Ajaib
Menu

Saham

IHSG Naik 0,42% di Sesi I, Saham Prajogo dan Haji Isam Jadi Penopang

Ratih MustikoningsihSeptember 17, 2026

IHSG Naik 0,42% di Sesi I, Saham Prajogo dan Haji Isam Jadi Penopang

Key Takeaway

  • IHSG menguat 0,42% atau 26,76 poin ke level 6.463 pada sesi I.
  • Investor asing mencatatkan inflow Rp77,5 miliar di seluruh pasar ekuitas pada 17 September.
  • Saham CUAN, PTRO, dan JARR menjadi penopang penguatan IHSG dengan masing-masing naik 6,11%, 4,93%, dan 15,17%.
  • Saham ENRG dan BUMI mengalami tekanan, masing-masing turun 5,13% dan 0,99%.
  • Sektor energi dan primer menjadi sektor yang memimpin penguatan, masing-masing naik 1,16% dan 0,89%.

IHSG Naik 0,42% ke 6.463

IHSG menguat tipis 0,42% ke level 6.463 pada perdagangan sesi I. Indeks sempat berada di level tertinggi 6.500 dan level terendah 6.418 selama sesi perdagangan.

Penguatan indeks ditopang oleh sejumlah saham dari grup Prajogo Pangestu dan Jhonlin Group, sementara saham Bakrie mengalami tekanan di tengah koreksi harga minyak mentah Brent.

Pada sesi I, IHSG bergerak di rentang 6.418–6.500. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,88 triliun, dengan volume transaksi mencapai 169 juta lot dan frekuensi transaksi sebanyak 1,12 juta kali.

Statistik Perdagangan Sesi I

IndikatorData
IHSG6.463
Perubahan+0,42%
Perubahan poin+26,76
High6.500
Low6.418
Nilai TransaksiRp7,88 triliun
Volume Transaksi169 juta lot
Frekuensi Transaksi1,12 juta kali

Sementara itu, investor asing mencatatkan inflow senilai Rp77,5 miliar di seluruh pasar ekuitas pada perdagangan 17 September.

Saham Prajogo dan Jhonlin Jadi Penopang IHSG

Penguatan IHSG pada sesi I banyak ditopang oleh sejumlah saham dari grup Prajogo Pangestu dan Haji Isam atau Jhonlin Group.

Tiga saham yang mencatat kenaikan antara lain:

SahamPerubahan
JARR+15,17%
CUAN+6,11%
PTRO+4,93%

Ketiganya menjadi salah satu sumber momentum utama ketika IHSG mulai mengalami rebound pada sesi I.

Saham Bakrie Tertekan, ENRG Turun 5,13%

Di tengah penguatan IHSG, sejumlah saham Bakrie justru mengalami tekanan. ENRG turun 5,13%, sementara BUMI terkoreksi 0,99%.

Pergerakan tersebut terjadi bersamaan dengan penurunan harga minyak mentah Brent secara intraday sebesar 0,9% ke level US$104,8 per barel.

Sektor Energi dan Primer Memimpin Penguatan

Dari sisi sektoral, sektor energi menjadi sektor dengan penguatan terbesar, yaitu 1,16%, diikuti sektor primer yang naik 0,89%.

Di tengah ketidakpastian pasar akibat kondisi suku bunga tinggi, komposisi saham menjadi perhatian. Dalam data yang diberikan, sektor energi memiliki beta 1,06, sedangkan sektor primer memiliki beta 0,6.

Pergerakan Sektor

SektorPerubahanBeta
Energi+1,16%1,06
Primer+0,89%0,60

Data tersebut menunjukkan perbedaan karakteristik beta kedua sektor dalam komposisi pasar pada sesi I.

Saham MBMA Menarik Dipantau di Sesi 2

Selain pergerakan indeks dan saham penggerak pasar, MBMA masuk dalam watchlist dengan catatan harga penutupan sesi I sebesar Rp515, atau naik 3%.

Berikut level yang tercantum dalam data:

LevelHarga
Closing PriceRp515
Perubahan+3%
ResistanceRp530–Rp540
SupportRp490
Target+6%

Kesimpulan

IHSG menguat tipis 0,42% ke level 6.463 pada sesi I, dengan penguatan terutama ditopang saham dari grup Prajogo Pangestu dan Jhonlin.

Di sisi lain, saham Bakrie seperti ENRG dan BUMI mengalami tekanan bersamaan dengan koreksi harga minyak Brent. Dari sisi sektoral, energi dan primer menjadi dua sektor yang mencatat penguatan pada sesi perdagangan ini.

Jangan Lewatkan Pergerakan Pasar Hari Ini

Pantau data IHSG, arus modal asing, dan pergerakan saham-saham pilihan secara real-time hanya di Ajaib Terminal. Ambil keputusan trading yang lebih tepat waktu dengan data yang selalu ter-update.

Mulai pantau pasar sekarang di Ajaib dan atur strategi tradingmu dengan lebih cerdas!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi. 

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!