IHSG Cetak ATH 8.602, Purbaya: To The Moon!
Sarifa•November 27, 2025

Dalam kondisi pasar yang mencapai rekor tertinggi, saham blue chip bisa menjadi pilihan untuk berinvestasi dengan fondasi yang lebih kokoh.
Jakarta, 27 November 2025 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH). Pada penutupan perdagangan Rabu, 26 November 2025, IHSG ditutup menguat hampir 1% ke level 8.602,13 .
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan menyambut positif pencapaian ini dengan gaya khasnya, “To the moon,” sambil mengacungkan jempol . Pencapaian IHSG tertinggi ini bukanlah suatu kebetulan, tetapi mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan .
Dalam momen euforia seperti sekarang, penting bagi kamu, terutama investor pemula, untuk tetap berpijak pada prinsip investasi yang rasional. Salah satu strategi yang bisa diandalkan adalah dengan mempertimbangkan saham-saham blue chip.
Mengenal Saham Blue Chip dan Ciri-cirinya
Saham blue chip adalah saham dari perusahaan besar, mapan, dan stabil yang memiliki reputasi baik dalam jangka panjang . Meskipun bukan istilah resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), istilah ini sangat populer di kalangan investor.
Istilah “blue chip” sendiri berasal dari permainan poker, di mana chip berwarna biru memiliki nilai tertinggi dibandingkan chip warna lainnya .
Ciri-ciri saham blue chip yang utama antara lain :
- Kinerja Perusahaan Solid: Perusahaan memiliki rekam jejak yang stabil dan mampu menghasilkan laba secara konsisten, bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit.
- Kapitalisasi Pasar Besar: Nilai perusahaan biasanya sangat besar, seringkali di atas Rp40 triliun, yang membuatnya relatif sulit dimanipulasi.
- Likuiditas Tinggi: Sahamnya mudah untuk dibeli dan dijual karena banyak diperdagangkan oleh investor.
- Dividen yang Konsisten: Perusahaan memiliki kebiasaan untuk membagikan dividen (bagian dari keuntungan perusahaan) kepada pemegang saham secara rutin.
- Market Leader: Perusahaan biasanya merupakan pemimpin pasar di sektor industrinya.
Mengapa Saham Blue Chip Cocok untuk Investor Pemula?
Di tengah euforia IHSG tertinggi, mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa harus memilih saham blue chip? Berikut keuntungannya bagi kamu yang baru memulai investasi saham:
1. Risiko yang Relatif Lebih Rendah
Dibandingkan dengan saham dari perusahaan kecil, saham blue chip dianggap lebih aman . Perusahaan-perusahaan ini telah terbukti mampu bertahan dan tumbuh dalam berbagai siklus ekonomi, sehingga risikonya lebih terukur. Mereka seperti kapal besar yang lebih stabil saat menghadapi gelombang ketimbang perahu kecil.
2. Potensi Keuntungan Jangka Panjang yang Stabil
Harga saham blue chip mungkin tidak melonjak tajam dalam waktu singkat seperti saham “gorengan”. Namun, perusahaan ini cenderung tumbuh secara stabil dan memberikan hasil yang baik dalam jangka panjang . Ini cocok untuk strategi investasi yang fokus pada akumulasi kekayaan secara perlahan tapi pasti.
3. Sumber Pendapatan Dividen yang Konsisten
Bagi kamu yang menginginkan aliran pendapatan pasif, saham blue chip sering kali memberikan dividen yang stabil . Dividen ini bisa menjadi sumber pemasukan tambahan yang rutin.
4. Mudah Dibeli dan Dijual (Likuiditas Tinggi)
Karena banyak diminati investor, saham blue chip sangat likuid . Artinya, kamu tidak akan kesulitan untuk menjual saham yang kamu miliki kapan pun kamu membutuhkannya, tanpa harus menunggu lama untuk menemukan pembeli.
Contoh Saham Blue Chip di Pasar Indonesia
Lalu, saham apa saja yang termasuk dalam kategori blue chip? Berikut adalah beberapa contohnya yang dikelompokkan berdasarkan sektornya :
- Sektor Perbankan: Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI).
- Sektor Infrastruktur & Teknologi: Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Indosat Tbk (ISAT).
- Sektor Energi & Tambang: Astra International Tbk (ASII), United Tractors Tbk (UNTR), Adaro Energy Indonesia Tbk (ADARO).
- Sektor Barang Konsumen (FMCG): Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Perlu diingat, daftar di atas hanyalah contoh. Selalu lakukan penelitian mendalam sendiri sebelum memutuskan untuk berinvestasi dengan melihat daftar saham blue chip terbaru.
Tips Memilih Saham Blue Chip di Tengah Euforia Pasar
Kondisi IHSG ATH seperti sekarang bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, ini menandakan pasar yang optimis. Di sisi lain, harga saham mungkin sudah relatif mahal. Berikut tips yang bisa kamu terapkan:
- Jangan Terburu-buru Ikut Euphoria: Seperti kata Menteri Keuangan Purbaya, investor itu “forward looking” atau berorientasi ke depan . Jangan hanya membeli karena takut ketinggalan (Fear Of Missing Out/FOMO). Evaluasi apakah harga saham saat ini masih wajar.
- Analisis Fundamental Sederhana: Sebagai pemula, kamu bisa memulai dengan melihat track record perusahaan. Apakah labanya konsisten tumbuh? Apakah perusahaan rutin membagikan dividen? Informasi ini tersedia secara publik di situs BEI atau platform investasi.
- Diversifikasi: Jangan menaruh semua modalmu hanya pada satu atau dua saham blue chip. Sebarkan investasimu ke beberapa sektor yang berbeda (misalnya perbankan, konsumen, dan infrastruktur) untuk meminimalkan risiko.
- Investasi secara Berkala: Terapkan strategi dollar-cost averaging dengan berinvestasi dalam jumlah tetap secara rutin. Ini membantu “meratakan” harga beli dan mengurangi dampak volatilitas jangka pendek.
Mencapai IHSG tertinggi di level 8.602 adalah kabar gembira yang disambut Purbaya dengan semangat “to the moon” . Namun, ingatlah bahwa pasar saham selalu berfluktuasi.
Sebagai investor pemula, fokuslah pada pembangunan portofolio yang kokoh dengan dasar fundamental perusahaan yang kuat. Saham blue chip, dengan stabilitas dan rekam jejaknya yang terbukti, bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memulai perjalanan investasimu dengan langkah yang lebih aman.
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Membeli dan Menjual Saham di Ajaib
Mulai Investasi di Ajaib!
Tunggu apa lagi? Momen IHSG ATH ini adalah kesempatan tepat untuk memulai perjalanan investasimu dengan fondasi yang kuat. Kamu bisa pelajari dan temukan saham blue chip pilihan yang sesuai dengan profil risikomu di Ajaib. Dengan Ajaib, investasi saham blue chip jadi lebih mudah, aman, dan terpercaya. Yuk, bangun portofoliomu dari sekarang!
Referensi:
1. CNBC Indonesia. IHSG Cetak Rekor Baru di Level 8.600, Ini Penyebabnya. Terakhir diakses 27 November 2025.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!