Earnings Alphabet Q3 2026, Google Cloud Tumbuh 103% tetapi Saham GOOGL Turun
Afif Alfaris•October 30, 2026

Key Takeaways
- Pendapatan Alphabet Q3 2026 naik 25% menjadi US$127,6 miliar. Google Cloud tumbuh 103% menjadi US$30,7 miliar, dengan margin operasi 36,2%.
- Pendapatan Google Search naik 12% dan iklan YouTube tumbuh 9%, sementara Google Services mencatat pertumbuhan 10,6%.
- Laba per saham (EPS) sebesar US$2,12, di bawah konsensus sekitar US$3,00. Rugi investasi saham sebesar US$8,7 miliar memengaruhi laba bersih, meskipun laba operasi naik 30%.
- Belanja modal (capex) mencapai US$51,4 miliar dan arus kas bebas negatif US$9,1 miliar. Saham GOOGL turun sekitar 10% dalam perdagangan after-hours.
Ringkasan Kinerja Alphabet Q3 2026
Alphabet (GOOGL), induk usaha Google, merilis laporan keuangan kuartal III 2026 pada 28 Oktober setelah bursa AS ditutup, atau 29 Oktober dini hari WIB.
Pendapatan tumbuh kuat berkat ekspansi Google Cloud, tetapi pasar juga mencermati kualitas laba dan kebutuhan belanja infrastruktur AI. Selain GOOGL, Alphabet diperdagangkan melalui saham GOOG.
Tabel 1. Ringkasan Kinerja Alphabet Q3 2026
| Metrik | Q3 2026 | Q3 2025 | Perubahan |
| Pendapatan | US$127,6 M | US$102,3 M | +24,7% |
| Laba operasi | US$40,6 M | US$31,2 M | +29,9% |
| Margin operasi | 31,8% | 30,5% | +1,3 poin |
| Laba bersih bagi pemegang saham biasa | US$26,2 M | US$35,0 M | -25,2% |
| EPS dilusian | US$2,12 | US$2,87 | -26,1% |
| Arus kas bebas | -US$9,1 M | US$24,5 M | Berbalik negatif |
Catatan: M berarti miliar. EPS adalah laba per saham setelah memperhitungkan potensi penambahan saham.
Pendapatan sekitar US$127,6 miliar sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar US$128 miliar. Sementara itu, EPS US$2,12 berada di bawah konsensus sekitar US$3,00.
Pertumbuhan Dua Digit Berlanjut
Alphabet mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit selama 13 kuartal berturut-turut. Pendapatan di AS meningkat 39%, sementara laju pendapatan kuartalan jika disetahunkan (run rate) mendekati US$500 miliar.
Adopsi AI juga meningkat. Aplikasi Gemini mencapai 1 miliar pengguna, sedangkan API model Google memproses hampir 32 miliar token per menit, lebih dari empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Google Cloud Tumbuh 103%, Menjadi Penggerak Laba
Google Cloud menjadi kontributor terbesar terhadap tambahan pendapatan Alphabet pada kuartal ini.
Tabel 2. Kinerja Google Cloud Q3 2026
| Indikator | Q3 2026 | Q3 2025 |
| Pendapatan | US$30,7 M | US$15,2 M |
| Laba operasi | US$11,1 M | US$3,6 M |
| Margin operasi | 36,2% | 23,7% |
| Porsi pendapatan Alphabet | 24,1% | 14,8% |
Pendapatan Cloud naik 102,6% dan melampaui konsensus sekitar US$29 miliar. Laba operasinya bahkan meningkat sekitar 209%, menunjukkan pertumbuhan pendapatan mulai menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
Apa yang Mendorong Pertumbuhan Cloud?
Permintaan infrastruktur AI dan solusi AI korporasi menjadi pendorong utama. Penjualan sistem TPU, yaitu chip AI yang dikembangkan Google, juga memberikan kontribusi penting.
Tambahan pendapatan Cloud mencapai sekitar US$15,6 miliar dibandingkan tahun lalu, lebih besar daripada tambahan pendapatan Google Services sekitar US$9,3 miliar.
Meski demikian, margin Cloud perlu dipantau pada kuartal berikutnya. Kapasitas komputasi pihak ketiga yang mulai beroperasi menjelang akhir Q3 berpotensi menambah biaya pada Q4.
Bisnis Iklan Melambat, Google Services Tumbuh 10,6%
Di luar Cloud, Google Services tetap menjadi sumber pendapatan terbesar Alphabet, terutama melalui pencarian dan periklanan.
Tabel 3. Pendapatan Google Services per Lini
| Lini bisnis | Q3 2026 | Pertumbuhan YoY |
| Search dan lainnya | US$63,4 M | +12,0% |
| Iklan YouTube | US$11,2 M | +9,2% |
| Google Network | US$7,5 M | +1,4% |
| Langganan, platform, perangkat | US$14,3 M | +11,0% |
| Total Google Services | US$96,3 M | +10,6% |
| Laba operasi Services | US$39,2 M | +16,8% |
YoY berarti perbandingan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Search melambat dari 17% menjadi 12%, meskipun pertumbuhan jumlah pencarian disebut mencapai laju tertinggi dalam lima tahun.
Faktor kurs, kondisi pengiklan Asia, dan normalisasi anggaran iklan menjadi perhatian. Monetisasi AI Mode yang masih berkembang juga perlu dipantau, terutama dibandingkan dengan pencarian konvensional.
Namun, efisiensi Services membaik. Margin operasinya naik dari 38,5% menjadi 40,7%, sehingga kenaikan laba tetap lebih tinggi daripada pertumbuhan pendapatan.
Laba Bersih Turun 25%, tetapi Laba Operasi Naik 30%
Perbedaan arah laba bersih dan laba operasi menjadi salah satu bagian penting dari laporan keuangan Alphabet.
Rugi Investasi Saham Memengaruhi EPS
Alphabet mencatat rugi investasi saham sekitar US8,7miliar,berbalikdarikeuntunganUS10,7 miliar pada Q3 2025. Sebagian besar kerugian tersebut belum direalisasikan.
Tabel 4. Perbandingan Laba Operasi dan Laba Investasi
| Pos | Q3 2026 | Q3 2025 |
| Laba operasi | US$40,6 M | US$31,2 M |
| Untung/rugi investasi saham | -US$8,7 M | +US$10,7 M |
| Laba sebelum pajak | US$32,4 M | US$44,0 M |
| Laba sebelum pajak tanpa investasi saham | US$41,0 M | US$33,3 M |
| EPS dilusian | US$2,12 | US$2,87 |
Tanpa memasukkan untung atau rugi investasi saham, laba sebelum pajak justru meningkat sekitar 23%. Rugi investasi juga diperkirakan mengurangi EPS sebesar US$0,55, sehingga EPS tanpa dampak pos tersebut sekitar US$2,67.
Perhitungan ini membantu membedakan kinerja operasional Google dari perubahan nilai investasi yang dicatat di luar bisnis utama. Angka tersebut bukan EPS adjusted resmi emiten.
Belanja AI Meningkat, Arus Kas Bebas Negatif
Ekspansi AI membutuhkan pengeluaran besar. Biaya aktivitas tingkat Alphabet meningkat 71% menjadi US$7,7 miliar, biaya riset dan pengembangan naik 36%, sedangkan depresiasi meningkat 49%.
Capital expenditure atau capex, yakni belanja aset dan infrastruktur jangka panjang, mencapai US$51,4 miliar atau naik 114%.
Arus kas operasi tercatat US$42,3 miliar. Setelah belanja modal, free cash flow atau arus kas bebas menjadi negatif US$9,1 miliar. Pos ini turut dipengaruhi pembayaran denda Komisi Eropa sekitar US$5,2 miliar dan kebutuhan persediaan TPU.
Selama sembilan bulan, capex mencapai sekitar US$132 miliar. Dengan panduan tahunan sekitar US$195 miliar hingga US$205 miliar, belanja Q4 tersirat sekitar US$63 miliar hingga US$73 miliar.
Dari sisi pendanaan, Alphabet menerbitkan saham sekitar US$12,4 miliar dan obligasi US$28,7 miliar. Tidak ada buyback pada kuartal ini, sementara jumlah saham dilusian naik 1,4%.
Dividen tetap US$0,22 per saham, dengan pembayaran dijadwalkan 14 Desember 2026 bagi pemegang saham yang tercatat pada 7 Desember.
Reaksi Saham GOOGL dan Faktor yang Perlu Dipantau
Kombinasi pertumbuhan Cloud, perubahan laba bersih, dan peningkatan belanja AI memengaruhi respons pasar setelah pengumuman.
Lima Faktor yang Memengaruhi Reaksi Saham
Beberapa faktor berikut menjadi perhatian investor dalam mengevaluasi hasil Q3.
- EPS di bawah konsensus. Realisasi US$2,12 berada di bawah perkiraan sekitar US$3,00, meskipun sebagian dipengaruhi rugi investasi saham.
- Pertumbuhan iklan lebih moderat. Search tumbuh 12% dan YouTube Ads 9%, sehingga pasar akan memperhatikan kemampuan monetisasi dan permintaan iklan berikutnya.
- Arus kas bebas negatif. Belanja infrastruktur AI melampaui arus kas operasi kuartalan, sehingga pengembalian investasi menjadi perhatian.
- Penerbitan saham baru. Pendanaan melalui penerbitan saham dan absennya buyback dapat memengaruhi laba per saham.
- Kebutuhan capex 2027. Manajemen mengindikasikan pengeluaran modal akan meningkat signifikan, sehingga pertumbuhan Cloud perlu diimbangi peningkatan efisiensi.
Level Harga dan Skenario Saham GOOGL
Tabel 5. Pergerakan Saham GOOGL Setelah Earnings
| Periode | Harga | Perubahan |
| Penutupan 28 Oktober | US$324,89 | +1,34% pada sesi reguler |
| After-hours 28 Oktober | US$292,50 | -9,97% dari penutupan |
Harga after-hours merupakan perdagangan di luar sesi reguler dan dapat berubah.
Tabel 6. Skenario Saham GOOGL
| Skenario | Konfirmasi | Level pantau |
| Pemulihan bertahap | Kembali di atas US$300 dengan volume kuat | US$300 |
| Konsolidasi | Bergerak dalam rentang US$270 hingga US$300 | Batas atas dan bawah rentang |
| Pelemahan lanjutan | Menembus US$270 dengan tekanan jual berlanjut | Area di bawah US$270 |
Level merupakan acuan skenario, bukan target harga. Penembusan US$300 atau US$270 perlu dikonfirmasi dengan data perdagangan reguler.

Pembaca dapat melihat perkembangan harga saham GOOGL melalui grafik di Ajaib untuk memantau respons pasar setelah rilis kinerja.
Katalis Berikutnya
Selain pergerakan harga, terdapat beberapa agenda yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap Alphabet.
Tabel 7. Agenda Pasar dan Alphabet
| Waktu | Agenda |
| Awal November | Laporan 10-Q dan rincian kontrak Cloud |
| 3 November | Pemilu sela AS |
| 7 dan 14 Desember | Tanggal pencatatan dan pembayaran dividen |
| 10 Desember | Keputusan FOMC |
| Akhir Januari hingga awal Februari 2027 | Perkiraan rilis Q4 dan pembaruan capex |
Jadwal Q4 belum diumumkan resmi dan dapat berubah.
Pantau Saham GOOGL dan Diversifikasi Portofolio di Ajaib
Pergerakan GOOGL setelah earnings menunjukkan pentingnya memperhatikan pertumbuhan bisnis sekaligus kebutuhan pendanaan.
Sesi reguler bursa AS dimulai pukul 20.30 WIB hingga 30 Oktober, kemudian bergeser menjadi 21.30 WIB mulai 2 November setelah berakhirnya daylight saving time.
Untuk mengikuti perkembangannya, beberapa fitur Ajaib dapat digunakan:
- Watchlist. Kelompokkan saham GOOGL dan GOOG untuk memantau pergerakan harga.
- Heatmap sektor dan industri. Bandingkan arah pergerakan saham berdasarkan kelompok industrinya.
- Berita dan agenda emiten. Ikuti perkembangan laporan keuangan serta peristiwa yang memengaruhi pasar.
- Transaksi mulai US$1. Sesuaikan nilai transaksi saham AS dengan kebutuhan dan profil risiko.
Selain saham AS dan ETF, diversifikasi dapat dilakukan melalui saham Indonesia, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, SBN, Tabungan Ajaib, maupun aset kripto sesuai karakteristik risiko masing-masing.
Pantau perkembangan Alphabet dan kelola pilihan investasi Anda melalui aplikasi Ajaib.
Disclaimer: Investasi saham AS mengandung risiko, termasuk risiko nilai tukar, dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun untuk tujuan edukasi dan bukan rekomendasi, ajakan, atau paksaan melakukan transaksi jual/beli. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Harga saham dapat berubah sewaktu-waktu. Pertimbangkan profil risiko sebelum berinvestasi.
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!