Milenial

Ini Cara Cek Kuota Haji Secara Online, Cek Kuotamu

Cek Kuota Haji

Ajaib.co.id – Cek kuota haji kini bisa dilakukan sendiri secara online. Hal ini jadi sangat memudahkan kamu atau keluarga yang sudah memiliki rencana dan mampu menunaikan salah satu kewajiban umat Islam ini.

Kuota Haji

Kuota haji adalah alokasi jumlah jemaah haji dari tiap negara yang diatur Kerajaan Arab Saudi. Berbeda dengan ibadah umrah yang bisa dilakukan kapan saja, haji wajib dilakukan dalam 5 hari, mulai tanggal 8-12 Zulhijjah, bulan ke-12 dalam kalender Islam.

Seluruh umat Islam dari seluruh dunia yang menjalankan ibadah haji akan berkumpul dalam satu titik. Maka itu perlu pengaturan kuota oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan manajemen agar ibadah para jemaah tidak terganggu. 

Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia punya kuota haji terbanyak di dunia dibanding negara lain selain Arab Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini adalah 231 ribu, meningkat kurang lebih 10 ribu dari tahun sebelumnya.

Permintaan peningkatan kuota yang diajukan Indonesia dikabulkan Arab Saudi, walau jumlahnya masih di bawah angka yang diminta yaitu 250 ribu jemaah. 

Walau kuota bertambah, rupanya antrean masyarakat Indonesia yang ingin menyelenggarakan haji juga tak kalah banyak. Kini antrean nomor porsi haji rata-rata adalah 18 tahun, jadi jika ada orang yang mendaftar haji di usia 60 tahun, ia baru akan berangkat saat berusia 78 tahun. 

Cek Kuota Haji 

Kuota haji adalah salah satu informasi porsi keberangkatan yang penting dimiliki calon jemaah sebagai salah satu persiapan. Kuota ini bisa dicek menggunakan nomor porsi haji yang didapatkan saat calon jemaah selesai melakukan pembayaran setoran awal Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) di bank berupa 10 digit angka. 

Berikutnya, ikuti langkah ini untuk mengetahui kuota haji:

  1. Buka laman https://haji.kemenag.go.id
  2. Klik ‘Basis Data’ yang ada di deretan kanan atas jika dibuka melalui desktop dan dropdown dari garis tiga sebelah kanan jika dibuka melalui smartphone.
  3. Pilih ‘Perkiraan Keberangkatan’, masukkan nomor porsi haji.
  4. Klik cari.
  5. Kamu bisa cek porsi haji jika halaman sudah termuat sempurna. 

Informasi yang diberikan saat cek kuota haji secara online ini adalah perkiraan tahun keberangkatan haji, kuota dari provinsi calon jemaah, kuota berdasarkan posisi porsi calon jemaah, juga hitungan perkiraan pelunasan setoran. 

Selain bisa diakses melalui browser di desktop maupun smartphone, porsi keberangkatan juga bisa diakses melalui aplikasi Haji Pintar yang bisa diunduh melalui Google Play Store. Berikut ini langkah cek kuota haji online melalui aplikasi Haji Pintar. 

  • Buka Google Play Store, unduh aplikasi Haji Pintar.
  • Install aplikasi, kemudian buka aplikasi jika proses instalasi sudah selesai.
  • Pilih menu Estimasi Keberangkatan kemudian masukkan nomor porsi haji.
  • Pilih submit.
  • Informasi yang kamu perlukan akan muncul, di antaranya nomor porsi, nama, tahun perkiraan keberangkatan, asal kota/kabupaten, jumlah kuota provinsi, dan posisi porsi kuota provinsi. 

Perkiraan Keberangkatan Haji 

Sesuai informasi yang dilansir dari laman Kementerian Agama Republik Indonesia, terdapat beberapa ketentuan yang menjadi dasar perkiraan keberangkatan ibadah haji, sebagai berikut: 

  1. Perkiraan berangkat bisa berubah sesuai perubahan kuota provinsi atau kota atau haji khusus dan perubahan regulasi. 
  2. Perkiraan keberangkatan ditujukan untuk jemaah yang belum batal atau belum berangkat.
  3. Perubahan tahun awal menjadi tahun berikutnya dilakukan selama masa operasional haji sebagai langkah antisipasi jemaah yang akan berangkat. 
  4. Jika nomor porsi calon jemaah mundur saat operasional haji, pengecekan bisa dilakukan setelah masa operasional haji. 

Kuota Haji Khusus Lansia 

Panjangnya antrean nomor porsi haji membuat pemerintah menyediakan kuota haji khusus bagi calon jemaah lanjut usia (lansia). Tentunya hal ini dilakukan agar antrean pendaftar haji bisa terpotong dan bisa memberikan kesempatan bagi calon jemaah lansia untuk menjalankan ibadah di tanah suci.

Kuota untuk lansia adalah 10 persen dari kuota jemaah reguler. Jadi dengan kuota reguler 213 ribu, maka kuota haji khusus lansia adalah 2.130. Berikut syarat yang harus dipenuhi calon jemaah kuota haji khusus lansia: 

  1. Usia minimal 95 tahun dengan masa tunggu 3 tahun atau terdaftar sebelum 26 Juni 2017.
  2. Usia minimal 89-95 tahun dengan masa tunggu minimal lima tahun.
  3. Usia minimal 65-85 tahun dengan masa tunggu 10 tahun.

Mempersiapkan Haji 

Tak hanya cek kuota haji, tentunya banyak persiapan lahir dan batin yang harus dilakukan saat hendak naik haji. Salah satu persiapan yang harus dilakukan adalah menyiapkan biayanya yang tidak bisa dibilang sedikit. 

Saat ini BPIH reguler yang diperlukan per tahun 2020 adalah Rp35.235.602 per jemaah, mencakup biaya penerbangan, akomodasi, dan biaya hidup. Perhitungan nomor porsi akan dilakukan saat calon jemaah melakukan pembayaran setoran awal di bank penerima setoran sebesar Rp25 juta dengan masa tunggu rata-rata 18 tahun. 

Selain haji reguler, ada juga pilihan haji plus yang mematok harga Rp114.400.000 per jemaah, setoran awalnya adalah Rp57,2 juta. Masa tunggu haji khusus jauh lebih pendek, sekitar 6-7 tahun saja. 

Biaya yang tidak sedikit ini bisa dipenuhi jika calon jemaah melakukan persiapan keuangan dengan baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan calon jemaah adalah dengan membuka tabungan haji.

Hampir semua bank di Indonesia menyediakan fasilitas tabungan haji mulai dari Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, BCA Syariah, Mandiri Syariah, BNI Syariah, BRI Syariah, dan Bank Muamalat.  

Itu dia beberapa informasi mengenai haji berikut cara cek kuota haji secara online yang dirangkum redaksi Ajaib. Haji adalah ibadah wajib bagi orang yang mampu, melalui proses pengelolaan keuangan yang baik.

Kalau kamu tertarik untuk membaca informasi lainnya seputar ibadah haji atau pengelolaan keuangan, blog Ajaib mungkin bisa jadi pilihan. Ayo kunjungi blog Ajaib sekarang.

Artikel Terkait