Medali Emas Sudah Tak Murni Lagi, Masihkah Bisa Dijual?

Medali Emas Sudah Tak Murni Lagi, Apakah Masih Bisa Dijual? Ini Faktanya
Medali Emas Sudah Tak Murni Lagi, Apakah Masih Bisa Dijual? Ini Faktanya

Suatu kebanggan bagi para atlet bisa meraih medali emas dalam sebuah kejuaraan dunia, baik itu Asean Games hingga Olimpiade. Bisa meraih medali emas Olimpiade berarti mengharumkan nama bangsa ke kancah internasional dan melambungkan nama atlet itu sendiri.

Cara pembuatan dari medali ini sendiri sangat menarik. misalnya pada Olimpiade di Rio 2016 lalu, ada sekitar 5.130 medali Olimpiade dan Paralimpik yang produksinya dilakukan di Casa da Moeda do Brasil. Setidaknya butuh waktu 48 jam untuk membuat masing-masing medali dan 80 tenaga kerja sepanjang waktu. Begitu pula dengan proses yang dilakukan pada kejuaraan Olimpiade 2018 di PyeongChang, Korea Selatan. Sementara untuk medalinya sendiri didesain oleh Lee Suk-woo.

Namun, seringkali kita bertanya-tanya apakah medali emas yang diraih para atlet tersebut mengandung emas murni? Lalu kita juga sering melihat para atlet yang menjual medali emasnya untuk berbagai keperluan. Jika dijual berapa nilai yang didapat?

Bukan Emas Murni Lagi

Mengutip dari laman Buzzfeed, medali emas yang selama ini diberikan kepada para juara tidak lagi mengandung emas murni sejak 1912. Hal itu juga berlaku pada standar Olimpiade sekarang ini, di mana hanya mengandung kadar emas sebanyak 6 gram. Kemudian sisanya 93% mengandung perak sebesar 494 gram dan tembaga.

Selain meraih medali, para juara ini biasanya menerima hadiah uang dengan jumlah yang besar. Contohnya pada kejuaraan Asian Games, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nawawi menyampaikan per medali emas yang didapatkan akan menerima hadiah lebih dari Rp2 miliar. Jumlah tersebut sangat lumayan jika sebagian uangnya dibelikan emas Antam.

Tetap Bernilai

Meskipun sudah tidak lagi benar-benar mengandung emas murni, medali emas tetap punya nilai yang bisa dijual. Contohnya ketika petinju dunia asal Ukraina, Wladimir Klitscho melelang medalinya untuk kegiatan amal anak-anak di tahun 1996. Ada seseorang yang membelinya dengan harga mencapai 1 juta US Dolar, namun medali itu dikembalikan kembali untuk menghormati sang petinju dan keluarganya. Lalu bagaimana kalau dijual atau diuangkan?

Apabila diuangkan melalui harga beli balik (buy back) PT Logam Mulia Antam per 5 Oktober, maka emas bisa dilego dengan harga beli sebesar Rp782.000 per gramnya. Dengan begitu emas tersebut setara Rp 4,10 juta. Kemudian untuk harga peraknya, Logam Mulia mematok di level Rp8.400 per gramnya sehingga nilai jual yang didapat sebesar Rp4,15 juta. Jika ditotalkan, atlet dapat melepas medalinya ke Logam Mulia dengan nominal Rp8,25 juta. Namun, harga tersebut tidak termasuk biaya peleburan dan pemurniannya apabila medali ingin dijual secara terpisah hanya sebatas perak dan emasnya.

Memiliki Makna Tersembunyi

Kenapa medali ada emas, perak, dan perunggu? Hal ini karena ketiga logam tersebut punya makna yang tersembunyi. Tiga warna tersebut sejatinya mewakili 3 dari lima abad kehidupan manusia dalam unsur mitologi Yunani.

Emas adalah zaman dimanan manusia dan dewa hidup saling berdampingan. Lalu perak merupakan zaman dimana manusia menyimpang dari kebaikan. Kemudian zaman perunggu sebagai pertanda periode dimulainya peperangan dan kekerasan antar manusia.

Itulah tadi beberapa fakta mengenai medali emas yang biasa ada dalam kejuaraan olahraga. Kendati tak seratus persen mengandung emas murni, dari sisi nilai jualnya tetap berharga. Apa kamu ingin mulai berinvestasi emas? Yuk cek dulu harga emas sebelum membelinya!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait