnya. Jika dihitung-hitung, maka setiap individu mendapatkan 5 juta lembar saham mengingat harganya Rp1.000 per lembar.

Ketika perusahaan mulai beroperasi. Kita akan dapat melihat struktur permodalan serta persentase kepemilikan dan saham beredar. Karena 25 juta lembar saham sudah dibagi ke Paul, Fika, Cipto, Marwan, dan Rosa, maka saham yang tersisa dan belum keluar ada 75 juta lembar. Karena hal tersebut, nantinya bagian ekuitas pada neraca perusahaan akan muncul seperti berikut ini:

Ekuitas                                   

  • Modal: Rp25.000.000.000
  • Laba ditahan: 0
  • Agio saham 0
  • Total Ekuitas: Rp25.000.000.000

Pada awal perusahaan terbentuk, ada modal Rp25 miliar. Seiring perkembangan, ternyata perusahaan berhasil mengantungi laba bersih hingga Rp35 miliar dalam tiga tahun. Dari total laba bersih tersebut, belum ada yang dibagi ke pemegang saham. Dari ilustrasi ini, nantinya neraca perusahaannya akan bisa dilihat seperti ini:

Ekuitas                                   

  • Modal: Rp25.000.000.000
  • Laba ditahan: Rp35.000.000.000
  • Agio saham: 0
  • Total Ekuitas: Rp60.000.000.000

Dari data tersebut, bisa dibaca bahwa ekuistas perusahaan telah meningkat menjadi sebesar Rp 60 miliar.

Katakanlah perkembangan perusahaan tersebut menjadi begitu pesat dan melakukan ekspansi usaha. Untuk melancarkan ekspansi tersebut, mereka membutuhkan dana senilai Rp300 miliar. Setelah berdiskusi, pemegang saham lama akhirnya sepakat untuk melepas sisa saham yang jumlahnya ada 75 juta lembar.

Dari berbagai kalkulasi, pemegang saham akhirnya sepakat bahwa sisa saham di portopel akan dijual Rp5 ribu per lembar saham. Jika diasumsikan semua berjalan lancar, maka perusahaan akan mendapatkan dana segar sebesar Rp375 miliar dari hasil IPO.

Sekarang, mari tengok ke belakang sedikit. Awalnya, harga per lembar saham Rp1.000. Lalu, berhasil terjual Rp5.000. Selisih antara dua nominal tersebutlah yang dinamakan agio saham, yakni Rp4.000.

Bisa dibilang, perusahaan akan memperoleh ekuitas tambahan seperti ini:

  • Modal Tambahan: 75 juta lembar saham xRp.1000 = Rp75 miliar
  • Total Modal: modal awal + modal tambahan = Rp25miliar + Rp75miliar = Rp100 miliar
  • Agio saham: 75 juta lembar saham x Rp 4.000 = Rp300 miliar

Neracanya akan menjadi:

Ekuitas                              

  • Modal: Rp100.000.000.000
  • Laba ditahan: Rp35.000.000.000
  • Agio saham: Rp300.000.000.000
  • Total Ekuitas: Rp435.000.000.000

Bedanya Agio dan Disagio Saham

Setelah memahami ilustrasi agio saham, maka kamu juga perlu mengetahui perbedaannya dengan disagio saham. Jika agio saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham, disagio saham adalah selisih kurang antara nilai jual dengan nominalnya.

Misalnya, jika saham dengan harga Rp4.000 tapi terjual seharga Rp2.000, maka ia memiliki nilai disagio sebesar Rp2.000.

Kenapa perusahaan melakukan disagio saham? Biasanya hal ini terjadi ketika keuangan mereka berada di kondisi negatif dan membutuhkan modal untuk melakukan ekspansi.

Alhasil, mau tidak mau mereka harus menjual saham lebih rendah daripada nilai pasar.

Demikianlah pembahasan mengenai agio saham. Dari ilustrasi perusahaan yang akan dibentuk tersebut, redaksi Ajaib mengharapkan kamu bisa lebih memahami mengenai agio saham. Jika kamu ada kebingungan lainnya, kamu bisa mengunjungi situs resmi Ajaib untuk menemukan artikel menarik lainnya mengenai investasi saham ya.

Pastikan juga setelah mengetahui tentang agio saham, kamu juga mulai berinvestasi di Ajaib. Untuk berinvestasi di Ajaib, kamu hanya butuh modal mulai dari Rp100 ribu, dan kamu bisa memilih berbagai emiten saham sesuai dengan yang kamu inginkan. Namun, pastikan juga untuk melakukan analisis saham sebelum kamu memulainya.

Jadi tunggu apalagi? Mulai investasi kamu sekarang juga di Ajaib!

Artikel Terkait