Manfaat Audit Keuangan & SOP Rutin Bagi Perusahaan

Manfaat Audit Keuangan & SOP Rutin Bagi Perkembangan Perusahaan
Manfaat Audit Keuangan & SOP Rutin Bagi Perkembangan Perusahaan

Audit adalah pemeriksaan dan evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh profesional yang andal, objektif, dan netral, yang biasa disebut Auditor.

Tujuannya adalah melakukan verifikasi atas kesesuaian antara pelaksanaan subjek audit dengan dengan standar (kaidah), regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima. Auditor sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu auditor internal dan auditor eksternal. Apa yang membedakan kedua editor ini? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Auditor Internal

Auditor Internal adalah staf tetap sebuah perusahaan yang bekerja mengaudit seluruh divisi perusahaan secara bergilir dalam kurun waktu umumnya 1x per divisi dalam setahun, untuk meminimalkan akumulasi masalah kinerja di dalam tiap divisi tersebut. Lama waktu pengerjaan 1-2 bulan untuk sebuah subjek audit.

Ruang lingkup tugasnya meliputi:

a. Pemeriksaan buku keuangan untuk memastikan bahwa pencatatan keuangan perusahaan lengkap, akurat dan sesuai kaidah akuntasi. 

b.  Mengevaluasi apakah operasional perusahaan sudah efektif & efisien.

c.  Memeriksa safe guarding of asset (penjagaan keamanan aset perusahaan).

d.  Melaksanakan audit investigas jika ada kecurigaan adanya penipuan.

Tujuan utama dari kinerja seorang auditor internal adalah terlahirnya laporan yang menunjukkan efisiensi dan efektivitas kinerja perusahaan, demi mempertahankan kredibilitas manajerial perusahaan dan keharmonisan hubungan kerja antara divisi internal perusahaan.

Tantangan Menegakkan Praktek Audit Internal

Kesenjangan antara teori dan praktek audit keuangan dan audit lainnya ternyata selalu terjadi di lapangan, sehingga niat baik perusahaan untuk menjaga kedisplinan dan kerapihan kinerja, sering menemui beragam tantangan, seperti misalnya: 

1. Sistem akuntansi belum beres karena kelalaian, perkembangan inovasi software yang terlalu cepat, penyimpanan hard copy tidak rapi, atau tidak seragamnya pemahaman atas kaidah akuntansi.

2. Belum lengkap atau belum update-nya struktur organisasi, job desk, standar prosedur operasi, atau malah justru sumber daya manusianya.

3. Inefisiensi (ketidakefisienian), karena tidak adanya benchmark (acuan) untuk mengukur kinerja secara objektif. Di negara-negara maju, benchmark untuk efisiensi bisa dirumuskan melalui inisiatif riset benchmark yang diadakan di dalam lingkup industri sekategori.

4. Pencatatan daftar aset tidak lengkap, sehingga menyebabkan legal assetnya tidak lengkap, akhirnya menyulitkan Asset Safe Guard. Asset Safe Guard akan memengaruhi Memorandum of Authority yang menyangkut kewenangan mengeluarkan limit dana .

5. Kekebalan oknum-oknum yang dicurigai melakukan penipuan.

6. Terganggunya keharmonisan dan kestabilan suasana kerja internal.

2. Auditor Eksternal

Auditor Eksternal adalah profesional yang tergabung di dalam agensi auditing profesional yang memiliki standar auditing tepercaya, yang menyediakan jasa auditing profesional bagi perusahaan perusahaan yang membutuhkan.

Ruang lingkup tugasnya meliputi pemeriksaan laporan keuangan untuk memastikan bahwa pencatatan keuangan perusahaan lengkap akurat dan sesuai kaidah akuntasi seperti: balance sheet, income statement, cashflow statement, statement of share holders equity. Lama waktu pengerjaan 1 – 2 bulan untuk sebuah subjek audit.

Tujuan utama dari kinerja seorang auditor eksternal adalah terlahirnya laporan keuangan perusahaan yang sehat, demi mempertahankan kredibilitas dan nilai jual perusahaan di depan penilaian para investor, kreditor, pemerintah dan bursa saham. 

Tantangan Menegakkan Praktek Audit Eksternal Yang Baik

1. Ketidaktersediaannya case study (contoh kasus) tertentu ketika sebuah subjek audit membutuhkan analisa pembelajaran dari hal itu.

2. Keterlambatan penyediaan data-data yang dibutuhkan, sengaja maupun tidak sengaja.

3. Keengganan membuka data-data “sensitif”.

4. Relasi kerja jangka panjang cenderung mempengaruhi objektivitas analisa.

5. Wawancara newbie (staf baru) yang belum paham seluk-beluk perusahaan tidak akan memberikan kontribusi berarti.

Peluang Kecurangan Dalam Audit Keuangan

Sama seperti halnya bidang profesi lain, akan selalu terbuka kesempatan bagi kecurangan. Praktek kecurangan di bidang ini umumnya dilakukan sebuah perusahaan dengan cara mendirikan agensi auditing tersendiri dan menunjuknya sebagai pelaksana audit keuangan perusahaan, sehingga keobjektivitasannya patut dipertanyakan.

Kualitas profesionalisme para auditor yang dipilih dan ditunjuk untuk mengaudit juga akan menentukan hasil audit. Kualitas profesionalisme auditor di BUMN dan korporasi swasta juga umunya berbeda, disebabkan oleh perbedaan batas keleluasaan penggunaan sumberdaya manusia.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait