Saham

Broker Saham Terbaik Bisa Kamu Dapatkan dengan 7 Tips Ini

broker saham terbaik

Ajaib.co.id – Jika kamu di halaman ini, berarti kamu telah memahami gambaran serta tahapan menjadi investor saham di pasar modal secara garis besar. Dalam artikel ini, Ajaib akan membahas bagaimana caranya memilih perusahaan sekuritas atau broker saham terbaik sebagai perantara bagi investor untuk jual-beli dan investasi saham.

Walau Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi tempat bagi para investor saham untuk memperjualbelikan setiap saham, seorang calon investor saham tidak dapat begitu saja berinvestasi di bursa. Calon investor harus melalui perantara (broker) atau perusahaan sekuritas dan membuka rekening efek melalui sekuritas tersebut.

Sebagai investor pemula seringkali menemui masalah untuk memilih broker saham terbaik. Broker di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyentuh ratusan jumlahnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memilih sekuritas:

Pastikan Broker Pilihan Kamu Terdaftar di BEI dan OJK

Dalam memilih broker saham terbaik adalah memastikan bahwa perusahaan tersebut telah memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Izin tersebut menandakan perusahaan tersebut diawasi resmi oleh OJK.

Sehingga bila terjadi kasus yang merugikan, kamu dapat mengajukan pengaduan ke OJK. Kamu dapat cek hal tersebut melalui situs resmi OJK untuk daftar perusahaan sekuritas berizin. Selain itu, kamu bisa melakukan background checking melalui internet mengenai sepak terjang broker di pasar modal.

Jika kamu jeli, kamu dapat menghindari broker yang terkait dengan kasus besar, atau bahkan penipuan. Setidaknya ada sekitar 124 perusahaan sekuritas yang tercatat sebagai Anggota Bursa (ikut memiliki saham dari BEI), ada yang broker murni asing, patungan, anak usaha BUMN, dan lokal.

Pilih yang Memberikan Pelayanan Lebih

Dalam bertransaksi, bila terjadi permasalahan atau ada hal-hal yang tidak dimengerti, tentunya kita ingin segera mendapatkan solusi. Oleh karena itu, penting untuk memilih perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan customer service yang ramah, cepat tanggap dan mudah dijangkau dalam menjawab setiap pertanyaan investor.

Salah satu contoh broker yang bagus akan menyediakan grup khusus untuk nasabahnya berdiskusi dan memberikan info terbaru. Selain itu, pilihlah broker yang menyediakan jasa diskusi dan konsultasi saham gratis.

Jumlah Setoran Awal yang Terjangkau

Tiap broker memiliki aturannya masing-masing dalam mengatur setoran awalnya. Besarnya setoran awal bervariasi mulai dari 100 ribu rupiah hingga 10 juta rupiah. Perbedaan nilai setoran awal ini bervariasi karena tiap broker membidik target market yang berbeda.

Ada broker yang menargetkan mahasiswa, masyarakat awam dan ada pula yang membidik kalangan konglomerat. Setoran awal ini otomatis akan menjadi Rekening Dana Investor (RDI) milik investor. Pertimbangan setoran awal yang disyaratkan menjadi gerbang untuk kamu memilih broker saham terbaik.

Perhatikan Komisi Transaksi

Seperti jual beli, aktivitas transaksi saham melalui pihak ketiga akan dikenai komisi. Untuk setiap transaksi, rata-rata komisi untuk pembelian saham antara 0,1-0,3%. Sedangkan komisi untuk penjualan saham antara 0,2-0,4%. Sebagai investor pemula, pastinya kita akan mencari komisi serendah mungkin.

Tetapi harus diperhatikan, beberapa broker menerapkan minimal komisi per hari. Jika hal ini terjadi, kamu harus menghitung dengan pasti berapa minimal transaksi yang perlu kamu lakukan per hari. Hal ini untuk mencegah kerugian yang sifatnya kecil tapi rutin. Jika dana kamu cukup besar, biasanya broker dapat memberikan komisi yang rendah.

Ditambah maraknya trading online yang memberikan komisi yang relatif rendah dalam iklannya. Idealnya, kamu sebagai investor memilih perusahaan sekuritas yang menawarkan fee rendah tanpa mengorbankan kualitas pelayanannya.

Sebagai simulasi, broker yang kamu pilih menerapkan komisi transaksi beli 1,5% dan jual 2,5%. Jika transaksi kamu adalah Rp 1 juta, maka fee beli yang dibebankan adalah Rp 1500, dan untuk menjual dengan besaran nilai saham yang sama maka fee jual yang dibebankan adalah Rp 2500.

Cara Trading Broker

Zaman dahulu, transaksi saham harus dilakukan di kantor broker tersebut atau via telepon. Kini trennya kamu bisa melakukan trading saham melalui online. Layanan online trading akan membuat transaksi saham jauh lebih praktis serta memungkinkan investor bertransaksi kapan dan di mana saja.

Layanan online trading yang berkualitas memiliki berbagai macam fitur, antara lain smart order untuk memudahkan pembelian. Fasilitas charting untuk mempermudah analisa teknikal sederhana. Dan fitur auto stop loss order, yakni untuk membantu membatasi kerugian atau melindungi modal investor, dan lain-lain.

Memiliki Nasabah yang Banyak

Banyaknya jumlah nasabah pada suatu perusahaan sekuritas atau broker mungkin tidak bisa menjadi ukuran pasti dari kualitas perusahaan tersebut bagus. Namun setidaknya, dengan jumlah nasabah yang banyak menunjukkan reputasi perusahaan tersebut dapat dipercaya.

Analis dan Rekomendasinya

Hal yang dapat kamu perhatikan adalah kepala riset, analis, dan tim dalam broker yang akan dipilih. Broker saham terbaik akan sering diliput oleh berbagai media mengenai analisa dan forecast sahamnya. Dari poin tersebut, kamu dapat membandingkan prediksi dan rekomendasi dan menyesuaikannya dengan data di pasar.

Untuk menjadi pemilik saham kini tidaklah sulit, kamu bisa memulai dengan saldo sebesar Rp10.000 saja! Ajaib kini melayani jual beli saham serta dilengkapi dengan berbagai fitur seperti berita terbaru, Ajaib Alert, forum saham hingga laporan performa keuangan,yang menunjukkan urutan perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain dalam industri sejenis. Lengkap bukan?

Kamu cukup menginstal aplikasi Ajaib di gadget, lalu melakukan pendaftaran tanpa perlu ke kantor cabang. Setelah disetujui, kamu dapat melakukan aktivitas saham dengan mudah!

Artikel Terkait