Wall Street Hari Ini: Nasdaq dan S&P 500 Menguat, DJI Terkoreksi
Miftahul Khaer•October 20, 2026

Key Takeaways
- Wall Street ditutup bervariasi pada Senin (19/10/2026), dengan Nasdaq Composite naik 1,11% dan S&P 500 menguat 0,41%, sementara Dow Jones turun tipis 0,07%.
- Saham Amazon (AMZN) dan Palantir Technologies (PLTR) memimpin daftar top gainer dengan kenaikan masing-masing 4,98% dan 4,36%.
- Investor mencermati laporan keuangan Netflix dan SpaceX serta data sektor perumahan AS pada Selasa (20/10/2026).
- Sejumlah emiten besar, termasuk General Electric (GE), RTX Corporation (RTX), dan General Motors (GM), dijadwalkan merilis laporan keuangan sebelum pembukaan pasar.
- Watchlist saham mencakup ConocoPhillips (COP), Starbucks (SBUX), dan Coca-Cola (KO), dengan potensi kenaikan target harga masing-masing sebesar 5,96%, 6,08%, dan 4,14%.
Wall Street Hari Ini Bergerak Bervariasi, Nasdaq Menguat 1,11%
Pasar saham AS ditutup bervariasi pada Senin (19/10/2026). Nasdaq Composite naik 1,11%, diikuti S&P 500 yang menguat 0,41%. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average bergerak relatif datar dengan penurunan 0,07%.
Penguatan Nasdaq dan S&P 500 terjadi ketika investor bersiap mengevaluasi kinerja perusahaan besar melalui laporan keuangan kuartalan. Hasil kinerja dan prospek bisnis emiten menjadi perhatian untuk menilai kondisi perusahaan serta arah sentimen pasar berikutnya.
Memasuki perdagangan Selasa (20/10/2026), investor akan mencermati data building permits dan housing starts AS yang dirilis sebelum pembukaan pasar. Kedua data tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menilai kondisi sektor perumahan dan kesehatan ekonomi secara lebih luas.
Selain itu, pada Selasa (20/10/2026) adalah laporan keuangan kuartalan Netflix dan SpaceX yang dijadwalkan rilis setelah penutupan perdagangan. Investor akan mencermati pertumbuhan pelanggan, kinerja keuangan, dan prospek bisnis kedua perusahaan.
Top Gainers dan Top Losers Saham AS
Pada Selasa, 20 Oktober 2026, sejumlah saham mencatat kenaikan terbesar. Amazon (AMZN) memimpin daftar top gainer dengan kenaikan 4,98%, sementara itu D.R. Horton (DHI) mencatat penurunan terbesar sebesar 2,93%.
Top Gainer
Top Loser
Sejumlah Emiten Besar AS Rilis Laporan Keuangan Sebelum Pembukaan Pasar
Selain Netflix dan SpaceX, sejumlah perusahaan besar dijadwalkan melaporkan kinerja kuartalan sebelum pembukaan pasar pada Selasa (20/10/2026). Perusahaan tersebut mencakup sektor industri, otomotif, energi, dan keuangan.
Beberapa emiten yang masuk dalam agenda laporan keuangan antara lain:
- General Electric (GE)
- RTX Corporation (RTX)
- General Motors (GM)
- Halliburton (HAL)
- 3M (MMM)
- Ally Financial (ALLY)
- KeyCorp (KEY)
- MSCI (MSCI)
- Northrop Grumman (NOC)
- Synchrony Financial (SYF)
Laporan keuangan emiten tersebut dapat menjadi bahan evaluasi investor untuk menilai kinerja perusahaan di tengah dinamika pasar saham AS.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini COP, SBUX, dan KO
Sejumlah saham masuk ke dalam watchlist berdasarkan skenario teknikal yang tersedia. Untuk perdagangan ini, ConocoPhillips (COP), Starbucks (SBUX), dan Coca-Cola (KO) memiliki target harga dengan potensi kenaikan masing-masing 5,96%, 6,08%, dan 4,14% dari level beli yang ditentukan.
| Saham | Buy | Target Price | Stop Loss | Upside |
| COP | US$141,58 | US$150,02 | US$138,40 | +5,96% |
| SBUX | US$96,03 | US$101,87 | US$94,59 | +6,08% |
| KO | US$92,22 | US$96,04 | US$90,96 | +4,14% |
1. ConocoPhillips (COP)
COP memiliki skenario buy on breakout atau kelanjutan tren setelah harga menembus struktur Weak High pascapantulan dari area demand zone. Level beli berada di US$141,58, dengan target harga US$150,02 dan stop loss US$138,40. Skenario ini menawarkan potensi kenaikan 5,96%, dengan risiko penurunan sekitar 2,25% dan rasio risk/reward 2,65.
2. Starbucks (SBUX)
SBUX menggunakan skenario buy on dip atau pantulan dari garis tren, dengan konfirmasi struktur Change of Character (CHoCH) setelah harga memantul dari area Strong Low. Level beli ditetapkan pada US$96,03, target harga US$101,87, dan stop loss US$94,59. Potensi kenaikannya mencapai 6,08%, dengan risiko penurunan sekitar 1,50% dan rasio risk/reward 4,06.
3. Coca-Cola (KO)
KO memiliki skenario buy on breakout atau kelanjutan tren setelah harga menembus Weak High dari struktur Higher Low. Level beli berada di US$92,22, dengan target harga US$96,04 dan stop loss US$90,96. Skenario ini menawarkan potensi kenaikan 4,14%, dengan risiko penurunan sekitar 1,37% dan rasio risk/reward 3,03.
Pantau Pergerakan Saham AS Mulai Trading di Ajaib
Di tengah dinamika Wall Street dan rilis laporan keuangan emiten AS, kamu bisa memantau pergerakan pasar untuk mengevaluasi peluang trading dan mengantisipasi perubahan sentimen. Kamu juga bisa mempertimbangkan ETF Amerika untuk mendapatkan eksposur ke sejumlah saham dalam satu instrumen.
Download Ajaib sekarang agar kamu bisa mengikuti dinamika pasar saham AS dan mengambil keputusan investasi sesuai strategi, profil risiko, serta tujuan finansialmu.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!