Bisnis & Kerja Sampingan

Yuk Intip! Ini 6 Cara Memperoleh Duit Banyak Buat Anak Kos

duit banyak

Ajaib.co.id – Anak kos sering dianggap sebagai orang yang terbiasa hidup hemat. Terkadang kesulitan mengelola keuangan sampai mengharuskannya berhutang. Padahal anak kos memiliki kesempatan untuk memperoleh duit banyak.

Jauh dari orang tua, harus menyewa tempat tinggal, dan hidup berdampingan dengan orang lain merupakan ciri-ciri anak kos. Mereka terpaksa melakukan hal tersebut demi menyelesaikan kuliah dan ada yang beralasan agar bisa masuk kantor tepat waktu.

Di sisi lain, kehidupan anak kos sangat dinamis. Telebih anak kos di ibu kota. Hingar bingar kegiatan hiburan, aneka ragam gerai yang menunjang gaya hidup, dan peer pressure, tak jarang berdampak pada keuangan anak kos.

Akibat tidak kontrol terhadap hal tersebut, ada anak kos yang terlilit hutang. Tak hanya utang pada satu tempat, tetapi banyak tempat dan orang. Sehingga kucing-kucingan dengan tim penagih utang di tempat kos, kantor, bahkan teman-teman sekantor tak luput dari teror tim tersebut. Semoga kamu tidak mengalami hal tersebut.

Sebagai anak kos, kamu justru berkesempatan mengumpulkan duit banyak, tanpa utang, dan caranya pun halal. Berikut ini cara memperoleh duit banyak:

Mengatur Keuangan

Cara utama yang harus dilakukan adalah mengatur keuangan. Percuma kamu punya duit banyak, tetapi tidak bisa mengatur atau mengelolanya. Untuk itu, kamu perlu membuat anggaran bulanan yang berisi kebutuhan sehari-hari, dana hiburan, dan dana investasi. Besarnya 60 persen, 20 persen, dan 20 persen dari penghasilanmu.

60 persen kebutuhan harian dipergunakan untuk membayar kos, makan, transportasi, produk kebersihan, dan listrik (jika sistem per kamar kos menggunakan listrik token). Dana hiburan untuk jalan-jalan, nonton, atau makan di luar.

Namun jika kamu memiliki kredit atau utang, bayar dulu menggunakan alokasi ini. Karena jika telat membayar kredit, kamu akan membayar cicilan, biaya admin, plus dendanya.

Sedangkan dana investasi digunakan sesuai tujuanmu. Misal, kamu berencana membeli rumah beberapa tahun lagi. Setidaknya kamu memiliki uang untuk membayar down payment (DP) 30 persen dari harga rumah, jika memungkinkan punya dana lebih dari itu. Pilihannya adalah investasi jangka menengah seperti reksa dana pendapatan tetap, obligasi dengan tenor lima tahun, dan logam mulia.

Jika memiliki rencana jangka panjang atau mempersiapkan pensiun, kamu bisa memilih investasi saham, reksa dana saham, dan obligasi dengan tenor 10 tahun. Selain itu, kamu bisa mempersiapkan dana pensiun melalui bank, tempat kamu menabung atau menerima transferan gaji. Dengan pengaturan keuangan dan disiplin diri, kamu cepat melunasi atau bahkan bebas utang dan memiliki dana masa depan.

Masak dan Mencuci

Masak dan mencuci menjadi “masalah” di dunia anak kos. Ada tempat kos yang memberikan fasilitas dapur, sehingga memungkinkan anak-anak kos memasak, dan bonus laundry (cuci setrika). Namun tak sedikit yang membebankan biaya cuci setrika.

Selama kos ada dapur, usahakan masak makananmu sendiri daripada membelinya. Hal ini jelas menghemat pengeluaran. Apalagi jika kantor memberikan makan siang. Berarti kamu membuat sarapan di kos, makan siang gratis di kantor, dan masak makan malam di kos.

Untuk mencuci, kamu bisa mencucinya atau menggunakan laundry koin. Jasa tersebut lebih murah dibanding laundry di kos yang terkadang ada insiden “baju nyasar”. Entah bajumu atau temanmu yang keselip ke tumpukan baju ke teman lain. Laundry kos sudah tersedia di kota-kota besar.

Kerja Freelance

Meski telah bekerja, bukan tak mungkin kamu mencari pekerjaan lagi yang waktunya fleksibel. Selama kamu mampu dan memiliki waktu, kerja lepas (freelance) berpeluang mencetak duit banyak secara halal. Ambil pekerjaan freelance sesuai keahlianmu.

Misal kamu bekerja sebagai account executive di sebuah perusahaan. Di luar jam kerja, kamu bekerja freelance menjadi sales mobil. Bisa juga, pekerjaan tetapmu sebagai digital marketing, tetapi setelah jam kantor bekerja lepas sebagai barista di kedai kopi dekat kos-kosanmu.

Menjalankan Bisnis

Bisakah seorang mahasiswa atau karyawan menjalankan bisnis? Kenapa tidak bisa? Selama kamu memiliki kemampuan atau hobi, di situlah peluang menciptakan bisnis. Untuk modal, tak selalu memerlukan modal besar, kok.

Misal kamu membawa bekal setiap hari ke kantor. Suatu saat, temanmu incip makananmu dan ia suka, lalu memesan makanan tersebut. Inilah peluangnya. Mulailah memasarkan bisnis dari lingkungan terdekatmu.

Jika kamu senang dengan skincare, kenapa tak sekalian menjualnya. Kamu bisa menjadi reseller, dropship, atau jasa titip beli skincare. Jika kamu merasa jago foto dan temanmu ahli bikin video, buatlah kolaborasi bisnis jasa foto dan video untuk pre-wedding, baby shower, ulang tahun, arisan, pernikahan, dan acara lainnya. Hasilnya lumayan, loh.

Menjual Barang Preloved

Apapun yang bisa menghasilkan duit banyak secara halal, lakukanlah. Salah satunya menjual barang preloved atau second hand milik pribadi dan orang lain. Untuk barang pribadi, pilih yang kondisinya masih bagus tetapi jarang dipakai.

Tawarkan jasamu ke teman-teman yang tak sempat menjual barang preloved. Sehingga mereka bisa menjualnya melalui kamu. Untuk keuntungan, kamu bisa menetapkan bagi hasil atau ambil untuk per barang Rp25 ribu, misalnya. Jual melalui media sosial dan marketplace, agar banyak orang yang melihat lalu membelinya.

Memanfaatkan Nge-game

Buat kamu yang hobi bermain game, kenapa tak jual akun dan atributmu ke orang lain? Sayang dengan level yang sudah kamu capai? Tenang, kalau kamu memang piawai soal game, seperti memiliki karakter jagoan dan atributnya dan meningkatkan level adalah hal kecil, buatlah beberapa akun lalu jual. Namun ini hanyalah pekerjaan sampingan. Jangan abaikan pekerjaan utamamu gara-gara sibuk nge-game.

Apapun cara mendapatkan duit, yang penting kamu fokus mengerjakannya, dapat mengatur prioritas, dan mengelola keuangan dengan baik.

Artikel Terkait