Rekomendasi Saham AS Hari Ini: MCK, SBUX, dan KO Cek Peluangnya
Miftahul Khaer•October 21, 2026

Key Takeaways
- Indeks Dow Jones menguat 1,02% ke level 52.495, sedangkan S&P 500 naik 0,28% ke 7.712. Nasdaq terkoreksi tipis 0,02% ke 26.424.
- Sentimen pasar saham AS ditopang oleh optimisme terhadap kinerja keuangan perusahaan dan prospek investasi kecerdasan buatan (AI).
- McKesson Corporation (MCK) menawarkan potensi kenaikan 5,31% dengan strategi buy on breakout dan risk/reward ratio 4,89.
- Starbucks Corporation (SBUX) memiliki potensi kenaikan 6,08% berdasarkan target harga US$101,87, dengan strategi buy on dip dan risk/reward ratio 4,06.
- The Coca-Cola Company (KO) menawarkan potensi kenaikan 4,14% dengan strategi buy on breakout dan risk/reward ratio 3,03.
Dow Jones Menguat, Nasdaq Terkoreksi Tipis
Pergerakan indeks saham AS menunjukkan tren yang beragam. Berdasarkan pembaruan pasar pada 21 Oktober 2026, Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 1,02% ke level 52.495, sedangkan S&P 500 menguat 0,28% ke 7.712. Di sisi lain, Nasdaq turun tipis 0,02% ke level 26.424.
| Index | Level | Return |
| DJIA | 52,495 | +1.02% |
| S&P 500 | 7,712 | +0.28% |
| NASDAQ | 26,424 | -0.02% |
Pada perdagangan pre-market, ketiga indeks juga diperdagangkan menguat. DJIA naik 0,04%, S&P 500 menguat 0,21%, dan Nasdaq bertambah 0,55%. S&P 500 diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.700-7.800.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan terbesar pada sesi pre-market, yaitu MSCI (MSCI) yang menguat 6,51%, Northrop Grumman (NOC) sebesar 2,24%, ServiceNow (NOW) sebesar 1,99%, dan Chipotle Mexican Grill (CMG) sebesar 1,91%.
Saham Kesehatan dan Real Estat Topang Penguatan S&P 500
Kinerja sektor dalam indeks S&P 500 bergerak bervariasi pada 21 Oktober 2026. Sektor kesehatan (health care) memimpin penguatan dengan kenaikan 2,34%, diikuti real estat (real estate) yang naik 1,69%. Sektor utilitas (utilities) juga menguat 1,15%, sedangkan sektor keuangan (financials) bertambah 1,12%.
Sektor consumer discretionary mencatatkan kenaikan 0,71%, disusul material sebesar 0,31% dan consumer staples sebesar 0,28%. Sektor energi menguat tipis 0,17%, sementara industri hanya naik 0,06%.
Di sisi lain, sektor komunikasi mengalami koreksi terdalam sebesar 0,89%, sedangkan teknologi informasi melemah 0,34%.
| Sektor | Return |
| Communication | -0.89% |
| Cons Disc | +0.71% |
| Cons Staples | +0.28% |
| Energy | +0.17% |
| Financials | +1.12% |
| Health Care | +2.34% |
| Industrials | +0.06% |
| Info Tech | -0.34% |
| Materials | +0.31% |
| Real Estate | +1.69% |
| Utilities | +1.15% |
Minyak WTI Mendekati US$100, Harga Emas dan Perak Melemah
Pasar komoditas bergerak bervariasi pada pembaruan 21 Oktober 2026. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,44% ke level US$99,25. Nikel juga menguat 1,15%, sedangkan minyak kelapa sawit bertambah 1,07% ke level 4.817,00.
Batu bara relatif stabil dengan penurunan tipis 0,03% ke level 150,70. Sebaliknya, harga emas terkoreksi 0,27% ke level US$4.113,11, sementara tembaga turun 0,32% ke level US$6,53.
Perak mencatatkan koreksi terdalam dalam daftar komoditas tersebut, yakni 1,36% ke level US$57,19.
| Komoditas | Harga | Return |
| Crude Oil WTI | 99.25 | +1.44% |
| Coal | 150.70 | -0.03% |
| Gold | 4,113.11 | -0.27% |
| Silver | 57.19 | -1.36% |
| Copper | 6.53 | -0.32% |
| Palm Oil | 4,817.00 | +1.07% |
| Nickel | 15,995.00 | +1.15% |
KOSPI Melonjak 3,29%, Bursa Asia-Pasifik Ditutup Bervariasi
Bursa saham Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada Rabu (21/10/2026), dengan penguatan signifikan di Korea Selatan menjadi salah satu penopang utama kawasan. KOSPI melonjak 3,29%, disusul Taiwan yang naik 1,28%.
Penguatan juga terlihat pada NZX 50 Selandia Baru sebesar 0,95%, Nikkei Jepang sebesar 0,85%, dan STI Singapura sebesar 0,82%. ASX 200 Australia menguat 0,16%, sedangkan bursa Malaysia naik 0,11%.
Di sisi lain, Shenzhen Component mencatatkan penurunan terdalam sebesar 0,81%, diikuti SGX-CNBC China Growth yang melemah 0,70%. Hang Seng (HSI) Hong Kong terkoreksi 0,65%, Shanghai Composite turun 0,59%, SETI Thailand melemah 0,55%, dan NIFTY 50 India turun 0,38%.
Secara keseluruhan, pergerakan bursa Asia-Pasifik memperlihatkan pemulihan yang belum merata. Penguatan di Korea Selatan dan Taiwan berlawanan dengan tekanan jual yang masih membayangi sejumlah pasar regional.
Investor Cermati Earnings Emiten dan Prospek Investasi AI
Futures saham AS menguat pada Rabu (21/10/2026), seiring investor mencermati laporan kinerja keuangan perusahaan dan prospek investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). S&P 500 futures naik 0,29%, sedangkan Nasdaq-100 futures menguat 0,7%.
Pada perdagangan Selasa, Dow Jones melonjak hampir 530 poin atau sekitar 1%, S&P 500 naik 0,3%, sementara Nasdaq ditutup sedikit melemah.
Sentimen AI kembali membaik setelah saham SpaceX melonjak hampir 8%, menyusul pertumbuhan pendapatan kuartal III sebesar 161% menjadi US$14,58 miliar. Perkembangan tersebut turut mendorong saham teknologi Asia, termasuk SK Hynix dan Samsung Electronics.
Namun, risiko investasi AI masih menjadi perhatian pasar. Operator pusat data Australia, NextDC, anjlok hampir 40% setelah memangkas proyeksi pendapatan dan laba akibat kendala pasokan listrik.
Investor kini menantikan laporan kinerja Meta, Tesla, dan IBM untuk menilai kekuatan pertumbuhan laba serta keberlanjutan belanja infrastruktur AI. Dinamika tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati trader dalam mengevaluasi sentimen pasar saham AS.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini: MCK, SBUX, dan KO
Di tengah pergerakan indeks yang bervariasi dan perhatian pasar terhadap kinerja emiten, berikut tiga saham yang masuk dalam daftar rekomendasi trading berdasarkan skenario teknikal pada grafik harian (1D).
| Saham | Buy | Target Price | Stop Loss | Upside |
| MCK | US$1.000,39 | US$1.053,56 | US$989,51 | +5,31% |
| SBUX | US$96,03 | US$101,87 | US$94,59 | +6,08% |
| KO | US$92,22 | US$96,04 | US$90,96 | +4,14% |
1. McKesson (MCK)
McKesson Corporation (MCK) menjadi salah satu saham yang dapat dicermati melalui strategi buy on breakout atau kelanjutan tren (trend continuation). Pada grafik harian (1D), skenario ini mengandalkan momentum penguatan harga setelah memantul dari struktur Higher Low untuk menguji resistance baru di area all-time high.
Posisi entry ditetapkan pada US$1.000,39, dengan target harga di US$1.053,56. Sementara itu, stop loss ditempatkan pada US$989,51 untuk membatasi potensi penurunan sekitar 1,09% dari harga entry.
Berdasarkan level tersebut, MCK menawarkan potensi keuntungan sebesar 5,31% dengan rasio risk/reward sebesar 4,89. Artinya, potensi keuntungan yang ditargetkan hampir 4,9 kali risiko yang ditetapkan dalam skenario trading tersebut.
2. Starbucks (SBUX)
Starbucks Corporation (SBUX) menggunakan strategi buy on dip atau memanfaatkan koreksi harga untuk mencari peluang entry, dengan mengandalkan potensi pantulan dari garis tren (trendline rebound). Pada grafik harian (1D), skenario ini mempertimbangkan konfirmasi struktur Change of Character (CHoCH) setelah harga memantul dari area Strong Low.
Pergerakan tersebut menjadi dasar untuk mengamati peluang pengujian kembali resistance psikologis di sekitar US$102,00. Posisi entry ditetapkan pada US$96,03, sedangkan target harga berada di US$101,87.
Untuk membatasi risiko, stop loss ditempatkan pada US$94,59, setara dengan potensi penurunan sekitar 1,50% dari harga entry. Berdasarkan perbandingan entry dan target harga, SBUX menawarkan potensi upside sekitar 6,08% dengan rasio risk/reward sebesar 4,06.
3. The Coca-Cola (KO)
The Coca-Cola Company (KO) masuk dalam daftar rekomendasi saham AS hari ini dengan strategi buy on breakout atau kelanjutan tren. Skenario pada grafik harian (1D) mengandalkan momentum kenaikan ke atas struktur Weak High setelah harga memantul dari Higher Low.
Jika momentum tersebut berlanjut, harga KO berpeluang menguji resistance terdekat di area US$96,00. Posisi entry ditetapkan pada US$92,22, dengan target harga US$96,04 dan stop loss US$90,96.
Berdasarkan skenario tersebut, KO menawarkan potensi upside sebesar 4,14%, sedangkan risiko penurunan dibatasi sekitar 1,37%. Rasio risk/reward sebesar 3,03 menunjukkan bahwa potensi keuntungan yang ditargetkan sekitar tiga kali risiko yang ditetapkan.
Pantau Pergerakan Saham AS dan Trading di Ajaib
Pergerakan pasar saham AS yang dinamis membuat trader perlu mencermati peluang sekaligus mengelola risiko. Saham MCK, SBUX, dan KO bisa masuk dalam watchlist untuk membantu kamu menyusun strategi trading berdasarkan level entry, target harga, dan stop loss.
Download aplikasi Ajaib untuk memantau pergerakan saham AS dan melakukan trading dalam satu aplikasi.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!