Ajaib
Menu

Saham AS

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: META, LLY, INTC Bidik Upside hingga 7,80%

Miftahul Khaer•September 25, 2026

Key Takeaways:

  • Pasar saham AS pada pre-market 25 September 2026 bergerak menguat, dengan DJIA naik 0,16%, S&P 500 0,12%, dan NASDAQ 0,36%. 
  • S&P 500 diproyeksikan bergerak dalam range 7.400-7.700.
  • Pasar Asia-Pasifik ditutup mixed, dengan NIKKEI naik 1,3%, sementara Hang Seng/HSI turun 1,28%.
  • Goldman Sachs Asset Management mengambil posisi underweight pada hyperscalers terbesar di tengah ekspektasi peningkatan penerbitan utang untuk membiayai investasi AI.
  • Rekomendasi saham dalam skenario trading US Stocks adalah META dengan potensi upside 6,59%, LLY 7,80%, dan INTC 7,45%.

DJIA, S&P 500, dan NASDAQ Menguat di Pre-Market

Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan pre-market Jumat, 25 September 2026. DJIA tercatat naik 0,16%, S&P 500 menguat 0,12%, sedangkan NASDAQ bertambah 0,36%.

Disisi lain, S&P 500 diproyeksikan bergerak pada rentang 7.400-7.700. Pergerakan tersebut menjadi perhatian trader menjelang pembukaan perdagangan Wall Street.

IndexLevel Return
DJIA51,349-0.31%
S&P 500 7,704-00.2%
NASDAQ26,939+0.01%

Pada perdagangan sebelumnya, indeks utama AS ditutup dengan pergerakan yang relatif terbatas. DJIA berada di level 51.349 dengan return -0,31%, S&P 500 di 7.704 dengan return -0,20%, sementara NASDAQ berada di 26.939 dengan return +0,01%.

Sementara itu, sejumlah saham mencatat kenaikan terbesar pada sesi pre-market. OXY naik 1,80%, SLB menguat 1,62%, sedangkan XOM dan EOG masing-masing bertambah 1,28%. 

Sektor S&P 500 Bergerak Mixed, Communication Naik 1,92%

Pergerakan sektor di S&P 500 kembali menunjukan kondisi yang beragam. Communication menjadi sektor dengan kenaikan terbesar, yakni 1,92%. Kenaikan juga tercatat pada Health Care sebesar 0,65%, Energy 0,43%, dan Financials 0,01%.

Di sisi lain, Utilities menjadi sektor dengan penurunan terbesar sebesar 1,02%, diikuti Materials yang turun 1,01% dan Consumer Staples sebesar 0,97%.

S&P 500 Sektor Return 

SektorReturn
Communication+1.92%
Cons Disc-0.23%
Cons Staples-0.97%
Energy+0.43%
Financials+0.01%
Health Care+0.65%
Industrials-0.71%
Info Tech-0.32%
Materials-1.01%
Real Estate-0.37%
Utilities-1.02%

Komoditas Hari Ini: WTI Naik 1,73%, Emas Stabil 

Pergerakan pasar turut diwarnai oleh harga komoditas yang bergerak mixed. Crude Oil WTI menjadi salah satu komoditas dengan penguatan terbesar, naik 1,73% ke level 93,20.

Harga emas juga bergerak positif meski terbatas, yakni naik 0,05% ke 4.277,11. Palm Oil turut menguat 0,08% ke level 4.772,00.

Komoditas

KomoditasHargaReturn
Crude Oil WTI93.20+1.73%
Coal143.75-0.83%
Gold4,277.11+0.05%
Silver63.21-0.09%
Copper6.67-0.60%
Palm Oil4,772.00+0.08%
Nickel16,471.00-0.36%

Sementara itu, Coal turun 0,83%, Copper melemah 0,60%, Nickel terkoreksi 0,36%, dan Silver turun 0,09%.

Bursa Asia-Pasifik Mixed, NIKKEI Melonjak 1,3%

Bursa Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada perdagangan 25 September 2026. Penguatan dipimpin NIKKEI yang melonjak 1,3%, disusul KOSPI yang naik 0,9% dan NIFTY 50 yang menguat tipis 0,08%.

Sebaliknya, tekanan jual terjadi di kawasan Greater China. Hang Seng/HSI merosot 1,28%, Shanghai Composite turun 1,22%, sedangkan TAIWAN terkoreksi 0,28%.

Pergerakan tersebut memperlihatkan sentimen pasar yang masih terdivisi. Penguatan bursa Jepang dan Korea Selatan belum mampu mengangkat pasar Asia-Pasifik secara menyeluruh.

Goldman Sachs Soroti Lonjakan Utang di Balik Investasi AI

Goldman Sachs Asset Management mengambil posisi underweight pada sejumlah hyperscalers terbesar di tengah ekspektasi lonjakan penerbitan utang untuk membiayai investasi infrastruktur AI.

Lindsay Rosner dari Goldman Sachs menyebut keputusan tersebut bukan didorong oleh pandangan pesimistis terhadap prospek AI. Perhatian utamanya berada pada potensi dampak dari penerbitan obligasi baru dalam jumlah besar terhadap pricing di pasar kredit.

Amazon, Meta, Alphabet, Microsoft, dan Oracle semakin banyak menggunakan utang untuk membiayai peningkatan belanja infrastruktur AI. Penerbitan utang dalam skala besar berpotensi menekan harga obligasi yang telah beredar sekaligus mengubah kompensasi risiko di sektor tersebut.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini 

Berikut tiga saham yang masuk dalam skenario trading US Stocks Ajaib berdasarkan analisis grafik harian (1D):

Saham Buy Take Profit Stop Loss Upside 
META US$750,99 US$800,52 US$728,77 +6,59% 
LLY US$1.160,63 US$1.251,10 US$1.111,15 +7,80% 
INTC US$123,34 US$132,53 US$118,82 +7,45% 
  1. Meta Platforms, Inc. (META)

Skenario trading Meta Platforms, Inc. (META) pada grafik harian menggunakan strategi buy on breakout / trend continuation. Strategi tersebut mengandalkan momentum reli yang kuat untuk menguji level psikologis baru di area 800,00.

Entry berada di US$750,99, sementara Stop Loss ditetapkan di US$728,77 untuk membatasi risiko penurunan sebesar 2,96%.

Untuk target, Take Profit berada di US$800,52, dengan potensi upside sebesar 6,59%. Setup tersebut menghasilkan Risk/Reward Ratio 2,23.

  1. Eli Lilly and Company (LLY) 

Eli Lilly and Company (LLY) memiliki setup buy on dip / swing long pada grafik harian. Skenario ini mengandalkan pembentukan higher low di atas area support struktural untuk menguji kembali area swing high terdekat.

Entry berada di US$1.160,63, dengan Stop Loss di US$1.111,15 untuk membatasi risiko penurunan sebesar 4,26%.

Sementara itu, Take Profit ditetapkan di US$1.251,10, dengan potensi upside sebesar 7,80%. Setup tersebut menghasilkan Risk/Reward Ratio 1,83.

  1. Intel Corporation (INTC) 

Intel Corporation (INTC) menunjukkan setup trend continuation pada grafik harian setelah menembus resistance lokal sebelumnya untuk menguji area resistance yang lebih tinggi.

Entry berada di US$123,34, dengan Stop Loss di US$118,82 untuk membatasi risiko penurunan sebesar 3,67%.

Target pergerakan berada di US$132,53, dengan potensi upside sebesar 7,45%. Setup tersebut menghasilkan Risk/Reward Ratio 2,03.

Pantau Pergerakan Saham AS di Ajaib 

Pantau pergerakan saham AS dan perkembangan pasar dalam satu platform. Gunakan level entry, target, dan stop loss sebagai bagian dari pengelolaan risiko sebelum melakukan transaksi.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!