Saham

Cara Menghadapi Volatilitas Pasar Saham dengan Tepat

Cara Menghadapi Volatilitas Pasar Saham dengan Tepat

Ajaib.co.id – Pengertian Volatilitas adalah besarnya jarak antara fluktuasi /naik turunnya harga saham atau valas yang menunjukan fluktuasi pasar dalam satu periode tertentu. Dalam pasar valas, volatilitas tinggi berarti harga naik tinggi dengan cepat lalu tiba-tiba turun dalam dengan cepat pula. Akibatnya akan memunculkan selisih sangat besar antara harga terendah dan harga tertinggi dalam suatu waktu. Hal ini juga sering disebut “market mood” karena kamu akan melihat perubahan harga, bisa melonjak tajam atau bahkan terjun bebas melemah yang artinya sedang terjadi volatilitas tinggi.

Di Pasar Uang (Forex), volatilitas harga tertinggi biasanya terdapat pada pair GBP/USD, EUR/JPY, GBP/JPY, ataupun terkadang EUR/USD. Namun, besar-kecilnya volatilitas juga bisa berubah-ubah; ada jam-jam di mana volatilitas meningkat ataupun melambat.

Volatilitas bisa ditunjukkan dalam jumlah pips tertentu (misal: 100 pips sehari), atau angka absolut ($0.5000), atau persentase perubahan dari harga valas di awal periode (misalnya: 8.2% dalam setahun).

Volatilitas biasanya akan merefleksikan besarnya risiko yang ada ketika kamu melakukan trading forex pada suatu pasang mata uang atau valuta asing. Semakin tinggi volatilitas, semakin banyak keuntungan yang bisa dipanen trader.

Di sisi lain, volatilitas yang lebih rendah, misalnya saat sesi pasar Asia, berarti nilai tukar tidak banyak berfluktuasi dan perubahannya cenderung kecil dari waktu ke waktu. Karenanya, volatilitas atau gejolak pasar memiliki peran penting untuk mengukur return investasi. Sesuai dengan pepatah “High Risk, High Return”, maka jika volatilitas tinggi, risiko meningkat, tetapi jumlah peluang trading juga akan bertambah.

Pertarungan perdagangan dan kekhawatiran resesi telah membuat pasar saham membawa investor ke salah satu perjalanan rongsokan yang terkenal itu. Dow Jones Industrial Average turun ratusan poin dalam sehari, naik ratusan poin di hari berikutnya.

Masa-masa yang penuh gejolak seperti ini mungkin membuat kamu berpikir untuk menarik uang kamu dan memasukkannya ke dalam brangkas. Tapi itu hal terburuk yang bisa kamu lakukan. Tahan keinginan untuk turun dari roller coaster saham. Berikut adalah tiga alasan bagus untuk tetap tenang dan berinvestasi.

Pasar itu tangguh

Tidak peduli seberapa buruk hal-hal yang terlihat pada hari tertentu atau selama minggu tertentu, saham umumnya membuat kerugian yang lalu terbayarkan kembali dalam beberapa waktu. Dalam jangka pendek, pasar saham bisa mengalami fluktuasi harga yang naik dan turun. Dalam jangka panjang, pasar saham akan selalu naik.

Perilaku pasar saat ini bukanlah hal yang luar biasa. Meskipun berita utama tentu terdengar menakutkan, penting untuk mengingat aturan sederhana tentang investasi pintar ini: menghilangkan kebisingan.

Miliki tujuan

Bukankah kamu berinvestasi untuk jangka panjang, bekerja menuju tujuan besar di ujung jalan – mungkin pensiun yang nyaman? Yang terburuk adalah keluar jalur dengan membuang investasi hanya karena Wall Street mengalami beberapa hari yang sulit.

Jika volatilitas di akun kamu membuat kamu terjaga di malam hari, mungkin kamu perlu mengevaluasi kembali campuran investasi kamu. Uang kamu harus didiversifikasi, untuk membantu kamu menghadapi badai ini.

Fokus pada apa yang dapat kamu kontrol: membayar biaya rendah, memegang portofolio yang terdiversifikasi dan mengotomatisasi keuangan kamu. Sehingga kamu cenderung bereaksi secara emosional terhadap fluktuasi jangka pendek.

Penurunan pasar adalah saat yang tepat untuk membeli

Pada hari-hari ketika pasar saham terpukul, jangan berpikir tentang apa yang kamu hilangkan. Sebaliknya, fokuslah pada apa yang bisa kamu beli. Kejatuhan pasar atau “koreksi” membuat saham jauh lebih murah.

Jangan takut mengambil investasi baru setiap kali pasar secara keseluruhan masuk ke masa-masa sulit. Tetapi itu tidak berarti kamu harus mengeluarkan semua tabunganmu. Banyak yang dulu merupakan perusahaan yang solid telah menghilang atau mengalami masalah dalam 10 tahun terakhir, misalnya: Sears, General Electric, Xerox, Eastman Kodak, Lehman Brothers, dan lain sebagainya. Portofolio yang terdiversifikasi dengan baik adalah yang terbaik untuk menghadapi volatilitas harga pasar. Tindakan terbaikmu? Tetap pada rencanamu.

Nah, setelah mengetahui votalitas pasar, mau coba langsung terjun ke pasar investasi seperti reksa dana dan saham? Jika iya, kamu bisa mencobanya dengan mendownload aplikasi Ajaib. Di mana dengan Ajaib, kamu bisa terjun ke investasi dari mana dan kapan saja, juga bisa dilakukan secara online.

Bagi kamu yang masih belum berani, kamu tidak perlu khawatir, karena di Ajaib kamu bisa memulainya dengan modal yang rendah, yaitu Rp10 ribu untuk reksa dana dan Rp100 ribu untuk saham. Kamu juga bisa menentukan investasi sesuai dengan tujuan keuanganmu, apakah untuk dana darurat, dana pensiun, dana pendidikan, dan sebagainya. Jadi, tunggu apalagi? Yuk mulai investasi kamu sekarang juga di Ajaib dan dapatkan return terbaikmu sekarang juga!

Artikel Terkait