Investasi

Memilih Investasi Sesuai Kebutuhan dan Usia, Ini Caranya!

Memilih investasi yang sesuai adalah kunci masa depan yang cerah. Kamu perlu memilih dan mengetahui cara investasi sejak dini. Mari simak ulasan berikut!

Ajaib.co.id – Memilih investasi sesuai dengan kebutuhan adalah sesuatu yang susah-susah gampang. Terlebih dahulu kamu harus mempertimbangkan banyak hal, seperti alokasi dana yang kamu miliki, faktor risiko investasi, cara investasi, dan lain-lain. Investasi tentu akan memberikanmu keuntungan jika dilakukan sejak dini, sesegera mungkin. Oleh karena itu, mari simak ulasan berikut!

Pentingnya Berinvestasi dan Memilih Investasi

Sebelum memilih jenis investasi dan menganalisis bagaimana cara investasi, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu tujuan investasimu. Tujuan investasi yang jelas akan lebih mudah mengantarkan kamu pada investasi yang menguntungkan. Lalu apa saja yang perlu kamu perhatikan? Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memilih investasi dan cara investasi untuk masa depan:

Tentukan Tujuan Investasi yang Kamu Lakukan

Tujuan investasi bagi setiap orang tentu berbeda-beda, mulai dari dana pensiun, dana pendidikan, dana usaha, dan lain-lain. Kamu perlu menentukan terlebih dahulu tujuan spesifik dari kegiatan investasi yang kamu lakukan.

Mengetahui tujuan secara spesifik akan memudahkan urusanmu di masa mendatang. Tentukan pula investasi yang kamu lakukan merupakan investasi jangka waktunya panjang maupun investasi jangka pendek. Kamu juga perlu mengelola investasi yang mudah diuangkan atau tidak, dan sebagainya

Sesuaikan Investasi dengan Dana yang Kamu Miliki

Sebelum memilih investasi dan menentukan bagaimana cara investasi, kamu perlu menyesuaikan dana yang kamu miliki dengan jenis investasi yang kamu pilih. Hal ini akan bermanfaat dan memudahkan kamu dalam pengelolaan dana.

Jangan sampai kamu memaksakan berinvestasi hingga berutang hanya agar terlihat keren, tentu hal tersebut bukan hal yang baik untuk dilakukan. Pastikan keuangan yang kamu miliki aman untuk melakukan investasi. Hal ini penting agar menghindarkan kamu dari kebangkrutan maupun utang.

Pelajari Macam-Macam Instrumen Investasi

Kamu perlu mempelajari macam-macam instrumen investasi. Hal tersebut bermanfaat untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan dana yang kamu miliki. Pelajarilah jenis investasi yang akan kamu pilih, jangan segan-segan untuk membaca, mencari tahu, maupun bertanya dengan ahlinya. Pengetahuan tentang investasi dan seluk-beluknya akan membuka wawasan kamu.

Selain itu, dengan mempelajari seluk-beluk investasi akan menghindarkan kamu dari investasi bodong dan penipuan yang tentunya merugikan.

Perhatikan Faktor Risiko Investasi yang Kamu Pilih

Seperti hidup yang penuh dengan pilihan, kamu diharuskan untuk memilih produk investasi yang terbaik untukmu. Kamu perlu memilih dengan bijak investasi yang akan kamu lakukan dan perhatikan faktor risiko yang mungkin menimpamu. Investasi tentu akan memberikan keuntungan jika kamu memahami faktor risikonya. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan dampak buruknya, seperti penurunan nilai saham, dan lain-lain.

Perhitungkan dan Perhatikan Keuntungan yang Akan Kamu Dapat

Setelah mengetahui faktor risiko saat mengalami kerugian yang mungkin menimpamu, kini saatnya memperhitungkan keuntungan yang bisa kamu dapat. Seperti dua sisi mata uang yang berbeda, tentu investasi memiliki kelebihan dan kekurangan. Di tahap ini kamu perlu memperhitungkan keuntungan yang bisa kamu dapatkan sehingga investasi yang kamu lakukan tidak sia-sia.

Memilih Investasi Sesuai Usia

Selain memperhitungkan faktor risiko, keuntungan investasi, dana investasi, serta tujuan investasi, kini saatnya kamu memilih investasi. Instrumen investasi ada bermacam-macam, kamu bisa memilih sesuai dengan yang kamu butuhkan. Kemudian kamu juga perlu memikirkan bagaimana cara investasinya. Hal tersebut akan memudahkan kamu ketika sewaktu-waktu kamu membutuhkan dana darurat dan ingin menggunakan dana investasimu.

Berikut jenis-jenis investasi yang cocok dilakukan investor usia 20-an hingga usia 50-an tahun ke atas:

Investasi untuk Investor Usia 20-an Tahun

Siapa bilang investasi hanya untuk orang yang banyak uang? Tentu tidak. Kamu yang berusia 20-an, sedang bekerja maupun berkuliah, juga bisa kok melakukan investasi yang mudah dan terjangkau. Pola pikir bahwa investasi membutuhkan banyak uang tidaklah benar karena ada juga investasi yang terjangkau.

Prinsip berinvestasi adalah menabung untuk kebutuhan yang akan datang. Caranya dengan menyimpan dana yang kamu miliki pada instrumen investasi. Jadi, jangan hanya sibuk nongkrong sana-sini, kamu juga perlu produktif dan sadar berinvestasi. Investasi bisa kamu lakukan dengan biaya yang terjangkau, salah satunya dengan investasi reksa dana.

Reksa dana adalah instrumen investasi yang memungkinkan kamu untuk menyetorkan dana investasi yang nanti akan dikelola oleh manajer investasi bersama dengan dana investor lainnya. Kemudian dana kamu dan investor lainnya akan diinvestasikan pada portofolio efek. Kamu bisa memulai investasi reksa dana dengan aplikasi Ajaib.

Selain reksa dana, kamu juga bisa menabung emas dan logam mulia untuk investasi salah satunya di Pegadaian. Kini membeli emas pun bisa dilakukan dengan mudah bahkan secara online, lho.

Investasi untuk Investor Usia 30-an Tahun

Kamu yang berusia 30-an dan sudah aman secara finansial tentu menginginkan lebih banyak investasi. Hal tersebut disebabkan oleh kewajiban memberi nafkah bagi yang sudah menikah serta untuk kebutuhan sehari-hari dan tabungan untuk sekolah anak. Nah, kamu bisa mencoba instrumen investasi lainnya, salah satunya saham.

Investasi saham dilakukan dengan menanamkan modal pada perusahaan-perusahaan yang sahamnya terdaftar di Bursa Efek Indonesia atau BEI. Nantinya, kamu akan membeli minimal 1 lot saham perusahaan tersebut. Satu lot saham adalah jumlah minimal saham yang harus kamu beli ketika ingin memiliki saham suatu perusahaan.

Salah satu keuntungan dari investasi saham adalah adanya pembagian keuntungan perusahaan kepada setiap pemegang saham (dividen) sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Faktor risiko saham yang cukup tinggi juga memberikan keuntungan yang lebih banyak pula. Jadi, kamu perlu berhati-hati dan jangan segan-segan untuk mempelajari instrumen investasi saham dan risikonya. Selain saham, kamu juga bisa berinvestasi pada instrumen investasi lainnya seperti reksa dana, emas, jual-beli surat berharga, investasi properti, tanah, dan lain-lain.

Investasi untuk Investor Usia 40-an Tahun

Usia 40-an adalah usia di mana kamu mulai memiliki banyak tanggung jawab serta tanggungan. Tanggungan tersebut berupa biaya sekolah anak, kebutuhan harian, dan cicilan-cicilan yang biasa kamu bayarkan.

Kamu harus terus menanamkan danamu pada berbagai instrumen investasi, baik itu emas, saham, reksa dana, surat berharga, obligasi, properti, dan lain-lain. Pastikan investasi yang kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan dana yang kamu miliki ya. Tanamkan modal untuk investasi dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Hal ini bermanfaat agar investasi yang kamu lakukan benar-benar memberikan keuntungan.

Investasi untuk Investor Usia 50-an Tahun ke Atas

Usia 50-an adalah usia yang memungkinkan kamu tetap mengeluarkan banyak uang. Meskipun begitu, fisik dan kerjamu mungkin sudah tidak seproduktif saat muda. Usia 50-an adalah usia di mana kamu mulai mempersiapkan masa pensiun dan menikmati masa tua. Tentu kamu tetap ingin produktif meskipun tidak lagi bekerja dan kamu ingin mengisi masa pensiun dengan bersenang-senang, melakukan hobi, traveling, maupun membangun usaha.

Nah, investasi yang bisa kamu lakukan salah satunya adalah investasi deposito maupun reksa dana. Investasi tersebut memiliki risiko rendah tetapi tetap bisa memberikan keuntungan. Selain itu, jika kamu sudah berinvestasi sejak dini dan sejak muda, tentu urusan keuangan akan lebih memudahkan kamu nantinya.

Itu tadi ulasan mengenai cara investasi dan memilih investasi yang bisa kamu terapkan. Jadi, kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi? Jawabannya, berinvestasilah ketika keuanganmu dirasa sudah aman, memiliki tabungan serta dana darurat, tidak memiliki cicilan maupun utang yang membahayakan keuanganmu serta siap berinvestasi! Selain itu, perhatikan serta sesuaikan pula investasi yang kamu pilih dengan dana dan kebutuhanmu ya.

Artikel Terkait