Investor Pemula, Milenial, Perencanaan Keuangan

Cara Menghindari Dompet Kosong di Akhir Bulan

Dompet kosong di akhir bulan?

Ajaib.co.id – Dompet kosong di akhir bulan adalah permasalahan yang kerap menghantui kelas pekerja di Indonesia. Saking populernya, ada istilah living paycheck to paycheck alias mengandalkan gaji untuk bertahan hidup karena tidak punya tabungan. Boro-boro tabungan, untuk mencukup kebutuhan pokok saja kadang harus berpikir ulang!

Ada beberapa faktor yang menyebabkan dompet kosong di akhir bulan bisa terus berulang. Salah satu faktornya mungkin gara-gara pendapatan yang kurang. Faktor lainnya adalah ketidakmampuan manajemen keuangan dan memiliki perilaku konsumtif. Belanja online atau makan mewah dan melupakan tabungan saat awal gajian memang menyenangkan, tapi hal ini bisa berakibat buruk di akhir bulan.

Redaksi Ajaib merangkum beberapa cara menghindari dompet kosong di akhir bulan yang mungkin bisa kamu terapkan. Tenang, hal ini bisa dilakukan pelan-pelan. Satu hal yang pasti, konsistensi sangat diperlukan untuk melakukan perencanaan keuangan agar kamu tidak menyesal di masa depan.

1. Analisis Titik Kesulitan Keuangan

Cara pertama yang harus dilakukan agar terhindar dari dompet kosong di akhir bulan adalah mengetahui kondisi keuanganmu yang sebenar-benarnya. Hal yang perlu kamu lakukan untuk hal ini adalah dengan menganalisis kebiasaan belanja.

Kumpulkan mutasi rekening bank dan kartu kredit kamu tiga hingga enam bulan terakhir. Lalu tandai pengeluaran yang reguler kamu lakukan. Hal ini bisa membuat kamu memahami sebetulnya ke mana saja uang kamu mengalir. Akan menyesakkan di awal, apalagi jika kamu baru tahu kalau ternyata uang yang kamu habiskan untuk hura-hura lebih banyak dibanding untuk kebutuhan pokok.

Berikutnya, analisis penghasilan kamu, baik dari gaji maupun tunjangan. Hal ini bisa jadi justifikasi kalau memang gaji kamu belum cukup banyak untuk berfoya-foya. Setelah selesai menganalisis laporan keuanganmu, kamu akan tahu cara mengatur strategi agar bisa menghindari dompet kosong di akhir bulan.

2. Rampingkan Pengeluaran

Setelah mengetahui kondisi dan kebiasaan keuangan kamu, kini kamu harus membuat strategi penganggaran agar bisa keluar dari situasi hidup dari gaji ke gaji.

Buatlah anggaran bulanan, masukkan berapa anggaran yang kamu perlukan untuk kebutuhan pokok, membayar cicilan, menabung, investasi, dan rekreasi. Mungkin kamu harus melakukan pemotongan di biaya rekreasi dan mengalihkannya ke tabungan.

Salah satu strategi yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkan hal ini adalah dengan sama sekali tidak berbelanja barang-barang konsumtif. Fokus pada kebutuhan pokok seperti makan dan cicilan yang masih tersisa selama sebulan penuh. Lihat sendiri perubahannya!

3. Hindari Dompet Kosong dengan Evaluasi Utang

Dompet kosong di akhir bulan kadang membuat kita harus berutang, baik pada teman maupun menggunakan kartu kredit. Jenis utang yang pertama tentu harus segera dilunasi agar pertemanan tidak rusak. Jenis utang yang kedua bisa diatur menggunakan sejumlah strategi.

Apakah kamu menggunakan kartu kredit untuk membeli kebutuhan konsumtif? Kalau masih hidup dari gaji ke gaji, hindari hal ini. Gunakan kartu kredit untuk membeli barang yang bisa jadi investasi jangka panjang seperti laptop yang kamu gunakan untuk bekerja atau kamera yang bisa kamu jadikan sebagau sumber uang tambahan.

Evaluasi kembali utang dengan menghitung total keseluruhan dan buat strategi agar bisa mengurangi jumlahnya secepat mungkin agar bisa memiliki ruang gerak finansial yang lebih bebas. Percayalah, tidak ada yang lebih melegakan dari bisa membebaskan diri dari utang konsumtif.

4. Prioritaskan Tabungan yang Terencana

Tabungan bisa menyelesaikan masalah jika harus mengeluarkan pengeluaran tak terduga. Tabungan juga bisa membawamu ke masa depan yang lebih baik mulai dari memiliki rumah sendiri dan hidup nyaman saat pensiun.

Coba strategi ini: jika kamu memiliki penghasilan di angka Upah Minimum Provinsi (UMP) tabung 10-20% dari penghasilan dan jangan berutang sama sekali. Jika kamu memiliki gaji 2x UMP, tabung 10-20% gaji dan batasi cicilan utang kurang dari 20% dari penghasilan. Jika kamu punya gaji 3x UMP, tabung 10-20% dari penghasilan dan batas cicilan utang maksimal 30% dari penghasilan.

5. Pikirkan Cara Menambah Pemasukan

Jika masalah kamu adalah pendapatan yang kurang, maka kamu harus sedikit bekerja lebih keras untuk menambah pemasukan. Kalau kamu adalah karyawan yang sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan kenaikan gaji, coba bernegosiasi dengan atasan untuk bisa mendapatkannya. Selain itu, kembangkan naluri bisnis dan mulai menjalankan bisnis kecil-kecilan yang sesuai dengan minat dan memiliki risiko kecil.

Jika kamu memang bisa menulis, cobalah menjadi penulis lepas yang bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan. Kalau kamu jago foto, cobalah membuka jasa foto untuk produk online shop dengan tarif yang kompetitif. Manfaatkan sosial media sebagai sarana promosi, pelajari berbagai strategi pemasaran online yang banyak beredar di internet.

Itu dia beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari dompet kosong di akhir bulan. Siapa tahu setelah menerapkannya, kamu jadi bisa sedikit memiliki kebebasan finansial, atau mungkin bisa mulai berinvestasi?

Kini hanya dengan Rp10 ribu pun kamu sudah bisa mulai berinvestasi, loh. Ajaib adalah aplikasi saham dan reksa dana yang kini sudah dipercaya lebih dari 1 juta pengguna di Indonesia, 100% bisa dilakukan online tanpa minimum investasi. Tentunya Ajaib juga aman karena terdaftar dari diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Yuk, unduh aplikasi Ajaib sekarang juga!

Artikel Terkait