Rekomendasi Saham AS Hari Ini: COP, SBUX, dan KO, Berapa Targetnya?
Miftahul Khaer•October 20, 2026

Key Takeaways
- Indeks saham AS bergerak bervariasi pada pembaruan 20 Oktober 2026. DJIA melemah 0,07%, sedangkan S&P 500 naik 0,41% dan Nasdaq menguat 1,11%.
- Sektor consumer discretionary memimpin penguatan S&P 500 sebesar 2,73%, diikuti teknologi informasi yang naik 1,19%. Sektor utilitas terkoreksi 1,97%.
- Bursa Asia-Pasifik mayoritas melemah, dengan KOSPI turun 3,73% dan Nikkei terkoreksi 1,30%.
- CEO BlackRock Larry Fink menilai keterbatasan pasokan komputasi, tenaga kerja terampil, energi, chip, dan memori menjadi tantangan utama dalam perkembangan AI.
- ConocoPhillips (COP), Starbucks (SBUX), dan Coca-Cola (KO) memiliki potensi upside berdasarkan skenario teknikal masing-masing, dengan target harga US$150,02, US$101,87, dan US$96,04.
Wall Street Hari Ini Bergerak Variatif Pada Pre-Market
Pasar saham Amerika Serikat (AS) menunjukkan pergerakan bervariasi pada pembaruan Selasa (20/10/2026) pukul 14.00 WIB. Dow Jones Industrial Average (DJIA) tercatat berada di level 51.966 atau melemah 0,07%. Sebaliknya, S&P 500 menguat 0,41% ke level 7.690, sedangkan Nasdaq naik 1,11% ke level 26.430.
| Index | Level | Return |
| DJIA | 51,966 | -0.07% |
| S&P 500 | 7,690 | +0.41% |
| NASDAQ | 26,430 | +1.11% |
Pada sesi pre-market 20 Oktober, pergerakan indeks juga bervariasi. DJIA naik 0,22%, S&P 500 menguat 0,01%, sedangkan Nasdaq turun 0,36%. S&P 500 diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.700-7.800.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan terbesar pada sesi pre-market, yaitu 3M (MMM) yang menguat 4,44%, Nike (NKE) sebesar 1,13%, RTX Corporation (RTX) sebesar 0,97%, dan Walmart (WMT) sebesar 0,90%.
Consumer Discretionary Pimpin Penguatan S&P 500
Kinerja sektor dalam indeks S&P 500 bergerak bervariasi pada 20 Oktober 2026. Sektor consumer discretionary memimpin penguatan dengan kenaikan 2,73%, disusul teknologi informasi sebesar 1,19%. Sektor komunikasi juga mencatatkan kenaikan 0,28%, sedangkan sektor material menguat tipis 0,08%.
Di sisi lain, sektor utilitas mengalami koreksi terdalam sebesar 1,97%, diikuti real estat yang turun 1,17%. Sektor finansial melemah 0,79%, sementara kesehatan terkoreksi 0,61%.
| Sektor | Return |
| Communication | +0.28% |
| Cons Disc | +2.73% |
| Cons Staples | -0.42% |
| Energy | -0.64% |
| Financials | -0.79% |
| Health Care | -0.61% |
| Industrials | -0.55% |
| Info Tech | +1.19% |
| Materials | +0.08% |
| Real Estate | -1.17% |
| Utilities | -1.97% |
Harga Emas dan Minyak WTI Menguat, Minyak Kelapa Sawit Naik 1,92%
Pasar komoditas bergerak bervariasi pada pembaruan 20 Oktober 2026. Harga emas naik 0,32% ke level US$4.123,11, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,83% ke level US$99,35.
Minyak kelapa sawit mencatatkan kenaikan terbesar dalam daftar komoditas tersebut, yakni 1,92% ke level 4.766,00. Batu bara juga menguat 0,20%.
Sebaliknya, harga perak turun 0,05% ke level US$57,19, tembaga terkoreksi 0,08% ke level US$6,53, dan nikel melemah 0,24% ke level 15.560,00.
| Komoditas | Harga | Return |
| Crude Oil WTI | 99.35 | +0.83% |
| Coal | 150.70 | +0.20% |
| Gold | 4,123.11 | +0.32% |
| Silver | 57.19 | -0.05% |
| Copper | 6.53 | -0.08% |
| Palm Oil | 4,766.00 | +1.92% |
| Nickel | 15,560.00 | -0.24% |
Bursa Asia Hari Ini Melemah, KOSPI Turun 3,73%
Bursa saham Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada Selasa (20/10/2026), dengan tekanan jual mendominasi sejumlah indeks utama di kawasan tersebut. KOSPI Korea Selatan mencatatkan penurunan terdalam sebesar 3,73%, diikuti Nikkei Jepang yang melemah 1,30%.
Tekanan juga terlihat pada Hang Seng (HSI) Hong Kong yang turun 1,28% dan Taiwan yang terkoreksi 1,13%. SGX-CNBC China Growth melemah 1,64%, sedangkan SETI Thailand turun 0,51%.
Koreksi lebih terbatas terjadi pada ASX 200 Australia yang turun 0,33%, STI Singapura sebesar 0,27%, NZX 50 sebesar 0,15%, dan Shenzhen Component sebesar 0,14%. Di sisi lain, NIFTY 50 India menguat 0,65%, Malaysia naik 0,16%, dan Shanghai Composite bertambah 0,12%.
CEO BlackRock Soroti Keterbatasan Pasokan Infrastruktur AI
CEO BlackRock Larry Fink menilai risiko terbesar dalam perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan hanya persoalan valuasi, melainkan keterbatasan pasokan untuk memenuhi lonjakan permintaan komputasi.
Menurut Fink, kebutuhan komputasi atau compute tumbuh lebih cepat daripada kapasitas yang tersedia. Industri juga menghadapi keterbatasan tenaga kerja terampil, listrik dan energi, chip, hingga memori.
Fink menekankan bahwa tantangan utama industri AI terletak pada kemampuan perusahaan untuk merealisasikan investasi dan membangun infrastruktur yang diperlukan. Upaya tersebut dinilai penting agar Amerika Serikat dapat mempertahankan keunggulannya dalam persaingan AI.
Pandangan tersebut menempatkan rantai pasok semikonduktor dan infrastruktur AI sebagai bagian penting yang perlu diperhatikan investor. Ketersediaan kapasitas komputasi menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keberlanjutan pertumbuhan sektor tersebut.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini: COP, SBUX, dan KO
Di tengah pergerakan indeks yang bervariasi dan perbedaan kinerja antarsektor, berikut beberapa saham masuk dalam daftar rekomendasi trading berdasarkan skenario grafik harian (1D):
| Saham | Buy | Target Price | Stop Loss | Upside |
| COP | US$141,58 | US$150,02 | US$138,40 | +5,96% |
| SBUX | US$96,03 | US$101,87 | US$94,59 | +6,08% |
| KO | US$92,22 | US$96,04 | US$90,96 | +4,14% |
1. ConocoPhillips (COP)
ConocoPhillips (COP) menjadi salah satu saham yang dapat dipantau melalui strategi buy on breakout atau trend continuation. Pada grafik harian (1D), skenario ini mengandalkan penembusan struktur Weak High setelah harga memantul dari area demand zone, dengan target pengujian level psikologis US$150.
Posisi entry ditetapkan pada US$141,58, dengan target harga (Take Profit) di US$150,02. Sementara itu, stop loss (SL) ditempatkan pada US$138,40 untuk membatasi potensi penurunan sekitar 2,25% dari harga entry.
Berdasarkan level tersebut, COP menawarkan potensi keuntungan sebesar 5,96% dengan rasio risk/reward sebesar 2,65. Artinya, potensi keuntungan yang ditargetkan sekitar 2,65 kali risiko yang diambil berdasarkan skenario tersebut.
2. Starbucks Corporation (SBUX)
Starbucks Corporation (SBUX) menggunakan strategi buy on dip atau memanfaatkan koreksi harga, dengan mengandalkan potensi pantulan dari trendline. Pada grafik harian (1D), skenario ini mengacu pada konfirmasi struktur Change of Character (CHoCH) setelah harga memantul dari area Strong Low.
Berdasarkan data awal, potensi upside SBUX tercatat sebesar 5,69%. Namun, selisih antara target harga US$101,87 dan entry US$96,03 menghasilkan potensi kenaikan sekitar 6,08%. Sementara itu, stop loss membatasi potensi penurunan sekitar 1,50%, dengan rasio risk/reward sebesar 4,06 berdasarkan skenario yang diberikan.
3. The Coca-Cola Company (KO)
The Coca-Cola Company (KO) masuk dalam daftar rekomendasi saham AS hari ini dengan strategi buy on breakout atau kelanjutan tren. Skenario pada grafik harian (1D) mengandalkan momentum kenaikan melewati struktur Weak High setelah harga memantul dari Higher Low.
Jika momentum tersebut berlanjut, harga KO berpeluang menguji resistance terdekat di area US$96. Posisi entry ditetapkan pada US$92,22, dengan target harga US$96,04 dan stop loss US$90,96.
Berdasarkan skenario tersebut, KO menawarkan potensi upside sebesar 4,14%, sedangkan risiko penurunan dibatasi sekitar 1,37%. Rasio risk/reward sebesar 3,03 menunjukkan potensi keuntungan sekitar tiga kali risiko yang ditetapkan.
Pantau Pergerakan Saham AS dan Trading di Ajaib
Pergerakan indeks saham AS yang bervariasi dan perbedaan kinerja antarsektor membuat pemantauan pasar tetap penting bagi trader. COP, SBUX, dan KO dapat menjadi bagian dari watchlist untuk membantu menyusun rencana entry, target keuntungan, serta batas risiko berdasarkan skenario teknikal masing-masing.
Selain memantau saham individual, kamu juga dapat mempertimbangkan ETF Amerika sebagai alternatif untuk mendapatkan eksposur ke sejumlah saham dalam satu instrumen.
Download Ajaib sekarang untuk memantau pergerakan pasar saham AS dan mengevaluasi peluang trading sesuai strategi serta profil risikomu.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!