Perencanaan Keuangan

Berapa Pengeluaran untuk Biaya Bayi Baru Lahir?

Ajaib.co.id – Apa yang menyenangkan sekaligus menegangkan bagi orang tua muda? Betul sekali, bayi baru lahir. Lahirnya si kecil berarti akan ada perubahan dan pengeluaran dengan jumlah yang besar bagi pasangan. Berapa besar pengeluaran yang harus dihabiskan untuk si kecil di tahun pertamanya? Alokasi anggaran apa yang harus dikorbankan dari perencanaan keuangan? Atau apa saja yang perlu dipersiapkan menjelang kelahiran si bayi?

Sebagai orang tua tentu bingung untuk menentukan apa yang benar-benar dibutuhkan bayi baru lahir, terlebih jika ini adalah anak pertama. Berikut Ajaib bedah estimasi pengeluaran yang perlu orang tua habiskan sebelum hingga setelah si kecil lahir ke dunia. Hitung-hitungan di bawah ini merupakan gambaran besar bukan nilai pasti, harga lebih murah atau lebih mahal tergantung kondisi finansial masing-masing.

Pengeluaran Pertama dengan Jumlah Besar

Di skenario ini, kita akan menghitung bagaimana kebutuhan bayi baru lahir mulai dari awal hingga tumbuh kembang, seperti biaya medis untuk persalinan, perlengkapan bayi mulai dari untuk mandi, makan, tidur, bepergian, hingga kesehatan. 

  • Biaya Medis

Sulit untuk membuat hitungan kasar berapa biaya medis yang harus dikeluarkan orang tua untuk kelahiran bayi, karena kondisi finansial individu berbeda-beda. Namun, jika dibedah satu persatu-satu mulai dari awal kehamilan, ibu hamil membutuhkan cek dokter bulanan, USG, 4D USG, biaya vitamin, obat, dan senam hamil. Setidaknya setiap bulannya kam akan mengeluarkan uang sebesar Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000 atau dalam satu tahun bisa habis sekitar Rp36.000.0000.

Apakah sudah cukup? Tentu belum. Orang tua harus mengetahui berapa rerata biaya persalinan. Jika kamu sudah mengetahui pasangan kamu sedang mengandung, sebaiknya segera menyisihkan sejumlah uang dari pendapatan bulanan untuk biaya persalinan yang jumlahnya tidak sedikit. Akan lebih baik jika kamu dan pasangan sudah menabung untuk biaya persalinan jauh sebelum program kehamilan.

Selain itu, sebelum menentukan biaya persalinan kamu harus mengetahui bahwa biaya persalinan tergantung tindakan yang harus dilakukan saat melahirkan. Pada umumnya, tindakan persalinan normal akan jauh lebih murah dari tindakan caesar, induksi, atau vacuum. Mengapa tindakan caesar bisa lebih mahal? Karena ada biaya tambahan obat yang harus dikonsumsi untuk ibu hamil agar melancarkan proses persalinan bayi baru lahir.

Kamu juga tidak boleh melupakan biaya kamar yang tentunya memiliki harga yang bervariasi. Semakin eksklusif kamar, semakin mahal harga kamarnya, semakin mempengaruhi total biaya persalinan. Oleh karena itu, penting bagi orang tua menyiapkan dana darurat di luar dana persalinan. 

Misalnya, jika kamu memutuskan untuk melakukan persalinan di rumah sakit bersalin swasta tanpa menggunakan BPJS dengan satu kamar yang memiliki dua tempat tidur selama tiga hari dua malam, ditambah biaya lain, maka kamu setidaknya akan menghabiskan sekitar Rp30.000.000. Bagaimana jika pasangan kamu harus melakukan operasi caesar? Kamu bisa tambahkan sekitar Rp10.000.000 hingga Rp40.000.000.

  • Perlengkapan Bayi

Pengeluaran kamu belum berakhir setelah persalinan, sebab bayi baru lahir membutuhkan perlengkapan yang jauh lebih banyak dari yang kamu kira. Mungkin kerabat terdekat akan memberikan hadiah untuk si kecil, tapi pemberian mereka hanya akan menjadi pelengkap, belum lagi peluang pemberian tersebut merupakan perlengkapan yang memiliki fungsi yang sama. Maka dari itu, orang tua perlu menghitung dan menyiapkan biaya perlengkapan bayi dengan lengkap.

  • Perlengkapan Utama

Sebelum ke perlengkapan lain, orang tua perlu menyiapkan perlengkapan utama yang sifatnya wajib bagi bayi baru lahir. Apa yang dibutuhkan? Popok, perlak atau alas tahan air, selusin kain bedong bayi, selusin celana panjang, selusin celana pendek, selusin baju lengan panjang, selusin baju lengan pendek, selusin jumper, selusin, jumpsuit, empat pasang kaus kaki, empat pasang sarung tangan dan kaki, serta empat topi katun. Total pengeluaran untuk perlengkapan utama bayi sekitar Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000, belum termasuk biaya popok yang dibeli secara berkala.

  • Perlengkapan Mandi

Untuk perlengkapan mandi si kecil, yang kamu butuhkan antara lain bak mandi, 3-4 lembar handuk, sabun dan sampo bayi, body lotion, diaper rash, baby oil, minyak telon, hingga tisu basah khusus bayi. Kamu membutuhkan sekitar Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000 untuk perlengkapan mandi.

  • Perlengkapan Makan

Agar si kecil bisa makan dengan nyaman, kamu perlu menyiapkan perlengkapan makan berupa botol susu, sabun dan sikat botol, steam sterilizer, kontainer susu, termos botol, dan susu formula yang harus dibeli berkala. Setidaknya kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp1.000.000 hingga Rp4.000.000.

  • Perlengkapan Berpergian

Jika waktunya tiba, kamu dan pasangan mungkin ingin mengajak si kecil pergi ke luar. Namun, ada banyak kebutuhan agar bayi baru lahir bisa bepergian dengan nyaman dan aman. Stroller, jok untuk bayi, gendongan bayi, dan tas diaper merupakan beberapa perlengkapan bepergian yang perlu disediakan. Jika ditotal, kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp5.000.000 hingga Rp8.000.000 hanya untuk perlengkapan bepergian.

  • Perlengkapan Ibu

Tidak hanya bayi, ibu juga perlu dilengkapi kebutuhannya. Perlengkapan ibu setelah melahirkan bayi antara lain bra menyusui, breast pad, pembalut maternity, stagen, baju menyusui, minuman atau makanan ASI booster, pompa ASI elektrik, 1-2 lusin botol ASI, 2 pak kantong ASI, hingga tas pompa ASI. Meskipun kebutuhannya banyak, ternyata kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000.

Anak adalah hadiah yang luar biasa, meskipun kita tahu hadiah seringkali memiliki harga yang mahal. Kami tekankan sekali lagi bahwa hitung-hitungan di atas tidak bersifat mutlak karena bisa menjadi lebih murah atau lebih mahal tergantung kondisi finansial kamu. Namun seberapa banyak biaya yang kamu keluarkan untuk si kecil, kelahirannya akan sangat berharga untuk pengorbanan yang kamu buat.

Sumber: Budgeting for a New Baby, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait