Milenial

Hal yang Perlu Diketahui Seputar Jurusan Ekonomi Pembangunan

Ilustrasi ekonomi pembangunan
Ilustrasi ekonomi pembangunan

Ajaib.co.id – Mungkin kamu lagi galau memilih jurusan apa ketika kuliah. Namun, tahukah kamu bila di beberapa kampus membuka jurusan ekonomi pembangunan? Mungkin masih terdengar asing di telinga kita.

Ekonomi Pembangunan sendiri merupakan salah satu cabang ilmu Ekonomi yang secara spesifik mempelajari soal pembangunan industri, perbankan, keuangan, serta bisnis. Mahasiswa prodi ekonomi pembangunan akan banyak berkutat dengan analisa berbagai isu perekonomian untuk menemukan solusi dari berbagai persoalan ekonomi.

Di program studi ini, mahasiswa akan dipersiapkan untuk menjadi perencana bidang pembangunan ekonomi sehingga bisa turut membantu terciptanya kesejahteraan bersama.  Mahasiswa akan memperoleh mata kuliah sebagai berikut:

1.    Pengantar Bisnis

2.    Matematika Ekonomi dan Keuangan

3.    Ekonomi Pembangunan

4.    Ekonometrika

5.    Sistem Keuangan

6.    Perekonomian Indonesia

7.    Manajemen Perbankan

8.    Valuasi Korporat

9.    Etika Ekonomi

10. Manajemen risiko dan Analisis Kredit Perbankan

11. Pengantar Akuntansi

12. Teori Ekonomi Makro

13. Teori Ekonomi Mikro

14. Sejarah Pemikiran Ekonomi

15. Ekonomi Internasional

16. Ekonomi Pertanian

17. Ekonomi Koperasi dan Kewirausahaan

18. Ekonomi Publik

19. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan

20. Ekonomi Regional

21. Ekonomi Moneter

22. Ekonomi Kependudukan

23. Ekonomi Transportasi

24. Evaluasi Proyek Pembangunan

25. Ekonomi Perencanaan

26. Kebanksentralan

27. Ekonomi Maritim

Ada banyak alasan mengapa jurusan ekonomi pembangunan patut dipertimbangkan? Siapa sangka ternyata lulusan prodi ekonomi pembangunan memiliki banyak prospek kerjanya baik di sektor swasta maupun pemerintah. Maka berikut hal-hal yang perlu kamu ketahui seputar jurusan ekonomi pembangunan.

1.   Instansi Pemerintahan

Kamu bisa mengincar area pemerintahan setelah kamu lulus dari jurusan ekonomi pembangunan. Para sarjana jurusan ini memiliki keahlian merumuskan pembangunan negara dari segi perbankan, keuangan, industri, serta bisnis, terutama di berbagai instansi pemerintah dan lembaga negara.

Instansi yang terkait terhadap perumusan kebijakan di bidang pembangunan ekonomi adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bank Indonesia, Pegadaian, Perpajakan, Bappenas, dan Bappeda. Para lulusan bisa berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui berbagai analisis kebijakan khususnya untuk negara berkembang.

Sebagai contoh jika bekerja di Bappenas, kamu akan ditugaskan untuk menyusun perencanaan pembangunan nasional, rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara serta pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan. Pegawai Bappenas juga akan membantu pengambilan keputusan dalam penanganan permasalahan mendesak dan berskala besar.

2.   Lembaga Pendidikan

Lulusan ekonomi pembangunan juga memiliki prospek kerja di bidang pendidikan. Jurusan ekonomi pembangunan sendiri memang belum banyak tersedia di universitas-universitas di Indonesia yang artinya pengajar dan ahli di bidang ini juga hanya segelintir saja.

Bisa saja nantinya beberapa universitas yang baru saja membuka jurusan tersebut membutuhkan pengajar. Di situ lah peluang para lulusan jurusan ini menjadi pengajar semakin terbuka lebar. Bukan hanya menjadi pengajar, lulusan ekonomi pembangunan pun dapat menyabet profesi sebagai asisten peneliti atau asisten analis kebijakan.

Nah, inilah beberapa universitas yang sudah memiliki jurusan ekonomi pembangunan:

1.    Universitas Brawijaya

2.    Universitas Indonesia

3.    Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah jakarta

4.    Institut Pertanian Bogor

5.    Universitas Gajah Mada

6.    Universitas Prasetiya Mulya

7.    Universitas Airlangga

8.    Universitas Hasanuddin

9.    Universitas Diponegoro

10. Universitas Padjadjaran

11. Universitas Trisakti

12. Universitas Sebelas Maret

13. Universitas Katolik Parahyangan

14. Universitas Udayana

15. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

16. Universitas Jember

17. Universitas Atma Jaya Yogyakarta

18. Universitas Andalas

19. Universitas Ahmad Dahlan

20. Universitas Negeri Padang

21. Universitas Batanghari Jambi

22. Universitas Riau

23. Universitas Bengkulu

24. Universitas Cenderawasih

25. Universitas Terbuka

26. Universitas Jambi

27. Universitas Islam Bandung

28. Universitas Baturaja

29. Universitas Bina Bangsa

30. Universitas Trilogi (d/h STEKPI)

31. Universitas Gajayana Malang

32. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN

33. Universitas Negeri Gorontalo

34. Universitas Janabadra

35. Universitas Bung Hatta

3.   Bagian Research & Development (R&D)

Selanjutnya adalah bagian Research & Development (R&D) yang bertanggungjawab mengelola sejumlah dana tertentu untuk riset dan pengembangan. R&D melakukan tes dan tidak jarang membuat alat tes sendiri dan terus mengembangkan teknologi baru guna meningkatkan kualitas produk perusahaan.

Selain itu, R&D sering juga melakukan kerjasama dengan perusahaan terkait pengadaan barang dan jasa untuk aktivitas riset dan pengembangan perusahaan. Dalam R&D, lulusan ekonomi pembangunan memiliki kemampuan untuk menganalisa isu perekonomian untuk mencari dan menemukan solusi dari berbagai persoalan ekonomi.

4.   Analis Bisnis

Analis bisnis memiliki tugas untuk menganalisis kebutuhan-kebutuhan bisnis dan permasalahan penting bagi para pemangku kepentingan dan mengusulkan solusi. Profesi ini juga dapat mendukung pengembang materi pelatihan, berpartisipasi dalam pelaksanaan dan memberikan dukungan pasca implementasi.

Hal ini mungkin melibatkan pengembangan rencana proyek dan seringkali memerlukan keterampilan manajemen proyek. Biasanya, beberapa perusahaan atau industri di bidang keuangan, perbankan, asuransi, telekomunikasi, utilitas, dan lainnya membutuhkan seorang analis bisnis.

5.   Perusahaan Internasional

Perusahaan internasional baik bergerak di bidang ekonomi, perbankan, maupun perusahaan umum juga membutuhkan tenaga lulusan ekonomi pembangunan. Bagi perusahaan di bidang ekonomi, sarjana ekonomi pembangunan dibutuhkan untuk menganalisis pembangunan industri, perbankan, keuangan, dan bisnis secara berkala.

6.   Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Nyatanya, lulusan jurusan ekonomi pembangunan pun dapat bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Pasalnya, setiap LSM membutuhkan berbagai analisa pembangunan industri, perbankan dan bidang lainnya. Tidak hanya itu saja, lulusan jurusan ini pun bisa melanjutkan pendidikan ilmu ekonomi yang lebih tinggi lagi.

Selain pekerjaan-pekerjaan di atas, lulusan ekonomi pembangunan pun memiliki kesempatan di bidang-bidang lain, seperti:

1.    Ekonom

2.    Analisis Anggaran

3.    Analisis Kredit

4.    Juru Taksir

5.    Akuntan

6.    Aktuaris

7.    Analis Logistik

8.    Analis Keuangan

Pada intinya, lulusan jurusan ekonomi pembangunan sangat memungkinkan untuk bisa bekerja di beberapa organisasi publik, swasta, BUMN, pemerintah. Pekerjaan yang dilakukan akan banyak di bidang perbankan, maupun di bidang keuangan lainnya. Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk kuliah di jurusan ekonomi pembangunan?

Jika kamu telah lulus dalam studi ekonomi pembangunan dan telah memiliki kerja di kemudian hari, jangan lupa untuk menyisihkan pendapatan kamu untuk ditabung atau bahkan diinvestasikan agar uang kamu semakin berkembang. Salah satu tempat investasi terpercaya adalah Ajaib.co.id. Ajaib sendiri memiliki berbagai produk reksa dana dengan harga yang sangat terjangkau. Yuk, mulai berinvestasi!

Artikel Terkait