Ajaib
Menu

Saham

Market Recap Sesi 1: IHSG Naik 0,36%, BYAN Melonjak 15,44%, Simak AMMN dan DSSA

Ratih MustikoningsihSeptember 16, 2026

Market Recap Sesi 1: IHSG Naik 0,36%, BYAN Melonjak 15,44%

Key Takeaway:

  • IHSG sesi 1 menguat 0,36% ke level 6.484, dengan rentang perdagangan 6.445–6.535.
  • Investor asing mencatatkan net outflow Rp430 miliar, meski IHSG tetap berada di zona positif.
  • BYAN melonjak 15,44% setelah pengumuman Force Majeure terkait penundaan persetujuan revisi RKAB 2026.
  • Sektor metal mining (+0,8%) dan energi (+1%) menjadi sektor pemimpin pada sesi 1.
  • AMMN dan DSSA berhasil mencapai target harga (hit target) pada sesi 1 dan dapat dipantau untuk perdagangan sesi 2.

IHSG Naik 0,36% Meski Asing Net Outflow Rp430 Miliar

IHSG menguat pada perdagangan sesi 1, Selasa (16/9/2025), meski investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih.

IHSG naik 22,94 poin atau 0,36% ke level 6.484. Sepanjang sesi 1, indeks bergerak dengan level tertinggi 6.535 dan terendah 6.445.

Di tengah penguatan tersebut, investor asing mencatatkan net outflow sebesar Rp430 miliar.

Aktivitas perdagangan sesi 1 mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp6,24 triliun, dengan volume 136 juta lot dan frekuensi transaksi mencapai 1,03 juta kali.

IndikatorSesi 1
IHSG6.484
Perubahan+0,36% / +22,94 poin
High6.535
Low6.445
Net foreign flowRp430 miliar net outflow
Nilai transaksiRp6,24 triliun
Volume transaksi136 juta lot
Frekuensi transaksi1,03 juta kal

BYAN Melonjak 15,44%, Jadi Salah Satu Penopang IHSG

Penguatan IHSG pada sesi 1 turut didukung oleh lonjakan saham BYAN sebesar 15,44%. Pergerakan tersebut merespons pengumuman Force Majeure akibat penundaan persetujuan revisi RKAB 2026. Berdasarkan riset Ajaib, langkah tersebut dinilai positif oleh pasar sebagai tindakan hukum preventif (risk mitigation) untuk menghindari klaim wanprestasi atau penalti dari off-taker.

Dampak terhadap kinerja keuangan diproyeksikan hanya bersifat sementara hingga RKAB resmi diterbitkan oleh Kementerian ESDM.

BYAN mencatatkan realisasi produksi sebesar 68 juta ton pada 2025, dengan volume penjualan mencapai 70,8 juta ton. Sementara itu, target produksi 2026 berada di rentang 30–76 juta ton, bergantung pada persetujuan RKAB dari Kementerian ESDM.

Metal Mining dan Energi Memimpin di Sesi 1

Dari sisi sektoral, metal mining dan energi menjadi sektor yang memimpin pada sesi 1. Sektor metal mining menguat 0,8%, sedangkan sektor energi naik 1%.

Penguatan kedua sektor tersebut turut tercermin pada pergerakan sejumlah saham pilihan, termasuk AMMN dan DSSA, yang berhasil mencapai target harga (hit target) pada sesi 1.

Saham yang Hit Target Sesi 1

Dua saham yang mencapai target harga pada sesi 1 adalah AMMN dan DSSA.

SahamHit TargetClosing PriceResistanceSupport
AMMN+4,45%5.1505.5004.800
DSSA+4,10%1.1201.1601.000

Saham AMMN – Hit Target +4,45%

  • Closing Price Sesi 1: 5.150
  • Support: 4.800
  • Resistance: 5.500

AMMN yang pagi tadi masuk di 5.050 berhasil melewati target 5.200 secara intraday, didukung foreign net buy sekitar Rp79 miliar.

Setelah target tercapai, fokus Sesi 2 bergeser ke apakah momentum masih cukup kuat untuk menguji area 5.500, sementara support di 4.800.

Saham DSSA – Hit Target +4,10%

  • Closing Price Sesi 1: 1.120
  • Support: 1.000
  • Resistance: 1.160


DSSA juga berhasil mencapai target pagi 1.120, sejalan dengan penguatan sektor dan foreign net buy sekitar Rp33 miliar.

Untuk Sesi 2, area 1.160 jadi resistance berikutnya yang perlu diperhatikan, sedangkan 1.000 jadi level support.

Pergerakan kedua saham tersebut dapat menjadi perhatian trader memasuki perdagangan sesi 2.

Pantau Saham Pilihan untuk Sesi 2

IHSG berhasil menguat 0,36% pada sesi 1 di tengah net outflow investor asing sebesar Rp430 miliar. Pergerakan BYAN, serta penguatan sektor metal mining dan energi, menjadi sejumlah sentimen yang mewarnai perdagangan.

Untuk sesi 2, trader dapat memantau AMMN dan DSSA yang telah mencapai target harga, sekaligus memperhatikan level support dan resistance masing-masing.


Pantau peluang trading sesi 2 dengan Ajaib Terminal. Cek pergerakan harga, running trade, order book, dan data pasar secara lebih praktis untuk membantu menentukan strategi trading kamu.

Jangan Lewatkan Pergerakan Pasar Hari Ini

Pantau data IHSG, arus modal asing, dan pergerakan saham-saham pilihan secara real-time hanya di Ajaib Terminal. Ambil keputusan trading yang lebih tepat waktu dengan data yang selalu ter-update.

Mulai pantau pasar sekarang di Ajaib dan atur strategi tradingmu dengan lebih cerdas!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi. 

Sumber: Keterbukaan Informasi BEI, Ajaib Terminal.

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!