
$LLY juga akan ikut berperan dalam kenaikan yang signifikan π€





$LLY juga akan ikut berperan dalam kenaikan yang signifikan π€





$LLY juga akan ikut berperan dalam kenaikan yang signifikan π€





$LLY juga akan ikut berperan dalam kenaikan yang signifikan π€





Eli Lilly and Company
LLY - Eli Lilly ($LLY) mencatat Q4 2025 revenue sekitar US$19.3 billion (+43% yoy) dan adjusted EPS US$7.54, jauh melampaui ekspektasi dengan dorongan kuat dari Mounjaro dan Zepbound yang volume penjualannya tumbuh dua digit, sementara manajemen mengeluarkan guidance 2026 yang optimis dengan pendapatan diproyeksikan sekitar US$80 β 83 billion di atas konsensus. Dalam kontras tajam, Novo Nordisk memberi panduan 2026 yang lebih lemah dengan ekspektasi penurunan sales dan operating profit hingga -5% sampai -13%, dipicu oleh tekanan harga di AS, persaingan ketat, dan potensi expirasi beberapa paten utama, yang menyebabkan sahamnya terkoreksi signifikan. Kinerja ini mencerminkan pergeseran dinamika pasar GLP-1 di mana Lilly memperluas pangsa pasar dan volume, sementara Novo menghadapi headwinds pricing dan kompetisi yang mempersempit ruang pertumbuhan, sehingga investor kini menilai Lilly sebagai pemimpin pertumbuhan GLP-1, sementara risiko downside fundamental Novo lebih nyata.
Market Close US Stock πΊπΈ 18 July 2025 *Top Gainer $PEP +7.45% $SHOP +5.63% $FSLR +4.03% $BX +3.96% *Top Losers $ABT -8.52% $LLY -3.58% $MU -2.72% $CI -2.47% *Data perdagangan 17 Juli
LLY - Eli Lilly ($LLY) mencatat Q4 2025 revenue sekitar US$19.3 billion (+43% yoy) dan adjusted EPS US$7.54, jauh melampaui ekspektasi dengan dorongan kuat dari Mounjaro dan Zepbound yang volume penjualannya tumbuh dua digit, sementara manajemen mengeluarkan guidance 2026 yang optimis dengan pendapatan diproyeksikan sekitar US$80 β 83 billion di atas konsensus. Dalam kontras tajam, Novo Nordisk memberi panduan 2026 yang lebih lemah dengan ekspektasi penurunan sales dan operating profit hingga -5% sampai -13%, dipicu oleh tekanan harga di AS, persaingan ketat, dan potensi expirasi beberapa paten utama, yang menyebabkan sahamnya terkoreksi signifikan. Kinerja ini mencerminkan pergeseran dinamika pasar GLP-1 di mana Lilly memperluas pangsa pasar dan volume, sementara Novo menghadapi headwinds pricing dan kompetisi yang mempersempit ruang pertumbuhan, sehingga investor kini menilai Lilly sebagai pemimpin pertumbuhan GLP-1, sementara risiko downside fundamental Novo lebih nyata.