Bisnis & Kerja Sampingan

Ini Dia Fungsi Kurva Permintaan dalam Bisnis

Ajaib.co.id – Sejak duduk di bangku sekolah, pasti kamu sering mendengar kurva permintaan bukan? Karena kurva permintaan atau permintaan sendiri merupakan istilah yang sangat populer di buku-buku pelajaran ekonomi. 

Sebelum berbicara jauh mengenai fungsi kurva permintaan, Ajaib akan mengingatkan kamu kembali mengenai konsep permintaan. Secara definisi, permintaan merupakan sejumlah barang dan jasa yang diinginkan untuk dibeli atau dipenuhi kebutuhannya dengan tingkat harga dan waktu tertentu di pasar. 

Permintaan di dalam mekanisme pasar dibagi menjadi dua. Ada permintaan absolut dan permintaan efektif. Permintaan absolut merupakan permintaan terhadap barang dan jasa secara umum disertai atau tidak disertai dengan kemampuan untuk membeli. Sedangkan permintaan efektif adalah permintaan terhadap barang dan jasa yang pasti disertai dengan kemampuan masyarakat untuk membeli. 

Bagaimana dengan hukum permintaan? Hukum permintaan bisa dilihat dengan menganggap faktor-faktor lain bersifat tetap (ceteris paribus). Sehingga hukum permintaan menyatakan bahwa, saat harga suatu barang/jasa mengalami penurunan, maka jumlah permintaan barang/jasa tersebut akan naik. Hal yang sebaliknya, ketika harga barang/jasa meningkat, maka jumlah barang/jasa yang diminta akan berkurang.

Adapun faktor-faktor yang memengaruhi permintaan di antaranya:

  1. Harga barang itu sendiri. Karena seperti yang telah dijelaskan pada hukum permintaan, jika harga barang/jasa itu sendiri berpengaruh terhadap jumlah yang diminta oleh pasar.
  2. Pendapatan masyarakat. Pada barang atau jasa yang normal, peningkatan pendapatan turut meningkatkan jumlah barang/jasa yang diminta. Namun pada barang inferior (bermutu rendah) seperti nasi jagung misalnya, peningkatan pendapatan justru akan mengurangi jumlah barang/jasa yang diminta.
  3. Intensitas kebutuhan. Dalam intensitas kebutuhan, semakin penting barang/jasa dalam memenuhi kebutuhan seseorang maka jumlah permintaannya akan semakin meningkat. Contohnya, permintaan payung di kala hujan akan lebih tinggi dibandingkan saat tidak musim hujan.
  4. Jumlah penduduk. Hal ini berarti semakin besar jumlah penduduk di suatu negara maka semakin besar tingkat permintaannya terhadap barang/jasa.
  5. Selera. Adanya peningkatan selera pada satu jenis barang/jasa tertentu akan meningkatkan permintaan terhadap barang/jasa tersebut dibandingkan dengan jenis barang/jasa lain. Contohnya, permintaan terhadap album musik Korea meningkat akhir-akhir ini karena meningkatnya kegemaran muda-mudi Indonesia terhadap musik dan musisi asal negeri ginseng tersebut. 
  6. Barang pengganti. Ketersediaan barang atau jasa pengganti akan sangat berpengaruh terhadap jumlah barang dan jasa yang diminta oleh pasar. Misalnya, saat harga kopi meningkat, masyarakat yang menganggap teh adalah barang substitusi dari kopi akan mengalihkan pembeliannya ke teh sehingga permintaan teh akan meningkat.

Fungsi Kurva Permintaan untuk Bisnis

Usai mengingat dan memahami kembali lingkup permintaan. Kini kamu memasuki pembahasan mengenai kurva permintaan dan pengaruhnya dalam sistem ekonomi dan bisnis. Kurva permintaan digambarkan sebagai adanya harga dan jumlah barang yang diminta oleh pasar. Sehingga adanya perubahan pada harga barang itu akan memengaruhi pergeseran kurva permintaan. Sedangkan, perubahan pada faktor-faktor lainnya yang sudah dijelaskan sebelumnya akan mengakibatkan pergeseran kurva. 

Mengapa harus memahami kurva permintaan? Karena dalam menjalankan usaha kamu tidak bisa hanya bermodal uang dan relasi saja. Melainkan harus mengetahui peta atau pasar sehingga bisa mendapatkan atensi dari pasar atau pelanggan. 

Untuk diketahui, kalau perkembangan bisnis itu bisa dilihat dari kurva permintaan dan penawaran. Intinya, semakin banyak konsumen yang tertarik untuk membeli sebuah produk tertentu akan berbanding lurus dengan tingkat bermacam produk serupa yang ditawarkan. 

Adapun fungsi utama dari kurva permintaan adalah untuk bisa melihat perbandingan antara harga dengan jumlah kuantitas sebuah produk tertentu yang diproduksi. 

Untuk bisa memahami hubungannya, berikut analogi dalam sebuah bisnis mengenai kurva permintaan ini. 

Pertama, semakin banyak penawaran dari konsumen membuat penjualan akan semakin meningkat. Akan tetapi, hal ini tidak membuat serta merta dengan kualitas produk yang dibuat sehingga harga menjadi turun. Karena kompetitor bisa masuk ke pasar yang sama dengan menggunakan produk yang serupa juga.

Misalnya adalah bisnis ayam geprek. Hampir setiap pelaku usaha bisa membuat produk makanan yang serupa. Meningkatnya permintaan dari konsumen selaras dengan menjamurnya kompetitor yang bisa memproduksi produk makanan tersebut yang sama. Sehingga hal itu membuat persaingan harga tidak bisa dihindari.

Adapun solusi dari permasalahan ‘perang harga’ hanya ada satu, yaitu siapapun yang berani memberikan harga lebih rendah atau murah akan menjadi pemenangnya.

Kedua, dengan semakin banyaknya permintaan dari pelanggan membuat penjualan meningkat. Namun, hal ini harus juga dibarengi dengan kualitas sehingga harga produk ikut meningkat pula. Kamu juga tak perlu khawatir karena keberadaan kompetitor juga tidak memengaruhi harga karena loyalitas dari pelanggan.

Misalnya, pada bisnis kopi kekinian. Kopi “Nusantara” akan tetap laku meskipun memiliki banyak kompetitor. Hal ini disebabkan oleh loyalitas karena setiap konsumen atau pelanggan memiliki cita rasa yang berbeda-beda. Begitu pun dengan merk Kopi “Tradisi”, “Elok” dan seterusnya.

Dengan begitu, berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhi permintaan seperti yang telah disebutkan sebelumnya, maka bisa disusun fungsi permintaan umum dalam rumusan sebagai berikut :

Qd = f ( Pq, Ps.i, Y, S, D) 

Artinya seperti berikut ini :

Qd = jumlah barang yang diminta

Pq = harga barang itu sendiri

Ps.i = harga barang-barang substitusi ( i = 1,2,…,n)

Y = pendapatan

S = selera

D = jumlah penduduk.

Adapun pengaruh dari faktor-faktor selain harga barang itu sendiri terhadap permintaan atau perubahan permintaan suatu barang turut dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.

Pada umumnya hal ini akan ditunjukkan oleh pergeseran kurva permintaan ke kiri atau ke kanan. Dengan penjelasan jika pergeseran ke kiri menunjukkan penurunan jumlah permintaan, sedangkan pergeseran kurva ke kanan menunjukkan peningkatan jumlah permintaan.

Artikel Terkait