Investasi

Capital Gain Wajib Dipahami Investor, Mengapa?

Seorang investor wajib paham apa itu capital gain

Pernahkah kamu mendengar istilah capital gain?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang istilah yang satu ini, ada baiknya kita berangkat dari pertanyaan yang paling dasar, apa itu capital gain?

Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh oleh investor dari selisih biaya pembelian awal dan penjualan aset setelah beberapa waktu. Sederhananya, segala sesuatu yang harga jualnya melebihi harga pembelian dapat dikatakan sebagai capital gain.

Mari gambarkan dengan simulasi sederhana. Katakanlah kamu membeli rumah seharga Rp150 juta pada tahun 2018 dan berhasilnya menjualnya di tahun 2019 seharga Rp200 juta. Nah, keuntungan sebesar Rp50 juta yang kamu dapatkan dari penjualan aset properti itulah yang dinamakan capital gain.

Apa saja hal-hal yang penting dipahami terkait capital gain? Simak poin-poin berikut ini.

Waktu Sangat Berharga

Waktu adalah aspek yang sangat penting, karena semakin lama kamu memiliki asetmu, harganya bisa menjadi semakin tinggi. Namun, dalam hal ini kamu perlu juga memperhatikan biaya administrasi yang berpotensi mengurangi nilai capital gain dari aset kamu.

Perbedaan Capital Gain dengan Pendapatan Investasi

Capital gain berbeda dengan imbal hasil atau pendapatan investasi. Untuk meraih capital gain, maka kamu harus kehilangan aset tersebut. Ketika menjual rumah, kamu akan mendapatkan untuk Rp50 juta namun akan kehilangan rumah tersebut. Hal ini berbeda apabila kamu mengontrakkan rumah tersebut senilai Rp15 juta per tahun, keuntungan dari aset yang masih kamu miliki disebut sebagai pendapatan atau revenue.

Selain itu, karena terkait dengan modal maka pada umumnya capital gain berlaku bagi investasi jangka panjang atau untuk aset bertenor diatas 1 tahun. Namun, ada juga capital gain jangka pendek untuk investasi di bawah 1 tahun.

Terdapat Konsekuensi Pajak

Nah, ini juga penting untuk kamu ketahui! Capital gain adalah objek pajak dan keuntungan yang kamu dapatkan harus dikenakan pajak penghasilan (PPh). Besaran pajak yang harus dibayarkan tergantung dari objek pajaknya sendiri atau jenis aset yang kamu punya, golongan pajak penghasilan kamu, dan apakah capital gain tersebut termasuk jangka pendek ataujangka panjang.

Untuk capital gain jangka panjang yang kamu miliki lebih dari 1 tahun, pengenaan pajaknya berkisar antara 15 hingga 20 persen.

Tahukah kamu, ada istilah capital gain dan capital loss? Capital loss ini menggambarkan kerugianmu ketika menjual suatu aset yang harga jualnya lebih rendah dari harga beli. Jika asetmu mengalami capital loss, otomatis akan mengurangi tanggung jawabmu dalam membayar pajak aset tersebut. 

Lebih Diminati dari Dividen

Bagi mereka yang sehari-hari terjun ke dunia pasar modal, lebih banyak yang mengincar capital gain dibandingkan dividen. Kenapa? Bayangkan saja, dalam setahun suatu perusahaan bisa saja membagikan dividen hingga 10 kali kepada para pemegang saham. Sedangkan, proses jual beli saham di lantai bursa dapat dilakukan berkali-kali dalam seminggu.

Itulah mengapa, banyak trader yang menganggap dividen hanya sebagai selingan atau bonus, namun bukan umpan utama untuk diincar. Selain itu, perusahaan tidak wajib membagikan dividen kepada para pemegang saham. Ada kondisi di mana perusahaan menunda memberikan dividen demi kebutuhan ekspansi.

Keuntungan capital gain juga berlaku untuk berbagai produk keuangan investasi seperti saham, reksa dana, dan obligasi. Bahkan ada segelintir orang yang lebih menikmati keuntungan capital gain dibandingkan dividen atau return. Kuncinya adalah pandai memilih waktu yang tepat untuk melepas aset tersebut agar keuntungannya maksimal.

Reksa dana sebagai investasi andalan pemula juga berpotensi menghasilkan capital gain jika dikelola dengan tepat. Head of Investment Avrist Asset Management, Farash Farich, dilansir dari Kontan.co.id, mengatakan investasi melalui reksa dana saham dan reksa dana pendapatan tetap berbasis Surat Utang Negara (SUN) adalah pilihan tepat jika mencari capital gain,

Saran ini bisa kamu aplikasikan dalam portofolio investasimu jika memang membidik keuntungan modal ini. Ajaib akan memberikan daftar masing-masing 5 reksa dana saham dan pendapatan tetap dengan kinerja terbaik pada Agustus lalu berdasarkan laporan Kontan.co.id. Capital gain memang tidak bisa langsung dirasakan namun paling tidak daftar produk reksa dana rekomendasi ini bisa dipertimbangkan untuk dijadikan investasimu.

Reksa dana saham dengan kinerja terbaik Agustus 2019

1.   Minna Padi Hastinapura Saham dari Minna Padi Asset Management dengan return 7,30%.

2.   Minna Padi Amanah Saham Syariah dari Minna Padi Asset Management dengan return 5,87%.

3.   HPAM Investa Ekuitas Strategis dari Henan Putihrai Asset Management dengan return 4,94%.

4.   Sucorinvest Equity Prima Fund dari Sucor Asset Management dengan return 4,61%.

5.   Capital Equity Fund dari Capital Asset Management dengan return 3,87%.

Reksa dana pendapatan tetap dengan kinerja terbaik Agustus 2019

1.   Danareksa Melati Pendapatan Utama dari Danareksa Investment Management dengan return 5,17%.

2.   Corfina Pendapatan Prima dari Corfina Capital dengan return 1,67%.

3.   Panin Dana Obligasi Bersama Dua dari Panin Asset Management dengan return 1,52%.

4.   Mandiri Investasi Obligasi Nasional dari Mandiri Manajemen Investasi dengan return 1,37%.

5.   Manulife Obligasi Unggulan Kelas A dari Manulife Aset Manajemen Indonesia dengan return 1,29%.

Kamu harus jeli kapan saat yang tepat menjual reksa danamu jika ingin meraih capital gain. Investor pemula umumnya baru akan menjual produk reksa dananya setelah tujuan investasinya terpenuhi atau performanya buruk. Namun, kamu bisa menghasilkan lebih jika pandai memilih waktu tepat melepas investasi tersebut. Harus diketahui pula jika capital gain nantinya akan memiliki dampak pajak yang harus diperhitungkan.

Bacaan menarik lainnya:

Komarudin, Ahmad. (2004). Dasar-Dasar Manajemen Investasi Dan Portofolio, Rineka Cipta, Jakarta.

Jogiyanto Hartono, M.B.A., Ak. (2010). Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Ketujuh, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Yogyakarta.

Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Artikel Terkait