Rekomendasi Saham Hari Ini: UNVR, AMMN, dan DSSA di Tengah IHSG Fluktuatif Jelang FOMC
Ratih Mustikoningsih•September 16, 2026

Key Takeaway
- IHSG ditutup melemah 1,13% ke level 6.461 dan telah terkoreksi selama lima hari perdagangan beruntun.
- Investor asing masih mencatatkan outflow di pasar reguler sebesar Rp345 miliar, sementara rupiah berada di sekitar Rp17.600/USD.
- Ajaib Sekuritas memilih UNVR, AMMN, dan DSSA untuk perdagangan 16 September 2026 dengan strategi Accum Buy untuk UNVR dan AMMN serta Trading Buy untuk DSSA.
- Perhatian pasar global tertuju pada keputusan suku bunga FOMC The Fed malam ini.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Berikut saham-saham pilihan Ajaib Sekuritas untuk perdagangan Rabu, 16 September 2026:
| Saham | Strategi | Harga Penutupan | Target Price | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|
| UNVR | Accum Buy | Rp1.625 | Rp1.660 | Rp1.610 |
| AMMN | Accum Buy | Rp5.050 | Rp5.200 | Rp4.770 |
| DSSA | Trading Buy | Rp1.085 | Rp1.120 | Rp1.000 |
UNVR: Berada di Area Support, Berpotensi Rebound
Level trading UNVR:
- Harga penutupan: Rp1.625
- Target price: Rp1.660
- Stop loss: Rp1.610
UNVR menjadi salah satu saham pilihan Ajaib Sekuritas dengan strategi Accum Buy. Harga UNVR berada di area support dan berpotensi mengalami rebound. Sementara itu, indikator stochastic berada di area oversold.
UNVR juga menjadi pilihan saham defensif. Berdasarkan analisis regresi linier CAPM dalam lima tahun terakhir hingga 11 September 2026, sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) terbukti secara signifikan dengan p < 0,001 sebagai instrumen defensif.
Sektor tersebut memiliki nilai Beta 0,618, yang menandakan fluktuasi harga lebih stabil dibandingkan pasar. Sebagai perbandingan, sektor energi memiliki Beta 1,23 dengan kontribusi pengaruh IHSG sebesar 48,58%.
AMMN: Berpotensi Bullish Continuation
Level trading AMMN:
- Harga penutupan: Rp5.050
- Target price: Rp5.200
- Stop loss: Rp4.770
Saham AMMN masuk dalam pilihan dengan strategi Accum Buy. Posisi harga AMMN berada di atas MA 5, 20, dan 100. Selain itu, indikator MACD bar histogram berada di area positif dalam momentum akumulasi.
Prospek AMMN dinilai positif setelah kenaikan faktor free float dari 21% menjadi 26%. Kenaikan tersebut memperbesar bobot AMMN dalam indeks GDX dan berpotensi menarik inflow dana pasif sebesar USD43 juta atau sekitar Rp757 miliar dengan kurs Rp17.600/USD.
Sejak awal September 2026, investor asing tercatat melakukan akumulasi AMMN sebesar Rp307 miliar.
DSSA: Berada di Area Support
Level trading DSSA:
- Harga penutupan: Rp1.085
- Target price: Rp1.120
- Stop loss: Rp1.000
DSSA menjadi pilihan dengan strategi Trading Buy. Posisi harga DSSA berada di area support dalam tren sideways jangka menengah.
Indikator stochastic mengalami crossing di area oversold yang menjadi indikasi rebound jangka pendek.
Dari sisi korporasi, DSSA melakukan write off saham treasury dalam RUPSLB pada 10 September 2026. Saham treasury tersebut berasal dari aksi buyback pada Agustus hingga September 2023.
Pada periode tersebut, DSSA membeli kembali sekitar 154,1 juta-156,1 juta lembar saham dari pasar sekunder dengan total nilai Rp7,39 triliun.
Karena DSSA hanya membatalkan 10% dari total saham treasury tersebut dalam RUPSLB 10 September 2026, estimasi nilai perolehan saham yang di-write off sebesar Rp739 miliar, atau sekitar 2% dari modal disetor.
Pengurangan saham treasury tersebut secara otomatis meningkatkan laba bersih per saham (EPS) dan nilai buku per saham (BVPS).
IHSG dan Sentimen Pasar Hari Ini
Pada perdagangan Selasa, 15 September 2026, IHSG ditutup turun 1,13% atau 73,54 poin ke level 6.461. Pelemahan tersebut memperpanjang koreksi IHSG menjadi lima hari perdagangan berturut-turut.
Tekanan pasar juga masih diikuti oleh outflow investor asing di pasar reguler sebesar Rp345 miliar.
Di sisi lain, rupiah cenderung terjaga di level Rp17.600/USD di tengah lonjakan harga minyak. Meski outflow di pasar ekuitas masih berlanjut, dana asing tidak sepenuhnya keluar dari domestik. Imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun tetap stabil di level 7,15% dengan kondisi rupiah yang terjaga.
Fluktuasi pasar juga berdampak pada realisasi buyback emiten. Salah satunya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah menyelesaikan program buyback yang berlangsung pada 12 Juni hingga 11 September 2026.
Selama periode tersebut, BBRI merealisasikan pembelian kembali sebanyak 31 juta lembar saham dengan total dana Rp90,37 miliar. Jumlah tersebut baru mencapai 18% dari batas maksimal anggaran buyback sebesar Rp500 miliar.
Wall Street Menjelang FOMC The Fed
Dari pasar global, Bursa Wall Street menguat menjelang keputusan suku bunga FOMC The Fed malam ini.
Pada 15 September 2026, indeks yang disebutkan dalam riset mencatat pergerakan sebagai berikut:
| Indeks/Instrumen | Pergerakan/Level |
|---|---|
| Nasdaq | -0,78% |
| S&P 500 | -0,45% |
| Yield obligasi 10 tahun | 5,041% |
| Yield obligasi 30 tahun | 5,401% |
| Harga minyak Brent | USD108,75/barel |
| Brent Month-to-Date | +15% |
Pasar memperhitungkan probabilitas 92% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%.
Kenaikan premi risiko tersebut didorong oleh ancaman inflasi energi, maraknya penerbitan obligasi pemerintah global, serta penerbitan utang skala besar oleh perusahaan teknologi untuk kebutuhan infrastruktur AI.
Di tengah kondisi tersebut, IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi dalam kisaran 6.470-6.577.
Trading Saham-saham Potensial Hari Ini di Ajaib
Mulai trading saham di Ajaib dan pantau pergerakan UNVR, AMMN, dan DSSA dalam satu aplikasi. Cek juga rekomendasi saham hari ini dari Ajaib Sekuritas yang diperbarui secara rutin untuk membantu kamu memilih saham dengan potensi pergerakan terbaik di pasar.
Pantau terus pergerakannya dan siapkan strategimu dengan Ajaib Terminal untuk analisis dan monitor saham lebih mudah. Untuk yang beneran trading!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!