Saham AS

Wall Street Hari Ini: Nasdaq Naik 1,05%, Tesla dan Saham SPCX Jadi Sorotan

Miftahul Khaer•October 22, 2026

Key Takeaways

  • Wall Street ditutup menguat pada Rabu (21/10/2026), dengan Dow Jones naik 0,68%, S&P 500 menguat 0,58%, dan Nasdaq Composite naik 1,05%.
  • Investor mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan besar AS pada Kamis (22/10), termasuk Procter & Gamble, Lockheed Martin, Nokia, Blackstone, dan Dow.
  • Tesla menargetkan belanja modal sekitar US$20 miliar pada 2026 dan produksi 5 juta kendaraan per tahun pada 2030, dengan ekspansi kendaraan listrik, robotaxi, robot humanoid, dan penyimpanan energi.
  • Saham SPCX memimpin top gainers dengan kenaikan 7,79%, sedangkan AT&T (T) menjadi top losers setelah turun 6,45%.
  • MCK, SPCX, dan KO masuk radar trading dengan potensi upside masing-masing 5,31%, 7,23%, dan 4,14% berdasarkan skenario teknikal yang tersedia.

Wall Street Menguat, Nasdaq Naik 1,05%

Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (21/10/2026). Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,68%, S&P 500 menguat 0,58%, dan Nasdaq Composite mencatat kenaikan terbesar di antara ketiganya sebesar 1,05%.

Penguatan tersebut terjadi menjelang rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan besar AS pada Kamis (22/10). Investor akan mencermati kinerja emiten di sektor barang konsumsi, pertahanan, teknologi komunikasi, investasi, industri kimia, media, penerbangan, dan transportasi untuk menilai kondisi bisnis dan ekonomi AS.

Sebelum pembukaan pasar, perhatian tertuju pada laporan keuangan Procter & Gamble (PG), Lockheed Martin (LMT), Nokia (NOK), Blackstone (BX), dan Dow (DOW). Kinerja mereka dapat memberikan gambaran tentang daya beli konsumen, permintaan sektor pertahanan, perkembangan teknologi komunikasi, aktivitas investasi, dan kondisi industri kimia.

Investor juga akan memantau laporan Comcast, American Airlines, Southwest Airlines, dan Union Pacific untuk melihat perkembangan bisnis media, perjalanan udara, serta transportasi barang di tengah dinamika ekonomi AS.

Top Gainers dan Top Losers Saham AS

Meski indeks saham AS menguat, kinerja saham individual bergerak bervariasi. Pada perdagangan 21 Oktober 2026, SPCX mencatat kenaikan terbesar, sementara AT&T (T) mengalami penurunan terdalam dalam daftar saham top losers. Berikut daftar top gainers dan top losers saham AS.

Top Gainer

StockReturn
$SPCX+7.79%
$MSTR+7.54%
$RKLB+5.44%
$DELL+5.27%

Top Loser

StockReturn
$T-6.45%
$NFLX-5.31%
$CMG-5.16%
$DASH-3.77%

Tesla Targetkan Produksi 5 Juta Kendaraan per Tahun pada 2030

Selain laporan keuangan emiten, Tesla (TSLA) menjadi salah satu perusahaan yang menarik perhatian investor melalui target ekspansi bisnisnya. Perusahaan menargetkan belanja modal sekitar US$20 miliar pada 2026 dan produksi 5 juta kendaraan per tahun pada 2030.

Target tersebut sejalan dengan rencana ekspansi Tesla di sejumlah lini bisnis, termasuk kendaraan listrik, robotaxi, robot humanoid, dan penyimpanan energi.

Pada kuartal III 2026, Tesla mencatat dua kuartal berturut-turut dengan pengiriman lebih dari 480.000 kendaraan. Pada periode yang sama, margin otomotif tanpa kredit regulasi meningkat dari 16,3% menjadi 18,1%.

Bisnis energi juga menunjukkan perkembangan positif. Margin kotor segmen ini naik dari 20,4% menjadi 33,1%, didukung peningkatan implementasi penyimpanan energi.

CEO Tesla Elon Musk memperkirakan bisnis robotaxi mulai memberikan dampak yang lebih nyata pada kuartal II 2027. Ekspansi bisnis tersebut diperkirakan meningkat pada paruh kedua tahun yang sama.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: MCK, SPCX, dan KO

Selain mengikuti perkembangan indeks dan laporan keuangan perusahaan, trader dapat memantau saham dengan skenario trading yang mencakup level beli, target harga, dan batas risiko. McKesson (MCK), SPCX, dan Coca-Cola (KO) menjadi tiga saham yang masuk radar trading. Berikut ringkasan level trading masing-masing saham.

SahamBuyTarget PriceStop LossUpside
MCKUS$1.000,39US$1.053,56US$989,51+5,31%
SPCXUS$155,14US$166,35US$149,93+7,23%
KOUS$92,22US$96,04US$90,96+4,14%

1. McKesson (MCK)

McKesson Corporation (MCK) memiliki skenario trading dengan strategi buy on breakout atau trend continuation pada grafik harian (1D). Strategi ini mengandalkan momentum penguatan setelah harga memantul dari struktur Higher Low dan bergerak menuju area all-time high untuk menguji resistance baru.

Level beli MCK ditetapkan pada US$1.000,39, dengan target harga US$1.053,56 dan stop loss US$989,51. Skenario tersebut menawarkan potensi kenaikan sebesar 5,31%, dengan risiko penurunan sekitar 1,09% dari level entry.

Rasio risk/reward sebesar 4,89 menunjukkan potensi keuntungan hampir lima kali lipat dari risiko yang direncanakan. Trader dapat memperhatikan konfirmasi breakout sebelum mempertimbangkan posisi beli.

2. SpaceX (SPCX)

SPCX memiliki skenario trading menggunakan strategi buy on dip atau swing long pada grafik harian. Pendekatan ini memanfaatkan momentum pemulihan setelah fase konsolidasi untuk menguji kembali resistance lokal di US$166,35.

Level entry ditetapkan pada US$155,14, dengan target harga US$166,35 dan stop loss US$149,93. Berdasarkan skenario tersebut, potensi keuntungan mencapai 7,23%, sedangkan risiko penurunan sekitar 3,36% dari level entry.

Rasio risk/reward sebesar 2,15 menunjukkan potensi keuntungan sekitar dua kali lipat dari risiko yang direncanakan. Trader tetap perlu memperhatikan kelanjutan momentum pemulihan dan respons harga ketika mendekati resistance.

3. The Coca-Cola (KO)

The Coca-Cola Company (KO) memiliki skenario trading dengan strategi buy on breakout atau trend continuation. Analisis pada grafik harian mengandalkan momentum kenaikan setelah harga memantul dari struktur Higher Low dan menembus area Weak High untuk menguji resistance terdekat di sekitar US$96,00.

Level entry KO berada di US$92,22, dengan target harga US$96,04 dan stop loss US$90,96. Skenario ini menawarkan potensi kenaikan 4,14%, dengan risiko penurunan sekitar 1,37% dari harga entry.

Rasio risk/reward sebesar 3,03 menunjukkan potensi keuntungan sekitar tiga kali lipat dari risiko yang direncanakan. Trader dapat menunggu konfirmasi breakout dan memantau pergerakan harga di sekitar area support sebelum mengambil posisi.

Pantau Pergerakan Saham AS dan Trading di Ajaib

Laporan keuangan emiten dan pergerakan Wall Street dapat memengaruhi peluang trading. Kamu juga dapat mempertimbangkan ETF Amerika sebagai alternatif untuk mendapatkan eksposur ke sejumlah saham dalam satu instrumen.

Download Ajaib sekarang untuk memantau pergerakan saham AS dan mengevaluasi peluang trading sesuai strategi serta profil risikomu.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!