Intel Corporation is an American multinational corporation and technology company headquartered in Santa Clara, California, in Silicon Valley. It is the world's largest semiconductor chip manufacturer by revenue, and is the developer of the x86 series of microprocessors, the processors found in most personal computers (PCs).
“What's on The Market” 🇺🇸
Pasar saham AS pada pre-market diperdagangkan mix pada hari ini (25/07), dimana index S&P 500 (+0.02%), DJIA (+0.03%), dan NASDAQ (-0.10%). Indeks S&P 500 diproyeksikan diperdagangkan pada range 6,300-6,500. Saham yang mencatatkan kenaikan terbesar pada pre-market adalah NEM (+2.55%), EL (+1.88%), AMD (+1.44%), SCHW (+1.04%), dan LULU (+0.59%).
Pasar Asia ditutup cenderung melemah pada perdagangan hari ini (25/07) dengan posisi terakhir Nikkei 225 (-0.88%), HSI (-1.03%), KOSPI (+0.18%), SSE Composite (-0.33%), dan ASX Australia (-0.49%). Selain itu di pasar Eropa dibuka melemah dimana indeks FTSE 100 (-0.31%), DAX (-0.84%), CAC (-0.48%) dan AEX Amsterdam (-0.82%).
Saham Intel ( $INTC ) anjlok -7% setelah merilis laporan kinerja 2Q25 yang menunjukkan tekanan berat dari biaya restrukturisasi dan impairment. Meskipun berhasil mencatatkan pendapatan US$12.9 miliar yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan pasar, perusahaan justru membukukan rugi bersih sebesar US$2.9 miliar atau -US$0.67 per saham secara GAAP. Secara non-GAAP, Intel mencatatkan kerugian -US$0.10 per saham, jauh di bawah ekspektasi yang memperkirakan laba tipis US$0.01. Tekanan terbesar datang dari biaya restrukturisasi senilai US$1.9 miliar, impairment charge US$800 juta, dan beban satu kali sebesar US$200 juta.
Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib
US Stock Picks 🇺🇸
$GOOGL (Upside: +2.08%)
Buy on breakout : 186.8
TP : 190.7
Stop loss: 184.3
GOOGL membentuk struktur bullish dengan higher high dan higher low, dan baru saja melakukan change of character (ChoCH) ke atas, menandakan potensi kelanjutan tren naik. Namun karena harga mendekati area supply di sekitar US$205, potensi rejection tetap perlu diwaspadai terutama jika Stochastic mulai berbalik arah dari zona overbought.
$TSLA (Upside: +2.03%)
Spec Buy : 330.0
TP: 336.7
Stop loss: 326.6
TSLA membentuk struktur HH-HL baru dan berhasil break struktur (BOS), menunjukkan tren naik jangka pendek masih kuat. Namun harga kini mendekati trendline resistance dan area supply sekitar US$335–US$350, yang berpotensi menjadi titik reversal atau konsolidasi.
$INTC (Upside: +6.06%)
Buy on weakness: 23.1
TP: 24.5
Stop loss: 22.4
INTC masih bergerak pada uptrend channel dan sekarang terletak pada support channel di 23.1, potensi BoW untuk jangka pendek dengan target dipasang pada resistance upper channel pada level 24-25. SL dipasang pada 22.4 untuk antisipasi break trendline kebawah.
Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Market Close US Stock 🇺🇸
28 July 2025
*Top Gainer
$NEM +6.89%
$VRSN +6.67%
$CNC +6.09%
$LYB +5.45%
*Top Losers
$CHTR -18.49%
$INTC -8.53%
$WST -5.59%
$EQT -3.41%
*Data perdagangan 25 Juli
US Stock Picks
$INTC (Upside: +4.68%)
Buy on weakness: 23.5
TP : 24.6
Stop loss: 23.1
Saham INTC saat ini bergerak naik menuju area supply di kisaran US$ 24.0 setelah berhasil breakout dari konsolidasi kecil dan menguji upper channel. Selama harga bertahan di atas US$ 23.0 dan tidak breakdown ke bawah support, peluang melanjutkan tren naik tetap terbuka dengan target di atas US$ 24.5.
$KO (Upside: +5.05%)
Buy on weakness : 69.2
TP : 72.7
Stop loss: 68.2
Saham KO membentuk pola ascending triangle dengan support bawah di US$ 68.6, dimana jika berhasil bertahan di area itu maka ada potensi pantulan ke level US$ 70.6 sebelum melanjutkan resistance berikutnya US$ 72.3. Indikator MACD juga menunjukan perlemahan yang sudah mulai menyusut. Sedangkan Stochastic RSI juga menunjukan oversold.
$FCX (Upside: +9.72%)
Swing Buy: 44.8
TP: 49.2
Stop loss: 43.2
Saham FCX kembali naik dari lower channel dan saat ini berhasil breakout dari candle konsolidasi sebelumnya dengan volume meningkat. Selama harga tetap bertahan di atas US$ 43-45, potensi kenaikan ke area resistance di kisaran US$ 48-50 masih terbuka dengan support kuat di area demand US$ 40.
Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib
DISCLAIMER ON
“What's on The Market” 🇺🇸
Pasar saham AS pada pre-market diperdagangkan mix pada hari ini (25/07), dimana index S&P 500 (+0.02%), DJIA (+0.03%), dan NASDAQ (-0.10%). Indeks S&P 500 diproyeksikan diperdagangkan pada range 6,300-6,500. Saham yang mencatatkan kenaikan terbesar pada pre-market adalah NEM (+2.55%), EL (+1.88%), AMD (+1.44%), SCHW (+1.04%), dan LULU (+0.59%).
Pasar Asia ditutup cenderung melemah pada perdagangan hari ini (25/07) dengan posisi terakhir Nikkei 225 (-0.88%), HSI (-1.03%), KOSPI (+0.18%), SSE Composite (-0.33%), dan ASX Australia (-0.49%). Selain itu di pasar Eropa dibuka melemah dimana indeks FTSE 100 (-0.31%), DAX (-0.84%), CAC (-0.48%) dan AEX Amsterdam (-0.82%).
Saham Intel ( $INTC ) anjlok -7% setelah merilis laporan kinerja 2Q25 yang menunjukkan tekanan berat dari biaya restrukturisasi dan impairment. Meskipun berhasil mencatatkan pendapatan US$12.9 miliar yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan pasar, perusahaan justru membukukan rugi bersih sebesar US$2.9 miliar atau -US$0.67 per saham secara GAAP. Secara non-GAAP, Intel mencatatkan kerugian -US$0.10 per saham, jauh di bawah ekspektasi yang memperkirakan laba tipis US$0.01. Tekanan terbesar datang dari biaya restrukturisasi senilai US$1.9 miliar, impairment charge US$800 juta, dan beban satu kali sebesar US$200 juta.
Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib
US Stock Picks 🇺🇸
$GOOGL (Upside: +2.08%)
Buy on breakout : 186.8
TP : 190.7
Stop loss: 184.3
GOOGL membentuk struktur bullish dengan higher high dan higher low, dan baru saja melakukan change of character (ChoCH) ke atas, menandakan potensi kelanjutan tren naik. Namun karena harga mendekati area supply di sekitar US$205, potensi rejection tetap perlu diwaspadai terutama jika Stochastic mulai berbalik arah dari zona overbought.
$TSLA (Upside: +2.03%)
Spec Buy : 330.0
TP: 336.7
Stop loss: 326.6
TSLA membentuk struktur HH-HL baru dan berhasil break struktur (BOS), menunjukkan tren naik jangka pendek masih kuat. Namun harga kini mendekati trendline resistance dan area supply sekitar US$335–US$350, yang berpotensi menjadi titik reversal atau konsolidasi.
$INTC (Upside: +6.06%)
Buy on weakness: 23.1
TP: 24.5
Stop loss: 22.4
INTC masih bergerak pada uptrend channel dan sekarang terletak pada support channel di 23.1, potensi BoW untuk jangka pendek dengan target dipasang pada resistance upper channel pada level 24-25. SL dipasang pada 22.4 untuk antisipasi break trendline kebawah.
Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Market Close US Stock 🇺🇸
28 July 2025
*Top Gainer
$NEM +6.89%
$VRSN +6.67%
$CNC +6.09%
$LYB +5.45%
*Top Losers
$CHTR -18.49%
$INTC -8.53%
$WST -5.59%
$EQT -3.41%
*Data perdagangan 25 Juli
US Stock Picks
$INTC (Upside: +4.68%)
Buy on weakness: 23.5
TP : 24.6
Stop loss: 23.1
Saham INTC saat ini bergerak naik menuju area supply di kisaran US$ 24.0 setelah berhasil breakout dari konsolidasi kecil dan menguji upper channel. Selama harga bertahan di atas US$ 23.0 dan tidak breakdown ke bawah support, peluang melanjutkan tren naik tetap terbuka dengan target di atas US$ 24.5.
$KO (Upside: +5.05%)
Buy on weakness : 69.2
TP : 72.7
Stop loss: 68.2
Saham KO membentuk pola ascending triangle dengan support bawah di US$ 68.6, dimana jika berhasil bertahan di area itu maka ada potensi pantulan ke level US$ 70.6 sebelum melanjutkan resistance berikutnya US$ 72.3. Indikator MACD juga menunjukan perlemahan yang sudah mulai menyusut. Sedangkan Stochastic RSI juga menunjukan oversold.
$FCX (Upside: +9.72%)
Swing Buy: 44.8
TP: 49.2
Stop loss: 43.2
Saham FCX kembali naik dari lower channel dan saat ini berhasil breakout dari candle konsolidasi sebelumnya dengan volume meningkat. Selama harga tetap bertahan di atas US$ 43-45, potensi kenaikan ke area resistance di kisaran US$ 48-50 masih terbuka dengan support kuat di area demand US$ 40.
Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib
DISCLAIMER ON