Mantan Menteri RI Ini Rajin Lepas Saham ABBA

saham-abba

Mantan menteri Republik Indonesia di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Muhammad Lutfi, sedang rajin melepas saham ABBA (Mahaka Media). Dalam sebulan terakhir, sudah jutaan lembar dia lepas.

Untuk diketahui, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu memiliki 171,14 juta lembar saham. Dari data tersebut, Lutfi memiliki 6,21 persen lembar saham.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 22 Agustus 2019, kepemilikan Muhamad Lutfi atas saham PT Mahaka Media TBK ABBA berkurang sebanyak 4.585.800 saham.

Berdasarkan data KSEI sehari sebelumnya, tepatnya per 21 Agustus 2019, Lutfi juga tercatat melepas 642.000 saham. Lalu, berdasarkan data per 20 Agustus 2019, kepemilikan Lutfi atas saham ABBA juga tercatat berkurang sebanyak 1 juta saham. Bila ditotal, sepanjang tahun ini, jumlah saham yang dilepas sebanyak 6,3 juta saham.

Dengat traksaksi tersebut, kini Lutfi hanya memiliki 6,05 persen dari total saham ABBA. Artinya, dia masih memiliki 166,55 juta lembar saham.

Bukan hanya Lutfi saja, semenjak pemilik Mahaka Media, Erick Thohir masuk ke lingkaran terdekat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pemegang saham lainnya sudah lebih dahulu melepas saham ABBA.

Harry Zulnardy juga rajin menjual kepemilikannya di ABBA. Secara bertahap dalam 12 transaksi, ia melego saham yang dimiliki. Kepemilikannya di ABBA menyusut dari 40 juta saham menjadi tinggal 7 juta saham. Harry Zulnardy merupakan Komisaris di PT Mahaka Media Tbk yang tergabung di Mahaka Group. Ia juga menjabat sebagai Direktur Operasional di PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT).

Perjalanan Saham ABBA di 2019

Erick Thohir diumumkan sebagai Ketua TKN oleh Jokowi pada 7 September 2018. Esok harinya, harga saham ABBA langsung meloncat dari titik nadir di Rp 50 per lembar saham. Hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah emiten itu di Rp 204 per saham pada 26 September 2018.

Khusus tahun ini, rekor tertinggi harga ABBA sementara terukir di Rp 195 per saham pada 27 Juni 2019. Entah bakal ada rekor baru lagi atau tidak. Yang jelas, kebangkitan ABBA dimanfaatkan oleh pemegang sahamnya.

Sepanjang bulan ini, saham Mahaka Media tidak pernah menyentuh emiten tertinggi mereka. Per tanggal 26 Agustus, saham ABBA hanya berada di angka Rp 143 per lembar sahamnya.

Perlu diketahui, Mahaka Media milik Erick Thohir merupakan pencetus salah satu turnamen bergengsi di sepak bola Indonesia. Mereka menciptakan Piala Presiden yang diikuti tim-tim elite Indonesia. Arema, Persib Bandung, dan Persija Jakarta merupakan tim yang pernah menjuarai turnamen ini.

Mahaka Media menciptakan Piala Indonesia saat federasi sepak bola internasional (FIFA) membekukan PSSI pada tahun 2015. Ketika itu, Piala Presiden menjadi napas sementara untuk pelaku sepak bola di Indonesia.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang. 

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait