Mengenal Dian Al Mahri, Pengusaha di Balik Masjid Kubah Emas

Mengenal Dian Al Mahri, Pengusaha di Balik Masjid Kubah Emas
Mengenal Dian Al Mahri, Pengusaha di Balik Masjid Kubah Emas

Masjid Dian Al Mahri atau yang lebih dikenal Masjid Kubah Emas ini sempat menghebohkan masyarakat Indonesia saat pembangunannya dulu. Jelas saja karena lima kubah masjid yang dilapisi emas 22 karat. Selain itu masjid yang terletak di kota Depok, Jawa Barat ini memiliki desain yang mewah nan agung. Tak heran selain dijadikan tempat bersembahyang, masjid ini juga menjadi obyek wisata warga Depok dan sekitarnya.

Masjid ini memiliki arsitektur dengan nuansa Timur-Tengah yang indah. Material emas yang digunakan dikabarkan diimpor dari Italia. Langit-langit masjid yang dihiasi gambar awan melambangkan kesejukan dari tempat peribadatan ini.

Walaupun bernama Masjid Dian Al Mahri, masjid ini lebih sering disebut sebagai Masjid Kubah Emas. Lalu, dari mana asal nama Dian Al Mahri? Nama tersebut adalah nama dari seorang pengusaha yang berjasa membiayai pembangunan masjid ini.

Mengenal Dian Al Mahri

Dian Al Mahri lahir pada tahun 1949 dengan nama lengkap Dian Djuriah Rais binti H Muhammad Rais. Dilansir dari Kompas, beliau merupakan pengusaha kilang minyak asal Banten. Ia membeli tanah, yang nantinya menjadi tempat dibangunnya Masjid Kubah Emas, pada tahun 1996 yang lalu. Sayangnya, beliau wafat pada tanggal 29 Maret 2019 karena infeksi paru-paru.

Anak kedelapan Dian, Ratu Ayu Novianti, memberi tahu wartawan cita-cita luhur almarhum ibundanya. Dian ingin mewujudkan keinginannya membangun masjid yang lebih megah dari rumahnya. Cita-cita itu terwujud seiring dibangunnya Masjid Kubah Emas.

Awal Mula Dian Membangun Masjid

Bagaimana almarhumah Dian merintis usahanya sehingga bisa mendirikan masjid megah ini? Dian dikabarkan membeli sebidang tanah di Brunei Darussalam untuk investasi. Tidak disangka tanah yang ia beli ternyata mengandung minyak bumi yang berlimpah. Dian akhirnya merelakan tanah tersebut diambil kandungan minyak buminya.

Kemujuran yang ia dapatkan dianggap sebagai berkat dari Allah SWT oleh Dian. Sebagai rasa bersyukur, Dian mendirikan Masjid Kubah Emas dan memberi derma kepada orang yang membutuhkan. Kebaikannya tidak berhenti di situ saja. Warga sekitar masjid mengatakan jalan di wilayah tersebut juga diperbaiki berkat bantuan Dian.

Dampak Positif Masjid Kubah Emas

Selain menjadi tempat peribadatan, kehadiran masjid ini memberikan dampak positif yang besar bagi warga sekitar. Masjid ini menjadi destinasi wisata favorit banyak orang. Masjid dengan ukuran 45×57 meter tersebut diperkirakan dapat menampung sampai 20.000 orang. Ramainya orang yang beribadah atau sekadar berkunjung menghidupkan kegiatan jual beli di sekitar masjid.

Selain masjid ini, anak-anak Dian mengatakan bahwa ibunda mereka memiliki banyak tanah wakaf. Dian juga telah membangun banyak masjid di mana-mana. Namun, masjid ini menempati ruang yang spesial di hati beliau. Beliau sempat mengatakan ingin dimakamkan di dekat Masjid Kubah Emas jika tiba saatnya berpulang.

Investasi masa depan bagi Dian ini berbuah manis bagi almarhumah dan tidak membuatnya takabur. Justru ibu dari 14 anak dan nenek dari 38 cucu tersebut mau membagikan porsi kekayaannya untuk membantu orang lain.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait