Saham AS

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: BLK, SLB, dan AAPL di Tengah Tekanan Wall Street

Miftahul Khaer•October 30, 2026

Key Takeaways

  • Indeks Dow Jones melemah 0,25%, S&P 500 turun 0,30%, dan Nasdaq terkoreksi 1,38% berdasarkan pembaruan pasar pada 30 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB.
  • Kekhawatiran terhadap besarnya belanja AI Amazon dan prospek pendapatan kuartal IV menekan sentimen saham teknologi AS.
  • Sektor keuangan, energi, dan teknologi menjadi bagian dari dinamika pasar yang perlu dicermati trader di tengah pergerakan indeks yang melemah.
  • BlackRock (BLK) memiliki potensi upside 5,91%, SLB (SLB) sebesar 6,53%, dan Apple (AAPL) sebesar 5,12%.

Wall Street Tertekan, Nasdaq Turun 1,38%

Pasar saham Amerika Serikat bergerak melemah berdasarkan pembaruan pasar pada Jumat (30/10/2026) pukul 14.00 WIB. Nasdaq mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,38% ke level 26.184, diikuti S&P 500 yang turun 0,30% ke 7.720 dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang melemah 0,25% ke 52.342.

IndexLevel Return
DJIA52,342-0.25%
S&P 500 7,720-0.30%
NASDAQ26,184-1.38%

Tekanan terhadap saham teknologi muncul setelah laporan keuangan Amazon dan Intel memicu kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja modal (capex) untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Pada perdagangan pre-market, tekanan masih terlihat dengan DJIA turun 0,05%, S&P 500 melemah 0,81%, dan Nasdaq terkoreksi 1,73%. Sementara itu, indeks S&P 500 diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.700-7.800.

Sejumlah saham justru mencatatkan penguatan pada sesi pre-market. Chipotle Mexican Grill (CMG) naik 6,82%, Microsoft (MSFT) menguat 4,07%, Gilead Sciences (GILD) bertambah 2,83%, dan KLA Corporation (KLAC) naik 2,02%.

Health Care dan Real Estate Topang Kinerja Sektor S&P 500

Pergerakan sektor dalam indeks S&P 500 menunjukkan dinamika yang beragam. Di tengah pelemahan indeks utama, sektor Health Care mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 2,50%, diikuti Real Estate sebesar 2,25% dan Consumer Staples sebesar 1,64%.

Sektor Financials juga menguat 1,52%, Utilities naik 1,56%, dan Industrials bertambah 1,00%. Sementara itu, sektor Communication mengalami koreksi terdalam sebesar 6,60%, disusul Information Technology yang melemah 0,88%.

Berikut kinerja masing-masing sektor S&P 500:

SektorReturn
Communication-6.60%
Cons Disc-0.63%
Cons Staples+1.64%
Energy+0.42%
Financials+1.52%
Health Care+2.50%
Industrials+1.00%
Info Tech-0.88%
Materials+0.89%
Real Estate+2.25%
Utilities+1.56%

Harga Minyak WTI Menguat 0,70%, Emas dan Perak Melemah

Pasar komoditas juga menunjukkan pergerakan yang beragam pada pembaruan 30 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB. Harga minyak mentah WTI naik 0,70% ke US$102,80, sedangkan batu bara menguat 0,23% ke US$150,70.

Sebaliknya, harga emas turun 0,83% ke US$3.988,11 dan perak melemah 2,34% ke US$50,39. Tembaga juga terkoreksi 1,20% ke US$6,51, sementara minyak kelapa sawit turun 0,86% ke US$4.627 dan nikel melemah 1,10% ke US$15.484.

KomoditasHargaReturn
Crude Oil WTI102.80+0.70%
Coal150.70-0.23%
Gold3,988.11-0.83%
Silver50.39-2.34%
Copper6.51-1.20%
Palm Oil4,627.00-0.86%
Nickel15,484.00-1.10%

Bursa Asia-Pasifik Bergerak Bervariasi, KOSPI Terkoreksi 3,78%

Bursa saham Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada perdagangan Jumat (30/10/2026). Hang Seng memimpin penguatan dengan kenaikan 1,61%, diikuti NIFTY 50 sebesar 0,66%, NZX 50 sebesar 0,63%, dan SGX-CNBC China Growth sebesar 0,60%.

Namun, sejumlah bursa regional mengalami tekanan cukup dalam. KOSPI Korea Selatan turun 3,78%, Taiwan melemah 2,49%, dan Nikkei Jepang terkoreksi 2,44%. Shenzhen Component juga turun 1,97%, sedangkan Shanghai Composite melemah 1,08%.

Pergerakan tersebut memperlihatkan perbedaan sentimen di kawasan Asia-Pasifik, dengan penguatan bursa Hong Kong dan India berlawanan dengan tekanan jual di Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok.

Belanja AI Amazon dan Prospek Intel Tekan Saham Teknologi

Tekanan terhadap saham teknologi AS turut dipengaruhi oleh laporan keuangan Amazon (AMZN) pada kuartal III 2026. Pendapatan perusahaan meningkat 12% menjadi US$201,9 miliar, sedikit di bawah konsensus US$202,3 miliar. Sementara itu, EPS tercatat sebesar US$1,89, juga di bawah estimasi US$1,96.

Di sisi lain, operating income Amazon mencapai US$28,1 miliar, melampaui perkiraan US$26,2 miliar. AWS juga mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 39% menjadi US$46 miliar, menjadi laju pertumbuhan tercepat dalam hampir lima tahun.

Namun, perhatian pasar tertuju pada belanja modal Amazon. Capex kuartal III mencapai US$77,3 miliar, jauh di atas estimasi US$57,5 miliar. Selain itu, free cash flow dalam 12 bulan terakhir tercatat negatif US$42,4 miliar.

Prospek pendapatan kuartal IV sebesar US$240-247 miliar juga memiliki titik tengah di bawah konsensus US$244,5 miliar. Kondisi tersebut membuat saham Amazon turun 4,25% ke US$243,79 pada sesi reguler dan kembali melemah sekitar 6,7% pada perdagangan after-hours.

Tekanan juga datang dari Intel. Saham perusahaan tersebut turun sekitar 20-23% pada perdagangan after-hours setelah proyeksi pendapatan kuartal IV sebesar US$15-16 miliar berada di bawah ekspektasi pasar sebesar US$17 miliar.

6 Agenda Ekonomi dan Laporan Keuangan AS Hari Ini

Selain laporan keuangan Amazon dan Intel, terdapat sejumlah agenda yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham AS pada Jumat (30/10/2026).

Chevron, ExxonMobil, dan AbbVie dijadwalkan merilis laporan keuangan sebelum pembukaan pasar. Sementara itu, data Employment Cost Index (ECI) kuartal III dan Chicago PMI juga menjadi perhatian pelaku pasar.

Berikut agenda yang perlu diperhatikan berdasarkan waktu Indonesia Barat (WIB):

AgendaJadwal
Chevron (CVX)17.15 WIB
ExxonMobil (XOM)17.30 WIB
AbbVie (ABBV)18.47 WIB
Employment Cost Index (ECI)19.30 WIB
Pembukaan pasar saham AS20.30 WIB
Chicago PMI20.45 WIB

Data ECI kuartal III menjadi salah satu katalis penting karena dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan biaya tenaga kerja. Pada periode sebelumnya, ECI tercatat tumbuh 0,9% secara kuartalan (QoQ).

Di sisi lain, harga minyak juga perlu diperhatikan setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Selat Hormuz. Pada pembaruan sekitar pukul 11.50 WIB, harga Brent naik sekitar 1,2% ke US$112,17 per barel, sedangkan WTI berada di US$103,27 per barel.

Dengan berbagai katalis tersebut, trader perlu memperhatikan perkembangan sentimen pasar, khususnya setelah pembukaan perdagangan AS dan rilis data ekonomi. Pergerakan saham teknologi, energi, serta sektor defensif dapat menjadi perhatian di tengah volatilitas pasar.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: BLK, SLB, AAPL

Di tengah tekanan pasar saham AS, terdapat tiga saham yang dapat dicermati trader berdasarkan skenario trading pada grafik harian (1D). BlackRock (BLK), SLB Limited (SLB), dan Apple (AAPL) memiliki strategi teknikal serta level harga yang berbeda. Berikut daftar rekomendasi saham AS hari ini:

SahamBuyTake ProfitStop LossUpside
BLKUS$1.144,10US$1.211,69US$1.104,17+5,91%
SLBUS$53,03US$56,49US$51,36+6,53%
AAPLUS$347,46US$365,26US$338,31+5,12%

1. BlackRock (BLK)

BlackRock, Inc. (BLK) menjadi salah satu saham pilihan dengan potensi upside sebesar 5,91%. Strategi trading yang digunakan pada grafik harian (1D) adalah buy on breakout atau trend continuation.

Strategi ini memanfaatkan momentum penguatan harga untuk menguji kembali area resistance atas di level US$1.211,69. Trader dapat memperhatikan level entry di US$1.144,10 sebagai acuan untuk membuka posisi.

Sementara itu, stop loss ditetapkan pada US$1.104,17 untuk membatasi potensi risiko penurunan sekitar 3,49% dari harga entry. Dengan target keuntungan 5,91%, skenario trading BLK memiliki risk/reward ratio sebesar 1,69.

2. SLB Limited (SLB)

SLB Limited (SLB) menawarkan potensi upside tertinggi di antara ketiga saham rekomendasi hari ini, yakni sebesar 6,53%. Strategi yang digunakan pada grafik harian (1D) adalah buy on dip atau swing long.

Skenario ini mengandalkan peluang pemulihan harga dari area support konsolidasi lokal untuk menguji kembali resistance di level US$56,49. Level entry ditetapkan pada US$53,03, dengan stop loss di US$51,36.

Batas stop loss tersebut membatasi potensi risiko penurunan sekitar 3,15% dari harga entry. Dengan target keuntungan 6,53%, SLB memiliki risk/reward ratio sebesar 2,07.

3. Apple Inc. (AAPL)

Apple Inc. (AAPL) masuk dalam daftar rekomendasi saham AS hari ini dengan potensi upside sebesar 5,12%. Strategi trading yang digunakan pada grafik harian (1D) adalah buy on breakout atau trend continuation.

Pendekatan tersebut memanfaatkan momentum penguatan di sepanjang tren naik utama untuk menguji level resistance berikutnya. Area entry AAPL ditetapkan pada US$347,46, sedangkan target harga berada di US$365,26.

Untuk mengelola risiko, stop loss ditentukan pada US$338,31 atau sekitar 2,63% di bawah harga entry. Berdasarkan level tersebut, AAPL memiliki risk/reward ratio sebesar 1,95.

Pantau Rekomendasi Saham AS dan Mulai Trading di Ajaib

BlackRock (BLK), SLB (SLB), dan Apple (AAPL) menawarkan potensi upside yang dapat dicermati trader di tengah dinamika pasar saham AS. Namun, setiap skenario trading tetap memiliki risiko sehingga level entry, take profit, dan stop loss perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan.

Jangan lewatkan perkembangan pasar saham Amerika dan peluang trading berikutnya. Download Ajaib sekarang untuk mulai trading saham AS dan pantau pergerakan saham pilihanmu dalam satu aplikasi.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!