Wall Street Hari Ini: Dow Jones Naik 1,02%, Investor Nantikan Earnings Meta dan Tesla
Miftahul Khaer•October 21, 2026

Key Takeaways
- Dow Jones menguat 1,02% dan S&P 500 naik 0,28% pada perdagangan Selasa (20/10), sedangkan Nasdaq Composite melemah tipis 0,02%.
- Saham 3M (MMM) memimpin jajaran top gainers dengan kenaikan 5,87%, sedangkan General Electric (GE) menjadi top losers setelah turun 3,67%.
- Investor menantikan laporan keuangan Meta Platforms dan Tesla yang dijadwalkan rilis setelah penutupan pasar pada Rabu (21/10).
- SpaceX membukukan pendapatan US$14,6 miliar dan laba bersih US$4,4 miliar pada kuartal III 2026, didukung pertumbuhan Starlink dan infrastruktur komputasi AI.
- Tiga saham AS yang masuk radar trading adalah McKesson (MCK), Starbucks (SBUX), dan Coca-Cola (KO), dengan potensi upside masing-masing 5,31%, 5,69%, dan 4,14% berdasarkan skenario trading yang disiapkan.
Dow Jones Menguat, Nasdaq Berakhir di Zona Merah
Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada Selasa (20/10/2026). Dow Jones Industrial Average (DJI) menguat 1,02%, S&P 500 naik 0,28%, sedangkan Nasdaq Composite melemah tipis 0,02% setelah penguatan saham teknologi kehilangan momentum menjelang penutupan.
Pergerakan ini terjadi ketika investor mencermati penurunan harga minyak dan menunggu sejumlah laporan keuangan penting. Dua emiten yang menjadi perhatian utama adalah Meta Platforms (META) dan Tesla (TSLA), yang dijadwalkan merilis kinerja kuartalan setelah pasar tutup pada Rabu (21/10).
Investor akan menilai prospek bisnis Meta, terutama permintaan iklan dan belanja kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Sementara itu, laporan Tesla akan menjadi perhatian untuk melihat tren pengiriman kendaraan, margin keuntungan, strategi produksi dan harga, serta prospek pertumbuhan jangka panjang.
Selain laporan keuangan, investor juga memantau data hipotek AS, termasuk suku bunga hipotek 30 tahun, pengajuan KPR, refinancing, dan indeks pembelian rumah dari Mortgage Bankers Association (MBA). Data tersebut menjadi salah satu indikator untuk menilai permintaan dan keterjangkauan perumahan.
Top Gainers dan Top Losers Saham AS
Di tengah pergerakan indeks yang bervariasi, sejumlah saham mencatat perubahan harga yang lebih besar. 3M (MMM) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi dalam daftar yang tersedia, sedangkan General Electric (GE) mencatat penurunan terbesar.
Top Gainer
Top Loser
SpaceX Raup US$14,6 Miliar, Ekspansi AI Butuh Modal Besar
Di tengah perhatian terhadap perusahaan teknologi, SpaceX melaporkan pendapatan US$14,6 miliar, laba bersih US$4,4 miliar, dan adjusted EBITDA US$8,8 miliar pada kuartal III 2026. Pertumbuhan Starlink dan bisnis infrastruktur komputasi AI menjadi pendorong kinerja perusahaan.
SpaceX menargetkan pendapatan US$33 miliar hingga US$37 miliar pada kuartal I 2027. Perusahaan juga membidik kapasitas komputasi sebesar 2,5-3 gigawatt pada akhir kuartal IV 2026. Untuk mendukung rencana tersebut, belanja modal pada kuartal IV diperkirakan mencapai US$35 miliar hingga US$40 miliar.
Dari bisnis konektivitas, Starlink telah memiliki hampir 14 juta pelanggan broadband global dan lebih dari 22 juta pengguna bulanan Starlink Mobile. Angka tersebut menunjukkan skala bisnis yang menjadi bagian penting dari ekspansi perusahaan.
Namun, pertumbuhan agresif ini membutuhkan investasi besar. SpaceX juga menghadapi potensi kendala pasokan listrik dan sistem pendinginan pusat komputasi. Selain itu, pembicaraan mengenai kemungkinan merger SpaceX dan Tesla masih belum mencapai kesepakatan.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini: MCK, SBUX, dan KO
Selain mengikuti pergerakan indeks dan sentimen pasar, trader dapat memantau saham dengan skenario teknikal yang memiliki level entry, target harga, dan batas risiko terukur. McKesson (MCK), Starbucks (SBUX), dan Coca-Cola (KO) menjadi tiga saham yang masuk radar trading.
| Saham | Buy | Target Price | Stop Loss | Upside |
| MCK | US$1.000,39 | US$1.053,56 | US$989,51 | +5,31% |
| SBUX | US$96,03 | US$101,87 | US$94,59 | +6,08% |
| KO | US$92,22 | US$96,04 | US$90,96 | +4,14% |
1. McKesson (MCK)
McKesson Corporation (MCK) memiliki skenario buy on breakout dengan pendekatan trend continuation pada grafik harian. Strategi ini mengandalkan kelanjutan momentum setelah harga membentuk struktur Higher Low dan bergerak menuju area all-time high.
Entry berada di level 1.000,39, dengan target 1.053,56 dan stop loss 989,51. Skenario ini menawarkan potensi keuntungan 5,31%, dengan risiko penurunan sekitar 1,09% dari harga entry.
Rasio risk/reward sebesar 4,89 menunjukkan potensi keuntungan yang hampir lima kali lipat dari risiko yang direncanakan. Trader dapat menunggu konfirmasi breakout sebelum mempertimbangkan posisi beli.
2. Starbucks (SBUX)
Starbucks Corporation (SBUX) menggunakan skenario buy on dip atau trendline rebound. Strategi ini mengandalkan pantulan dari area Strong Low dan konfirmasi Change of Character (CHoCH) untuk menguji kembali resistance psikologis di sekitar level 102,00.
Level entry ditetapkan pada 96,03, dengan target harga 101,87 dan stop loss 94,59. Berdasarkan selisih level entry dan target, potensi kenaikannya sekitar 6,08%, sedangkan risiko penurunan sekitar 1,50%.
Dengan rasio risk/reward sebesar 4,06, skenario ini menempatkan potensi keuntungan lebih dari empat kali lipat risiko yang direncanakan. Konfirmasi pantulan harga tetap menjadi faktor penting sebelum trader mengambil posisi.
3. The Coca-Cola (KO)
The Coca-Cola Company (KO) memiliki skenario buy on breakout dengan pendekatan trend continuation. Analisis teknikal ini mengandalkan pantulan dari struktur Higher Low dan momentum penembusan Weak High untuk menguji resistance terdekat di sekitar level 96,00.
Entry ditetapkan pada 92,22, dengan target harga 96,04 dan stop loss 90,96. Skenario ini menawarkan potensi kenaikan 4,14%, dengan risiko penurunan sekitar 1,37%.
Rasio risk/reward sebesar 3,03 menunjukkan potensi keuntungan sekitar tiga kali lipat dari risiko yang direncanakan. Trader dapat memperhatikan konfirmasi breakout dan pergerakan harga di sekitar area support sebelum mengambil keputusan.
Pantau Pergerakan Saham AS dan Mulai Trading di Ajaib
Laporan keuangan Meta dan Tesla serta pergerakan Wall Street menjadi katalis yang perlu dipantau trader. Pantau juga peluang trading MCK, SBUX, dan KO dengan memperhatikan level entry dan manajemen risiko. Kamu juga bisa mempertimbangkan ETF Amerika untuk mendapatkan eksposur ke sejumlah saham dalam satu instrumen.
Download Ajaib sekarang untuk memantau pergerakan saham AS dan mengevaluasi peluang trading sesuai strategi serta profil risikomu.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!