Benarkah Bisnis Dropnshop Penipuan?

Bisnis Dropnshop
Bisnis Dropnshop

Kamu mungkin sudah bertanya-tanya, bisnis dropnshop itu apa. Banyak orang berminat dengan untung besar yang ditawarkan. Namun ada juga yang penasaran dan curiga bisnis dropnshop penipuan. Sebelum bertindak lebih jauh, yuk pahami dulu seluk-beluk bisnis ini.

Bisnis jenis ini disebut-sebut mulai muncul sekitar akhir tahun 2016. Dalam waktu empat bulan pertama, bisnis ini telah berhasil mengajak 5.000 peserta aktif. Bahkan, kini ada aplikasi penunjang bisnis dropnshop di Google Play.

Sedangkan bisnis dropnshop sendiri berfokus pada dua aktivitas utama, yakni penjualan database dan pengembangan toko online. Artinya, ketika memutuskan bergabung, kamu bisa memilih untuk menjual database, berjualan di toko online, atau keduanya sekaligus.

Apa itu Bisnis DropnShop?

Istilah ini diambil dari 2 kata yaitu Dropship dan Shopping. Penggabungan ini dibuat agar lebih eye catching dan mudah dihapal. Bisnis ini merupakan sebuah sistem grup yang berisi trik online shop, rahasia ilmu marketing , serta ratusan data yang digunakan sebagai tempat database (Nama, Nomor Telepon, Alamat Rumah, dan sebagainya).

Data-data itu berisikan daftar nomor Whatsapp (WA), Nama Toko, Instagram, dan lain sebagainya milik supplier yang jual barang-barangnya dengan harga murah di Internet. Biasanya, barang-barang yang dijual berupa baju, tas, sepatu, jaket, kabel usb, charger, alat-alat dapur, kebutuhan rumah dan lain-lain.

Bagaimana cara kerja bisnis dropnshop?

Database apa sih yang diperjualbelikan? Database tersebut berisi daftar ratusan supplier berbagai barang yang diklaim memiliki harga paling murah. Daftar tersebut terus diperbarui secara berkala. Supplier tersebut meliputi aksesoris laptop dan ponsel, perabotan rumah, fesyen dan aksesoris, kosmetik, suvenir pernikahan, hingga pernak-pernik otomotif.

Kamu bisa memulai dengan membeli database yang rata-rata seharga Rp 300.000. Selanjutnya, kamu bisa menjual kembali database tersebut dalam jumlah tak terhingga dengan harga yang sama. Misal, kamu membeli database seharga Rp 300.000 lalu berhasil menjualnya ke tiga pembeli, maka kamu mendapatkan penghasilan utuh Rp 900.000, begitu seterusnya tanpa batas.

Atau, kamu bisa memanfaatkan database tersebut untuk ‘kulak’ barang murah dari supplier. Menariknya, kamu hanya menumpang nama untuk berjualan. Kamu tinggal memajang barang di toko online atau media sosial. Setelah ada pembeli, kamu tinggal memesan barang tersebut ke supplier. Selanjutnya, supplier yang akan mengemas dan mengirimkan barang kepada pembeli atas namamu sebagai penjual. Cukup modal promosi, semua beres!

Bisnis ini penipuan?

Desas-desus bisnis dropnshop penipuan sudah banyak terdengar. Mungkin karena keuntungan yang menggiurkan meski dengan modal sangat sedikit terasa mustahil secara logika. Namun, banyak juga pegiat bisnis dropnshop yang menegaskan bahwa ini nyata adanya dan tanpa unsur penipuan.

Pasalnya, barang yang diperjualbelikan jelas ada, yakni database serta barang-barang yang berasal dari supplier. Hanya saja cara penjualannya yang sedikit berbeda. Bila memang ada indikasi kasus penipuan, mungkin ada sejumlah oknum pegiat dropnshop yang menjual database palsu.

Selain masalah database palsu, ada hal lain yang juga patut diperhatikan sebelum terjun menekuni bisnis ini. Hal yang menjadi sorotan utama adalah soal etika bisnis.

Ketika menjual database, kebanyakan penjual dibekali testimoni-testimoni berlebihan soal besarnya angka yang bertambah di rekening setelah bergabung di bisnis ini. Sementara, kita tidak pernah tahu kebenaran di balik testimoni-testimoni tersebut. Sering kali, menjual barang semacam database meski seharga Rp 300.000 tidaklah semudah itu.

Begitu juga dengan sistem dropshipper yang berarti kamu lepas tanggung jawab meski namamu tercantum sebagai penjual. Kalau ternyata barang yang kamu jual bermasalah, pembeli akan komplain langsung ke kamu. Masalahnya, belum tentu masalah tersebut terselesaikan begitu kamu melaporkannya ke supplier. Di sinilah kejelasan kontrak jual-beli tidak boleh diabaikan.

Berminat berbisnis dropnshop? Pertimbangkan matang-matang, ya.

Nah, bagi kamu yang masih ragu untuk memulai bisnis ini tapi masih ingin mendapatkan pengahasilan lebih, kamu bisa memulai investasi apapun mulai sekarang. Ada banyak jenis investasi yang bisa kamu pilih, mulai dari investasi emas, reksa dana, obligasi, deposito, saham, properti, dan sebagainya. Semuanya bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan kamu memulai investasi.

Jika kamu ingin memulai investasi reksa dana, kamu bisa mulai dengan mendaftar melalui Ajaib, platform reksa dana online yang dapat membantu kamu memulai investasi kapan dan di mana saja. Dengan berinvestasi di Ajaib, kamu hanya perlu memilih manajer investasi dan jenis investasi reksa dana yang kamu pilih.

Jangan lupa juga untuk memilih jenis investasi yang sesuai, apakah dengan risiko rendah dengan return rendah, atau return tinggi dengan risiko tinggi. Sesudah itu, kamu hanya perlu memonitornya secara langsung, kemudian manajer investasi lah yang akan mengatur kemana dana yang kamu simpan dikelola. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai investasi sekarang!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait