Bisnis & Kerja Sampingan

Ibu Butuh Uang Sambil Urus Anak? Ini Cara Mendapatkannya

ibu butuh uang

Ajaib.co.id – Semua ibu butuh uang namun tidak banyak yang tahu cara menghasilkannya. Tak heran kemudian banyak yang menggantungkan kondisi finansialnya pada penghasilan suami saja. Hal ini memang tidak buruk namun memberikan sejumlah keterbatasan.

Menjadi seorang ibu tidak menghentikan kebutuhan finansial seseorang. Karena itu, kamu tetap perlu uang untuk membeli kebutuhan pribadi. Banyak perempuan mengalami dilema harus membagi uang yang diberikan suaminya untuk kebutuhan keluarga, biaya anak dan belanja pribadi.

Sebenarnya, kegalauan ini bisa diminimalisasi jika para ibu memiliki penghasilan sendiri. Tak perlu lagi kebingunan ketika ibu butuh uang karena bisa menghasilkannya. Namun segudang aktivitas mengurus anak kadang membuat tidak punya tenaga dan waktu untuk bisa mencari pekerjaan. Karena itulah, jawabannya adalah merintis usaha yang cocok untuk para ibu di rumah.

Terkadang seorang Ibu butuh uang sambil urus anak. Tinggal di rumah untuk merawat anak-anak yang sedang tumbuh adalah pekerjaan penuh waktu, tetapi hal yang membuat frustasi adalah pekerjaan itu tidak ada bayarannnya.

Bagi ibu-ibu terkadang menjalani rutinitas itu sangat membosankan. Namun di sisi lain kasihan melihat sang suami mencari uang sendirian disaat kebutuhan hidup semakin banyak setiap waktunya. Dengan memiliki penghasilan sendiri, tentu saja anggaran rumah tangga bisa lebih lega.

Tak perlu lagi harap-harap cemas menanti hari gajian suami ketika ibu butuh uang lebih. Bisa memanfaatkan uang yang didapatkan sendiri untuk banyak keperluanmu. Tentu saja, kamu bisa memberikan anak fasilitas yang lebih baik dengan finansial yang juga lebih baik.

Nah, Jika Ibu butuh uang di samping sambil tetap fokus pada waktu di rumah bersama anak-anak kamu, berikut ini ada beberapa cara cerdas untuk melakukannya.

Pertimbangkan Soal Waktu

Waktu itu penting. Sebagai ibu rumah tangga, jam kerja kamu mungkin akan sangat terbatas. Jika anak-anak kamu belum bersekolah, waktu yang harus kamu curahkan untuk melakukan pekerjaan adalah mungkin sebelum mereka bangun, saat tidur siang, atau setelah mereka di tempat tidur.

Pertama, cobalah untuk mencari tahu berapa jam dalam seminggu kamu dapat mencurahkan untuk pekerjaan dan hitung waktu luang untuk fokus pada diri sendiri. Kedua, jika sudah menemukan waktu yang pas, kamu tinggal menentukan langkah selanjutnya.

Pikirkan Tentang Keahlian Kamu

Keahlian juga sama pentingnya dengan waktu. Ada baiknya jika Ibu butuh uang pertimbangkan beberapa faktor ketika memilih pekerjaan yang tepat untuk mendapatkan uang sementara kamu juga tinggal di rumah bersama anak-anak. Misalnya, apakah kamu mencari pekerjaan yang hanya membutuhkan sedikit keahlian? Apakah kamu lebih suka sesuatu yang membantu kamu menumbuhkan atau mempertahankan rangkaian keterampilan karier kamu sebelumnya sehingga dapat lebih mudah terjun kembali ke dunia kerja? Atu berdagang, entah itu secara offline, online arau perpaduan antara keduanya.

Putuskan Apakah Anak-anak akan Berkontribusi?

Bekerja selama jam libur adalah salah satu cara untuk menghasilkan uang saat kamu tinggal di rumah bersama anak-anak, tetapi pilihan lain adalah memasukkan mereka dalam petualangan mencari uang.

Namun hal ini tergantung pada usia anak-anak kamu, ada banyak peluang untuk mengambil beberapa pekerjaan sampingan yang dapat mengikutsertakan mereka, seperti menawarkan layanan pengasuhan anak kamu untuk orang tua yang bekerja di daerah kamu, atau menjaga hewan peliharaan lain saat orang pergi, antar jemput anak tetangga ke sekolah. Memasukkan anak-anak kamu dalam pekerjaan kamu adalah cara yang bagus untuk mulai mengajar mereka tentang etos kerja dan pentingnya penghasilan.

Cari Peluang

Setelah kamu memutuskan berapa banyak waktu yang dapat kamu curahkan dan jenis pekerjaan yang kamu sukai, kamu dapat mulai mencari peluang. Jika kamu mencari sesuatu di lingkungan kamu, pertimbangkan untuk tanya kesana-sini alias dari mulut ke mulut untuk mencarinya.

Manfaatkan lingkungan sosial tempat dimana kamu tinggal atau bertanya ke saudara atau kerabat mengenai peluang kerja yang bisa kamu garap. Atau jika kamu masih menyukai dan kangen dengan bidang pekerjaan lama kamu, tidak ada salahnya jua menghubungi mantan rekan kerja dan kolega, atau poskan di forum situs web yang sesuai dengan bidang kamu.

Untuk peluang lain, periksa situs yang fokus pada pekerjaan paruh waktu, jam kerja atau jarak jauh (remote). Susun portofolio yang menarik sebagai barang bukti atas skill yang kamu miliki. Dengan demikian, peluangmu untuk direkrut juga semakin besar.

Berpikir Bisnis

Setelah kamu mulai membawa uang tunai, ingatlah untuk memperlakukannya seperti kamu mendapatkan penghasilan Itu yang berarti menyisihkan sejumlah uang tertentu dari setiap gaji untuk menutupi pajak arau tagihan. Berapa banyak yang kamu sisihkan akan tergantung pada di mana kamu tinggal dan berapa banyak yang kamu hasilkan serta memiliki rencana untuk apa dengan sisa saldo.

Beri Diri Kamu waktu untuk Menyesuaikan Diri

Ingatlah bahwa bahkan pekerjaan kecil tampak keren saat kamu juga bertugas menjaga anak-anak tetap sehat dan bahagia sepanjang hari. Menghasilkan uang tambahan itu bagus, tetapi kemungkinan akan menyebabkan sedikit stres tambahan, terutama di awal. Biarkan diri kamu terbiasa dengan jadwal.

Lakukan Usaha Online atau Offline

Nah, kegiatan ini yang biasanya dilakukan oleh ibu rumah tangga yang lagi butuh uang. Menyambung dari poin nomor dua diatas, ada baiknya jika sebelum memulai, ketahuilah dulu kamu akan berjualan apa? Jika ahli dalam membuat sesuatu atau hobi membuat sesuatu, kamu bisa kembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual. Namun jika tidak ada keahlian, kamu dapat menjual barang dengan reseller atau yang sejenisnya. 

Jika sudah menemukan ide, segeralah berjualan. Namun jangan mengorbankan banyak waktu kamu bersama si buah hati. Untuk awalnya lakukan trial and error terlebih dahulu. Produksi atau jualan terbatas dan distribusikan ke lingkungan sosial, keluarga, teman dekat atau kolega. Tawarkan dengan harga pantas untuk uji cobanya dan lihat reaksinya. Jika sekira reaksinya positif dalam jangka waktu tertentu, lanjutkan.

Selain secara offline, kamu juga dapat melakukannya dengan cara menjual online dengan mengandalkan marketplace yang sudah tersedia atau membuat website khusus. Manfaatkan yang tidak memerlukan dana, khusus marketplace, untuk melakukannya dan jangan lupa gunakanlah jejaring sosial yang ada. Kamu bisa menggunakan akun pribadi sendiri atau membuat akun sendiri yang dikhususkan untuk menjual barang kamu. 

Hal yang juga penting untuk dilakukan adalah berinvestasi. Kamu bisa mulai berinvestasi secara rutin untuk hasil yang lebih baik di masa depan. Misalnya saja dengan investasi reksa dana lewat aplikasi Ajaib. Dana yang dibutuhkan amat terjangkau hanya mulai Rp10.000 saja. Kamu bisa menyisihkannya dari penghasilan maupun jatah bulanan belanjamu.

Selain itu, kelebihan lainnya adalah kamu bisa dengan mudah mencairkan kembali dana investasimu. Fitur ini sangat bermanfaat jika sewaktu-waktu ibu butuh uang untuk kebutuhan mendadak. Berinvestasi juga langkah yangamat bijak untuk masa depan keuangan yang lebih baik bagi keluarga.

Artikel Terkait