Perusahaan teknologi global induk Google yang menyediakan layanan pencarian internet, periklanan digital, komputasi awan, kecerdasan buatan, perangkat lunak, dan platform video YouTube.
BI: Kredit Tumbuh +12,7%, $GOOG Cetak Laba Artifisial +298%
Selamat pagi
Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Kamis, 23 Juli 2026.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,09% atau -5,54 poin ke level 6.334. IHSG koreksi setelah reli dalam 9 hari beruntun. Pelemahan IHSG kemarin juga senada dengan outflow investor asing di pasar ekuitas Rp1,1 triliun. Pasar mencermati rilis BI-Rate di luar ekspektasi, yaitu tetap di level 5,75%. Kekhawatiran akan inflasi dan kembali naiknya harga energi berpotensi membuat rupiah tertekan dan capital outflow di instrumen portofolio. Meskipun dalam era suku bunga tinggi, pertumbuhan kredit pada Juni 2026 justru +12,67% yoy (diatas target BI) berkat kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) hingga 6% dari DPK kepada sektor prioritas seperti hilirisasi, UMKM, dan konstruksi.
Dari Global, Wall Street kompak koreksi, indeks Nasdaq -0,57% dan S&P 500 -0,14% (22/7). Pasar mencermati harga minyak Brent yang kembali naik +6,78% WtD ke level USD 95,6/barel (23/7). Dari emiten, Alphabet (Nasdaq: GOOG) pada 2Q26 melaporkan pendapatan +24% yoy USD119,8 miliar, sementara laba bersih +298% yoy menjadi USD 112,1 miliar. Lonjakan laba bersih didorong oleh komponen Other Income (Net Gain USD98,0 miliar), yang merupakan unrealized gains dari kenaikan nilai portofolio investasi saham milik Alphabet. Nilai Capex +100% yoy USD44,9 miliar untuk memperluas kapasitas data center dan infrastruktur AI. Meski kinerja positif, harga saham GOOG justru turun -1,24% (22/7) karena pasar mencermati kenaikan laba yang bukan dari bisnis inti. HSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.200-6.300.
Sumber :Bank Indonesia, Investing, Ajaib Research
Disclaimer on
BI: Kredit Tumbuh +12,7%, $GOOG Cetak Laba Artifisial +298%
Selamat pagi
Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Kamis, 23 Juli 2026.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,09% atau -5,54 poin ke level 6.334. IHSG koreksi setelah reli dalam 9 hari beruntun. Pelemahan IHSG kemarin juga senada dengan outflow investor asing di pasar ekuitas Rp1,1 triliun. Pasar mencermati rilis BI-Rate di luar ekspektasi, yaitu tetap di level 5,75%. Kekhawatiran akan inflasi dan kembali naiknya harga energi berpotensi membuat rupiah tertekan dan capital outflow di instrumen portofolio. Meskipun dalam era suku bunga tinggi, pertumbuhan kredit pada Juni 2026 justru +12,67% yoy (diatas target BI) berkat kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) hingga 6% dari DPK kepada sektor prioritas seperti hilirisasi, UMKM, dan konstruksi.
Dari Global, Wall Street kompak koreksi, indeks Nasdaq -0,57% dan S&P 500 -0,14% (22/7). Pasar mencermati harga minyak Brent yang kembali naik +6,78% WtD ke level USD 95,6/barel (23/7). Dari emiten, Alphabet (Nasdaq: GOOG) pada 2Q26 melaporkan pendapatan +24% yoy USD119,8 miliar, sementara laba bersih +298% yoy menjadi USD 112,1 miliar. Lonjakan laba bersih didorong oleh komponen Other Income (Net Gain USD98,0 miliar), yang merupakan unrealized gains dari kenaikan nilai portofolio investasi saham milik Alphabet. Nilai Capex +100% yoy USD44,9 miliar untuk memperluas kapasitas data center dan infrastruktur AI. Meski kinerja positif, harga saham GOOG justru turun -1,24% (22/7) karena pasar mencermati kenaikan laba yang bukan dari bisnis inti. HSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.200-6.300.
Sumber :Bank Indonesia, Investing, Ajaib Research
Disclaimer on